Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 21: Menyelamatkan Tuan Putri Part 1


__ADS_3

hahhh kemarin adalah hari yang menyenangkan! aku bersama Olivia berkeliling kota Chevron sambil menikmati berbagai hal yang ada disana. entah itu pemandangan maupun kulinernya, semuanya sama-sama menyenangkan.


ah benar juga. Chevron adalah salah satu sentra pertanian di wilayah barat kerajaan. tanahnya subur dan cocok ditanami berbagai tanaman pangan. entah itu kentang, gandum, sayur-sayuran dan buah-buahan.


berkat hilangnya kekuasaan keluarga Sinovac di domain ini, wilayah Randall diberikan hak untuk mengolah wilayah ini. tentunya partner terbesar dan yang paling bisa diandalkan adalah La-Sa guild.


kami memang membangun penginapan, restoran serta pemandian umum seperti yang kami bangun di wilayah Randall. tapi jelas lebih kecil. sebagai gantinya aku memfokuskan ekspansi bisnis ke arah agrikultur.


aku mengirimkan tim dari divisi Riset dan Pengembangan La-Sa Guild untuk berusaha mengembangkan berbagai varietas tanaman yang unggul. dengan dana serta jaringan yang kami miliki, aku berusaha mengumpulkan seluruh jenis gandum dan kentang terbaik yang ada di seluruh negeri.


awalnya memang cukup berat karena kami kekurangan personel. namun berkat jaringan yang dimiliki oleh para bawahan ku, kami bisa mendapatkan berbagai macam jenis tanaman. terimakasih, kalian hebat!!


yah sejujurnya tanpa bantuan mereka Guild ini mungkin tidak akan bisa berdiri kokoh.


maksudku aku memang kaya dan punya uang. tapi di kehidupan sebelumnya pun bahkan aku tidak memiliki pengalaman tentang membuka usaha. aku memang mulai rajin membaca soal buku-buku bisnis saat mulai sedikit berkecukupan dan memiliki gaji sebagai seorang staf di salah satu kantor pemerintah daerah setempat.


tapi perang keburu berkecamuk. aku ditarik dari kantor Pemda dan mulai menjalani pelatihan militer untuk dikirim ke Medan perang.


pada akhirnya aku membaca hal-hal yang hanya berhubungan dengan militer dan melupakan cita-cita ku untuk membuka bisnis. huhh, sangat disayangkan.


mari kita kesampingkan itu. mau bagaimana-pun masa lalu ku sekarang sudah tidak penting.


pada akhirnya, setelah melewati proses yang cukup panjang mereka berhasil setidaknya menciptakan dua varietas kentang dan gandum yang unggul. fakta bahwa itu ternyata cocok ditanam di daerah sekitar Chevron membuatku cukup bersemangat.

__ADS_1


yah, semoga kami bisa memasarkannya tidak hanya ke wilayah barat namun juga ibu kota dan wilayah lainnya.


****


" tuan putri, apakah anda baik-baik saja?"


seorang ksatria yang mendampingi Putri Aurellia dalam perjalanan ke wilayah Randall bertanya kepadanya.


"tidak aku baik-baik saja. namun... sepertinya kita harus menunda perjalanan terlebih dahulu. aku merasakan firasat yang tidak enak."


Ksatria itu mengangguk.


"sesuai keinginan anda tuan putri."


****


"oh ya? memangnya ada apa tuan?" sambil memiringkan kepalanya Olivia bertanya padaku.


"entahlah. sepertinya tidak ada niat khusus, mungkin saja dia merasakan sesuatu yang tidak beres sehingga menunda perjalanannya."


kemarin aku mendapatkan surat dari cabang Venz. surat itu diantar dengan gagak yang ku latih secara khusus agar dapat terbang jauh tanpa lelah serta dapat kembali ke posisinya dengan sempurna.


tidak hanya gagak, aku juga menempatkan berbagai burung yang telah aku latih untuk setiap cabang VIESTA. setiap kantor cabang diberikan nama sandi sesuai dengan penempatan burung itu. misalnya Venz bernama gagak hitam, Rutsell bernama merpati putih, dan lain-lain.

__ADS_1


nah berdasarkan laporan yang diberikan oleh cabang Venz, putri Aurellia menunda kedatangannya ke ibu kota. cabang Venz tidak tahu apa sebenarnya niat sang putri.


yah sejujurnya aku bisa saja menebak banyak kemungkinan. tapi aku tidak ingin meremehkan insting seseorang jadi biarlah putri Aurellia melakukan apa yang dia inginkan. semoga saja tidak terjadi hal yang buruk.


****


saat ini rombongan putri Aurellia sedang melintasi jalan raya di daerah pedesaan yang menjadi wilayah kekuasaan keluarga Randall.


sebenarnya dahulu desa ini ada di wilayah Baron Sinovac tetapi setelah terbukti berkomplot dengan para bandit untuk membunuh Viscount Zen serta melawan Marquis Randall dengan merampas karavan dagang, akhirnya dia di eksekusi dan pedesaan ini menjadi salah satu wilayah yang dikelola oleh Randall.


di kanan dan kiri terdapat wilayah persawahan dan perkebunan yang sangat indah. beberapa petani terlihat sedang membersihkan gulma dan hama.


ketika melihat sebuah kereta indah berwarna putih dengan lambang kerajaan, para petani menghentikan pekerjaan mereka sejenak dan menundukkan kepala.


ini adalah tradisi yang umum bahwa ketika kereta kuda seorang bangsawan apalagi kerajaan lewat, mereka harus menundukkan kepala terlebih dahulu.


putri Aurellia segera melambaikan tangannya. tentu para petani itu sekilas terkejut karena baru pertama kalinya ada keluarga kerajaan yang melambaikan tangan kepada mereka


mereka pasti akan menceritakan ini kepada keluarga mereka!!


tidak lama setelah melewati pedesaan itu, rombongan putri Aurellia akhirnya memasuki jalan yang kanan-kirinya adalah hutan. Jalan nya memang cukup lebar. tapi tetap saja terasa agak mencekam. jalannya pun tidak rata.


awalnya semua berjalan lancar. namun mereka semua tidak menyadari bahwa bahaya yang sangat besar telah menunggu mereka dibalik bayangan.

__ADS_1


__ADS_2