Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Orang Yang Menarik


__ADS_3

Ternyata benar, wilayah Petersburg adalah wilayah paling makmur di penjuru kekaisaran Moskov. Ukurannya mungkin tidak sebesar Kiev dan sumber dayanya juga tidak sebanyak wilayah lainnya.


Tapi tempat ini menjadi pusat aktivitas ekonomi di Moskov dan skalanya jauh lebih besar dari pada Kiev. Saat Issac dan yang lainnya memasuki wilayah ini, itulah yang terpikirkan di kepalanya.


Setelah mencari penginapan bagi pengawalnya, ia dan dua gadisnya langsung pergi ke Mansion besar milik Duchess Petersburg. Untuk berjaga-jaga, ia membawa 50 orang bersamanya dan meminta mereka untuk menunggu di luar mansion.


"Selamat datang di gubuk sederhana ini, Duke Starfall. Mungkin tidak semewah dengan ada yang di kerajaan. Tetapi kami bisa menjamin kenyamanan anda di sini. Mari, saya akan antarkan anda menuju Nona Duches."


Mereka disambut oleh seorang maid senior berusia 40-an begitu turun dari kereta kudanya. Ia lalu mengantarkan Issac, Olivia, dan Carolina menuju kantor yang Duchess Petersburg gunakan sebagai ruang kerjanya.


"Ah! Tamu kita sudah datang! Ehemm....maaf ketidak sopanannya. Saya Duchess Petersburg, Maria Petersburg. Senang bertemu dengan anda."


"Senang bertemu dengan anda juga, Nona Duchess. Izinkan saya memperkenalkan diri. Saya Duke Starfall, Issac Starfall. Dan dua gadis yang ada di samping saya ini adalah asisten saya dalam perjalanan dinas kali ini. Tentu saja, mereka adalah kekasih saya juga."


Issac memperkenalkan dirinya dan Olivia serta Carolina juga. Bahkan Duchess Petersburg yang menganggap dirinya cantik kagum melihat kecantikan mereka berdua. Sepertinya selera Issac dalam memilih perempuan sebagai pendamping hidupnya sangat tinggi.


"Kalau begitu, mari kita lepaskan keformalan kita. Silahkan duduk Tuan Starfall, nona Carolina, dan nona Olivia. Saya akan menyajikan teh untuk kalian semua."


Dengan suasana hati yang baik, ia mengantarkan Issac duduk di sofa dan meracik teh untuk mereka bertiga. Bau wangi menyebar ke seluruh ruangan. Sepertinya teh yang diracik oleh Maria berkualitas tinggi.


Benar saja. Rasa teh itu sangat lezat. Warnanya hitam dan rasanya sedikit pahit. Tapi dengan racikan gula yang sesuai, rasanya benar-benar pas.


"Sepertinya rasa tehnya cukup lezat ya? Saya bersyukur anda menikmatinya. Jadi tuan Starfall, ah bolehkah saya memanggil anda tuan Issac? Apa yang membuat anda pergi meninggalkan pekerjaan anda dan jauh-jauh ke tempat ini."


Issac yang baru saja meminum tehnya meletakan cangkir dan menegakan punggungnya. Setelah itu, barulah ia mulai berbicara.


"Secara umum, saya ingin bertemu dengan anda berbicara. Seperti yang saya pikirkan, anda orang yang cerdas. Secara khusus, saya ingin bekerja sama dengan anda, Nona Maria."

__ADS_1


Maria tersenyum lalu menegakan punggungnya dan menatap Issac. Ia mencoba untuk menilai kepribadian orang yang ada di depannya.


"Oh ya? Kerjasama seperti apa kira-kira? Apakah ini berhubungan dengan wilayah anda atau kerajaan?"


"Saya rasa dua-duanya. Dukedom Petersburg adalah wilayah paling kaya terlepas dari ukurannya dan kekurangan sumber daya alamnya. Tetapi anda membuat Petersburg menjadi begitu maju dan makmur sejak anda menjadi Duchess di usia 19 tahun. Itu adalah prestasi yang luar biasa."


Maria tertawa kecil. Sikapnya yang seperti itu membuat dirinya terlihat anggun.


"Fufufu....anda terlalu menilai tinggi diri saya, Tuan Issac. Ini semua adalah berkat para bawahan saya yang kompeten dan bisa diandalkan. Sekarang, bisakah kita langsung menuju intinya?"


Issac mengangguk. Ia mengambil sebuah kertas yang diberikan oleh Olivia dan memberikannya kepada Maria. Itu adalah proposal kerjasama yang ia susun untuk Maria.


"Anda adalah orang yang Kaya. Tapi sayangnya anda tidak punya tempat yang tepat untuk memutar uang anda. Kekaisaran Moskov memiliki terlalu banyak pejabat yang korup sementara Kekaisaran Grand Aria yang dilanda kekacauan.


"Atau mungkin anda bisa saja berinvestasi dan membentuk banyak usaha di wilayah tetangga, tetapi prospek keuntungan yang mereka berikan akan sangat kecil karena luas wilayah mereka dan populasi yang terlalu kecil.


Maria dengan seksama membaca proposal yang diberikan oleh Issac. Sejujurnya itu cukup menjanjikan. Mereka punya banyak proyek yang akan dijalankan. Pembangunan rumah sakit, fasilitas produksi obat-obatan, pembangunan beberapa kota baru di bekas wilayah kerajaan Garlin dan lainnya.


Mereka juga ingin membangun percetakan pusat yang membutuhkan banyak mesin pencetak buku dengan biaya yang besar. Kalau ia bisa mendapatkan keuntungan bahkan sepuluh atau 15 persen dari semua ini, pasti ia akan mendapatkan hasil yang ia harapkan.


Selain itu ada juga sama kerjasama ekspor dan impor. Ada banyak barang yang tidak bisa diproduksi oleh kekaisaran Moskov begitu juga sebaliknya. Ini akan menjadi keuntungan besar baginya.


"Saya tidak keberatan dengan proposal ini. Tetapi ada beberapa pertimbangan yang harus saya pikirkan matang-matang. Saya mungkin akan memberikan konfirmasi dalam waktu dua atau tiga hari. Apakah tidak ada masalah?"


Issac mengangguk.


"Tidak masalah. Sesuatu seperti ini memang tidak bisa diputuskan anda sendiri. Baiklah nona Maria, saya izin pamit terlebih dahulu."

__ADS_1


"Ah tunggu tuan Issac. Saya sudah menyiapkan kamar untuk anda dan kedua kekasih anda. Kalau anda tidak keberatan, maukah anda tinggal di sini?"


Issac memandangi Carolina dan Olivia. Mereka tidak punya masalah. Akhirnya Issac menerima undangan dari Duchess Petersburg untuk tinggal di mansionnya selama beberapa hari.


Pada saat ia dan yang lainnya ingin meninggalkan kantor, tiba-tiba seorang pemuda berambut hitam masuk dan menghalangi mereka. Issac tahu siapa orang ini, dia adalah Marquis Savoy.


"Apa yang kau lakukan di sini Savoy! Tidak kah kau lihat kalau sedang kedatangan tamu yang sangat penting!"


"Hmmm? Tamu penting? Maksudmu mereka ini? Duke dari timur kerajaan ya....ini menarik. Tapi meskipun seorang Duke, ia hanya berasal dari kerajaan kecil. Tidak ada yang mesti ditakutkan."


Setelah mengatakan itu, matanya berpindah dan memandangi Olivia dan Carolina. Sedetik kemudian, matanya menjadi seperti bintang buas.


"Ah maaf ketidak sopanan saya, nona-nona cantik sekalian. Perkenalkan, saya Arch Savoy, Marquis dari wilayah Savoy, senang bertemu dengan kalian."


Ia langsung meraih tangan Carolina dan berniat untuk mencium punggung tangannya. Tetapi Carolina langsung menarik tangannya dan memasang ekspresi jijik. Olivia juga menjauh dari Savoy dan menghindari kontak mata dengannya.


Savoy kaget dan langsung memasang wajah kesal dan murka. Baru pertamakalinya ia diperlakukan seperti oleh seorang wanita. Sementara itu, Issac menjadi sangat tertarik.


Ia menarik Carolina dan Olivia lalu mencium bibir mereka berdua di depan Maria dan Savoy. Maria sendiri memalu dengan wajah yang merah sementara Savoy, ia semakin murka.


"Maaf tapi dua orang ini adalah milikku. Selain itu, jika anda bertindak sembarangan, hal itu akan menimbulkan insiden antar kedua belah pihak nantinya."


Savoy mendecakkan lidah dan hampir menyerang Issac. Tetapi Maria mencegah hal itu agar tidak terjadi.


"Hentikan Savoy! Apa yang sebenarnya kau pikirkan ketika membuat kekacauan di atas wilayahku! pergi dari sini sekarang! Maafkan saya tuan Issac, nona Carolina, dan nona Olivia! Mari saya antarkan ke kamar kalian."


Sementara kedengkian hinggap di wajah Savoy, Issac menyeringai. Menarik. Selain Duchess Maria, ia mendapatkan hal yang menarik lainnya. Mari kita lihat apa yang akan ia lakukan. Begitu pikirnya.

__ADS_1


__ADS_2