Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Perjalanan Menuju Utara


__ADS_3

Di tengah kemajuan kerajaan yang cukup pesat, masih ada masalah yang cukup mengkhawatirkan mereka. Gelombang pengungsi dari kekaisaran berdatangan ke sebelah barat wilayah kerajaan yang merupakan teritorial Randall.


Mereka merupakan penduduk kekaisaran yang berlarian karena peperangan sipil di sana terus berlarut-larut. Takut diri mereka menjadi korban, banyak warga yang melarikan diri ke kerajaan yang situasinya telah stabil.


Selain itu ada ancaman yang jauh lebih berbahaya bagi mereka. Itu adalah aktifitas pangeran William di wilayah Utara yang merupakan basis Duke Balzaac dan bekas wilayah Schazar. Alih-alih menggubris ultimatum yang diberikan oleh Aurellia, mereka malah membuat masalah semakin runyam dengan mendeklarasikan sebuah kerajaan baru.


Kerajaan Heinz pada akhirnya memberikan sanksi kepada mereka. Embargo besar-besaran dilakukan untuk menekan fraksi pangeran William. Alhasil mereka memasuki masa krisis karena kekurangan bahan-bahan pokok dan material mentah.


Pada akhirnya, mereka bersedia melakukan pembicaraan dengan pihak ratu Aurellia. Mereka masih menganggap kalau pangeran William adalah pewaris sah kerajaan Heinz. Tetapi mereka tidak punya pilihan selain membuka peluang negosiasi antara mereka dan ratu Aurellia.


"Is, apakah kamu yakin untuk berangkat ke Utara dan berbicara dengan Duke Balzaac dan lainnya? Bukankah itu terlalu berbahaya untuk membiarkan kepala staf kerajaan untuk pergi ke Utara seorang diri?"


"Hahaha. Aku tidak akan kesana sendirian. Bukankan Lia bilang akan membawa tentara kedua yang berbasis di wilayah barat untuk menemaniku ke sana? Jumlah mereka ada 25.000 dan itu lebih dari cukup."


Semenjak ratu Aurellia berkuasa, penyusunan sistem bangsawan telah diatur ulang. Kerajaan membagi wilayah di kerajaan menjadi empat provinsi besar. Barat, Timur, Utara, dan Selatan.


Masing-masing dari provinsi itu diatur oleh seorang Duke dan kota-kota yang berada di dalam provinsi itu akan dikelola oleh bangsawan setingkat Baron dan Viscount tergantung dari seberapa luas kota itu dan sebanyak apa populasinya.


Pengecualian untuk perbatasan, mereka akan dikelola oleh bangsawan setingkat Marquis dan daerah penopangnya diatur oleh bangsawan setingkat Earl. Semua urusan administratif ini berada di bawah pengawasan kementerian dalam negeri.


Di setiap provinsi ini dibangun sebuah markas militer yang berada di bawah wewenag kerajaan. Para bangsawan Sekarang tidak lagi memiliki pasukan pribadi seperti yang sebelumnya.

__ADS_1


Untuk di barat sendiri, wilayah yang paling dekat dengan Utara, adalah Markas dari tentara kedua dan keempat yang jika ditotalkan akan berjumlah 45.000 orang. Dan seperti yang dijanjikan oleh Aurellia, ia akan mengirimkan tentara kedua yang berjumlah 25.000 untuk menemani kepergian Issac menuju wilayah Utara.


Di tengah perjalanan, sebagian tentara ketiga yang berjumlah 7.000 yang bermarkas di Utara akan bergabung dengan tentara kedua. Jumlah mereka akan mencapai 32.000 orang ketika tiba di wilayah bekas Marquis Schazar dan Duke Balzaac.


"Tapi tetap saja....aku khawatir pada.... hmmmpphh!!"


Tidak, Issac tidak mencium Aurellia! Yang menciumnya justru adalah Margareth! Mereka bertiga sekarang berada di satu kasur hari ini dalam posisi tidak mengenakan sehelai pun pakaian di tubuh mereka.


"Ayolah, Aurellia... percayalah pada sayang kita. Aku yakin ia tidak akan kenapa-napa, benarkan, sayang?"


Issac hanya tertawa pelan dan mengacak-acak rambut mereka berdua. Di depan para bawahannya, mereka harus bersikap profesional. Dan karena mereka semakin sibuk, momen seperti ini jarang terjadi.


Dengan keyakinan yang penuh kepada Issac, mereka berdua dengan rela melepaskan kepergian Issac menuju tempat berbahaya di Utara kerajaan.


Tiga hari kemudian, Issac berangkat menuju wilayah Utara. Di luar ibukota, sebanyak 25.000 pasukan telah standby di sana dan siap untuk diberangkatkan. Seluruh pasukan memberikan hormat kepada Issac dan mengawal dirinya sementara Issac berada di belakang tentara kedua.


Tentara kedua kebanyakan terdiri dari para tentara pribadi milik bangsawan yang telah bersumpah setia kepada Aurellia. Mereka telah dicampakkan oleh tuannya yang melarikan diri ke benua lain dan terkatung-katung.


Akan sayang jika ia menyia-nyiakan kemampuan mereka. Karen itulah Issac menggabungkan kembali semua tentara itu menjadi satuan baru yang lebih kuat, efektif, dan bersatu.


Seharusnya akan memakan waktu sekitar hampir tiga Minggu dari Venz menuju wilayah Utara kerajaan. Tapi berkat jalan besar yang dibangun, waktu perjalanan bisa direduksi hingga dua Minggu atau bahkan sepuluh hari. Jalanan cukup ramai. Karavan pedagang yang membawa berbagai barang dagangan silih berganti memasuki dan keluar Venz.

__ADS_1


Karena jalan yang dibangun besar dan luas, jadi iringan tentara tidak mengganggu aktifitas di jalan raya. Bahkan parade pasukan sebesar ini menjadi tontonan yang menarik bagi orang-orang yang lewat.


Issac melihat pemandangan di sekitarnya. Dulu di samping kanan dan kiri hanyalah pemandangan hutan. Tapi karena populasi yang meningkat dan kebutuhan untuk tinggal di dekat ibukota, banyak kota-kota kecil bermunculan.


Kota-kota kecil ini menjadi pusat aktifitas ekonomi karena biasa dipakai sebagai tempat istirahat oleh para pedagang, Petualang, ataupun pelancong yang punya kebutuhan di Venz. Dan ini tidak hanya muncul di arah Utara. Di tempat lain juga sama saja.


Pasukan terus berjalan dan beristirahat ketika malam tiba. Begitu terus hingga beberapa hari kedepan. Terkadang mereka berhenti untuk mengisi ulang persediaan mereka dan Issac. Barulah saat satu Minggu perjalanan, pada waktu itu tentara kedua sedang membangun perkemahan, pemimpin dari tentara ketiga mendatangi perkemahan tentara kedua dan mengahadap Issac.


"Letnan Jenderal Drake Waller menghadap kepada perwakilan yang mulia ratu Aurellia."


Letnan jenderal Drake Waller berlutut dihadapan Issac. Ia adalah kepala keluarga ksatria Waller yang telah mengabdi kepada Marquis Schazar selama bertahun-tahun. Tetapi karena ia ditinggalkan oleh tuannya, Issac memutuskan untuk membuatnya bersumpah setia kepada Aurellia, yang disambut dengan senang hati oleh Drake.


"Selamat datang letnan jenderal Drake. Senang bisa bertemu denganmu. Sepertinya kau baik-baik saja sekarang."


"Ya! Suatu kehormatan bagi saya untuk bisa bertemu dengan anda, tuan Starfall. Berkat kebaikan anda, keluarga Waller diampuni atas dosa yang telah kami lakukan. Bahkan anda memberikan kami tempat yang baik dalam kesatuan tentara nasional. Saya tidak punya kata-kata untuk mengucapkan terimakasih!"


Keluarga Waller telah berjasa menjaga keamanan di perbatasan antara Heinz dan Moskov selama ratusan tahun. Bahkan saat peperangan sipil terjadi, Keluarga Waller memutuskan untuk fokus menjaga perbatasan dan tidak mengirim satupun orang mereka untuk melawan Aurellia.


Itulah alasan kenapa Issac menyarankan kepada Aurellia agar tidak menghukum mereka. Yah, secara teknis, mereka juga tidak melakukan dosa apapun. Dibandingkan dengan memberikan mereka posisi yang baik untuk mereka, keluarga Waller telah melakukan banyak hal yang bisa menyelamatkan negara dari serbuan asing.


Ia mengabarkan bahwa sebagian tentara ketiga yang berjumlah 7.000 telah membuat kemah di dekat Tentara kedua dan akan bergabung dengan mereka dalam parade menuju wilayah bekas Marquis Schazar. Lagipula ini adalah momentum yang tepat bagi mereka karena kebanyakan dari tentara ketiga berasal dari sana.

__ADS_1


Besok, perjalanan akan dilanjutkan dan pembicaraan dengan fraksi pangeran William akan terjadi tiga hari setelah mereka sampai.


__ADS_2