Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
The Decisive Battle Of Lostov (2)


__ADS_3

Awalnya ini hanya tempat yang sunyi. Paling-paling, biasanya pedagang ataupun petualang dan musafir biasa memakai jalan ini untuk pergi ke Kiev ataupun wilayah di kekaisaran Moskov lainnya.


Namun sekarang, tempat ini menjadi medan perang yang sangat menegangkan. Lebih dari 100.000 orang berkumpul, saling berhadapan, dan mata mereka memancarkan haus darah.


Tentara utama musuh yang terdiri dari pasukan pribadi milik Duchess Petersburg dan sebagian kecil pasukan Aliansi bangsawan selatan, katakanlah seperti itu, mengambil inisiatif untuk memulai jalannya peperangan.


Mereka mengirim pasukan kavalerinya untuk menembus jantung pertahanan tentara kerajaan Heinz dengan jumlah yang besar. Tentu kerajaan tidak tinggal diam. Mereka juga mengirimkan Kavalerinya untuk menghadang unit kavaleri lawan.


Sejujurnya, posisi kavaleri kerajaan tidak terlalu menguntungkan. Perbandingan antara mereka dan musuh adalah satu banding tiga.


Unit kavaleri kerajaan memang memang memiliki keunggulan berupa kualitas. Selain sangat terlatih, mereka juga cukup berpengalaman. Selain itu, kuda perang yang mereka tunggangi maupun senjata yang mereka bawa juga memiliki kualitas terbaik.


Tetapi yang mereka hadapi sekarang adalah unit kavaleri pribadi milik Duchess Petersburg yang standarnya tidak berbeda jauh dengan tentara kerajaan. Mungkin jika menggunakan standar kerajaan, kuda maupun peralatan perang mereka tidak sebaik kerajaan.

__ADS_1


Tapi mau bagaimana pun, mereka adalah yang terbaik jika berpedoman pada standar kekaisaran Moskov. Bahkan lebih baik daripada tentara kaisar. Berhadapan dengan mereka jelas bukan hal yang mudah. Ini membuat para prajurit sedikit takut.


Namun begitu, mereka bukan pengecut. Mereka paham kalau sampai kalah dalam peperangan kali ini, kerajaan Heinz akan berada dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan.


Karena itulah tidak peduli berapapun harga yang harus mereka bayar, peperangan ini harus dimenangkan.


Unit kavaleri kerajaan membagi dua pasukannya untuk mengapit sayap kanan dan sayap kiri kavaleri musuh. Benturan segera terjadi. Kavaleri kerajaan Heinz dan kavaleri Duchess Petersburg saling beradu kemampuan.


Duchess Petersburg mengirimkan 30.000 Kavalerinya dan 20.000 kembali dengan selamat. Sementara kerajaan mengirim 10.000 kavaleri dan 7000 Kembali dengan selamat.


Jumlah korban satu sama lain terlampau jauh. Kavaleri Duchess Petersburg kehilangan 10.000 orang dan 3000 dari pihak kerajaan Heinz.


Selanjutnya, infanteri Duchess Petersburg maju untuk menerobos barisan musuh mereka. Regu penembak berjalan di depan Infanteri berat. Mereka tentu saja akan menjadi pembuka bagi rekan mereka.

__ADS_1


Begitu juga dengan tentara kerajaan Heinz. Mereka cenderung pasif kali ini. Regu penembak hanya maju sedikit dan langsung bersiap di posisi mereka.


Tentu saja tentara Duchess Petersburg berpikir bahwa itu adalah hal yang konyol. Pasukan musuh telah berhenti sebelum berada di jarak tembak yang sesuai.


Tetapi dugaan mereka jelas salah. Senapan milik kerajaan telah melalui cukup banyak pertempuran dan telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga menjadi lebih canggih daripada yang pasukan Petersburg miliki.


Hasilnya, begitu tentara kerajaan mulai menembak, korban jiwa yang besar timbul di pihak mereka bahkan sebelum sempat menembakan senapan yang mereka bawa. Tidak hanya regu penembak yang terkena dampak itu, infanteri yang berjalan di belakang mereka juga tidak luput dari jangkauan para penembak.


Mengetahui hal ini, unit kavaleri Petersburg segera dikirimkan untuk melakukan serangan frontal dengan tujuan untuk menghancurkan sayap kanan musuh. Namun niat mereka sudah terbaca oleh unit kavaleri Heinz yang dengan sigap mengahalau serangan mereka.


Di bawah dukungan regu penembak dan meriam, unit kavaleri kerajaan Heinz berada di atas angin. Setelah regu penembak kehabisan amunisi dan mundur, infanteri kerajaan Heinz segera bergerak maju untuk menghantam Infanteri Petersburg.


Pertempuran terus berlanjut hingga sore hari tiba, yang diakhiri dengan menyerahnya Duchess Petersburg, Maria Petersburg, kepada kerajaan Heinz karena tidak ingin timbul korban lebih banyak di pihaknya.

__ADS_1


__ADS_2