
Akhirnya hari yang ku tunggu telah tiba. ini hari Senin dan saat nya sekolah, yeayy!!
nah aku bercanda. kalian tahu, aku masih ingat betapa menyebalkannya hari Senin di dunia ku jadi terkadang bahkan aku masih suka mengeluh tidak jelas di hari Senin. aku minta maaf!
hari ini adalah momen yang ku tunggu! tentu saja karena ini adalah hari istimewa bagi adik manis ku, yaitu hari ulang tahun Lili. aku sudah menyiapkan outfit terbaik untuk hadir ke pesta itu. tentu dengan hadiah terbaik juga. aku tidak ingin mempermalukan Lili dengan sesuatu yang setengah-setengah.
yah walaupun aku bilang bersemangat sebenarnya aku masih mengantuk. aku lagi-lagi harus begadang menerima berbagai laporan Serta informasi dari para bawahan ku.
ah iya, jika kalian bertanya kenapa aku punya bawahan di Venz padahal baru pertama kalinya aku kesini, jawabannya adalah mereka sebenarnya para pegawai dari jaringan bisnis La-Sa Guild. mereka adalah pegawai yang sering pulang-pergi dari Venz ke wilayah Randall dan sebaliknya untuk mengurus berbagai macam urusan perusahaan.
aku heran apakah mereka tidak sakit pinggang karena setiap saat pulang-pergi ke wilayah yang saling berjauhan ini?
yah kesampingkan soal sakit pinggang. toh jika mereka mengeluh sakit, aku hanya harus menyembuhkan mereka bukan?
seperti yang ku katakan tadi, mereka adalah pegawai yang ku kirim ke Venz tidak hanya untuk mengurus berbagai urusan administrasi melainkan juga mencari sumber daya manusia terbaik di Venz dan sebisa mungkin membawa mereka ke wilayah Randall. selain itu mereka juga ditugaskan untuk mempromosikan produk milik jaringan La-Sa Guild seperti manisan yang diproduksi Lily Sweet Home maupun makanan berat dari Restoran Akasia milik ku. itu restoran yang ku bangun di wilayah Randall dan dikhususkan untuk orang-orang ber-uang.
sebenarnya karena mereka lah para bangsawan berbondong-bondong datang ke wilayah Randall demi mencicipi Manisan serta makanan milik kami. omong-omong, resep manisan dan makanan berat itu adalah resep yang ku ingat dari kehidupan ku sebelumnya dan telah disesuaikan serta dikembangkan dengan selera dunia ini.
selain itu, mereka juga ditugaskan untuk melihat potensi bisnis di Venz dan sekitarnya. apakah mungkin bagi kami melebarkan sayap bisnis ke ibukota atau tidak, itu adalah tugas yang ku berikan pada mereka untuk menilai itu.
tentu diantara para pegawai itu ada yang ku tugaskan untuk mengumpulkan informasi yang tersebar di Venz dan sekitarnya. tapi itu baru saja ku lakukan ketika aku sampai disini. namun aku telah menunjuk orang yang cocok sejak lama, jadi ketika aku disini mereka tinggal memberi ku informasi yang mereka dapat.
ada banyak informasi yang bertebaran di Venz mulai dari rumor-rumor yang keakuratan nya dipertanyakan hingga berita yang benar-benar akurat. terkadang ada juga potong-potongan informasi yang tidak lengkap namun memiliki keakuratan jika dihubungkan dengan informasi lain
hmmm haruskah aku membentuk divisi khusus yang bertugas untuk mengumpulkan informasi serta menganalisis berbagai jenis informasi itu?
mari kesampingkan soal analisis dan dokumen yang menumpuk ini. karena hari ini adalah hari spesial, aku harus terlihat ceria dan sehat. tidak mungkin aku datang ke sana dengan wajah Kumal, rambut kusut, dan sebuah lingkaran hitam disekitar mataku. sekali lagi, itu akan mempermalukan Lili.
dan tentu saja, kedua kakak kembar ku juga akan hadir ke pesta ulang tahun Lili mereka mengambil izin libur untuk menghadiri pesta ini. aku curiga jangan-jangan semua anak ayah yang berada di akademi adalah siswa yang paling sering mengambil izin libur.
sekarang mereka berdua sudah ada di mansion ayah. mungkin sedang sarapan. hari ini ayah serta para ibu pergi keluar dan tidak sarapan di mansion jadi ruang makan kosong. biasanya kalau begini kami sarapan di tempat yang terpisah.
setidaknya itulah yang ku pikirkan sebelum kamar ku diketuk oleh seseorang dari luar. mereka jelas-jelas Sasha nee-san dan Misha nee-san. aku langsung memasukkan tumpukan kertas itu ke tas spasial ku.
"Is-m, ini kami. apakah kami boleh masuk?". Sasha bertanya.
"masuk saja, pintu tidak terkunci." mereka berdua akhirnya masuk ke kamar ku sambil membawa nampan yang berisi tiga piring makanan. tidak lupa juga ada tiga gelas susu.
"eh apakah kita akan sarapan bersama?" kedua kakakku mengangguk. tentu saja aku dengan senang hati menerima tawaran ini. aku lalu menyiapkan meja dan kursi untuk sarapan di kamar.
__ADS_1
sembari sarapan, Sasha nee-san mulai membuka percakapan, "hei Is, hari ini kau terlihat gembira. apakah ini karena ulang tahun Lili?" dari nada bicaranya, sepertinya Sasha nee-san sedang sedikit merajuk.
"Sasha benar. kelihatannya kau lebih cerah daripada biasanya. aku penasaran apakah kau akan begini juga jika kami yang berulang tahun"
mendengar ini keluar dari mulut kedua kakakku tentu saja agak bingung bagaimana cara merespon mereka. akhirnya aku mengelus kepala mereka sambil berkata, "sejujurnya suasana hatiku sedang baik hari ini. karena mau bagaimana pun Lili adalah orang yang spesial bagiku. tapi tenang saja. posisi kalian di hati ku bahkan tidak tergeser. bahkan aku senang sekali akhirnya kita bisa bertemu lagi."
mendengar jawaban ku yang terus terang wajah mereka langsung memerah. "hmpph, mulut mu manis sekali." Sasha bergumam dengan pelan.
ahhhh imutnya! sudah lama aku tidak menikmati ekspresi mereka yang seperti ini. seandainya aku bisa melihat hal ini terus menerus.
karena suasana akhirnya ceria, kami mengobrol dengan lepas. kebanyakan diisi oleh cerita mereka saat di akademi. berdasarkan cerita mereka, aku tahu kalau mereka ditempatkan di kelas terbaik. yah wajar saja karena mau bagaimanapun bakat mereka sangat luar biasa. aku tidak akan kaget bahkan jika mereka adalah siswa terbaik di generasi nya.
mereka juga sering mendapat pengakuan cinta dari bangsawan namun jangankan dibaca, mereka biasanya langsung membakar surat itu dengan sihir mereka. oh malangnya kalian. nah jika kalian berani menyentuh kakak ku, ku pastikan kalian akan menyesal seumur hidup!
(cih dasar siscon!)
akhirnya kami selesai makan. kami bertiga memutuskan untuk bersiap menghadiri pesta ulang tahun Lili-chan. kebetulan mereka berdua dekat dengannya. seperti nya tinggal di ibukota membuat mereka semakin intim dengan Lili. baguslah.
****
di suatu daerah kumuh ibukota, beberapa orang berkumpul. pakaian mereka terlihat seperti rakyat biasa. tapi sebenarnya mereka adalah ksatria yang memiliki kemampuan luar biasa dalam bertarung. mereka berkumpul dan membicarakan sesuatu.
"mari balaskan dendam kita!!"
****
petang akhirnya tiba. Issac beserta keluarganya ikut menghadiri acara ulang tahun Lilianne. antrian kereta kuda sudah mengular sejak beberapa jam yang lalu. wajar saja karena ini adalah ulang tahun dari anak seorang Duke. seperti biasa ini juga akan menjadi ajang gengsi para bangsawan.
setelah beberapa menit mengantri akhirnya kereta kuda mereka masuk ke halaman mansion Duke Balzaac. mereka turn dari kereta kuda. penampilan keluarga Randall cukup mencolok. terutama ketiga anak mereka. Sasha menggunakan gaun indah berwarna merah kehitaman. ada sulaman burung yang indah di gaunnya. sangat cocok dengan rambut pirang kemerahan miliknya. gaya rambutnya pun juga berubah. biasanya ponytail tapi kali ini di kepang hingga punggung.
Misha juga tidak kalah cantik. gaya rambutnya yang berwarna biru kristal tidak banyak berubah karena pendek namun penampilannya tetap mempesona para hadirin. gaunnya mengikuti gaya rambutnya. sangat pas dengan pesona nya yang tenang. (kalau kalian penasaran bagaimana rupa mereka berdua, kalian bisa membayangkan Sasha dan Misha di Maou gakuin. mohon maaf saya tidak bisa menggambar)
Issac juga tidak kalah menonjol. penampilan nya memang sederhana. menggunakan outfit yang sama ketika ulang tahunnya. hanya saja kali ini ada sulaman bunga emas di bagian kerahnya. sederhana tapi sangat pas dengan aura nya yang berwibawa terlepas dari usianya yang masih dua belas tahun.
para hadirin dengan alami memberikan mereka jalan. mau bagaimana pun Marquis Randall Adalah bangsawan yang dihormati oleh bangsawan lain. bahkan lawan-lawannya segan dengannya.
tidak lama pesta akhirnya dimulai setelah pidato dari Duke Balzaac. Lilianne yang telah melihat kehadiran Issac, tidak mau menyapa para bangsawan lain. dia malah langsung berlari ke arah Issac sambil berteriak.
"Iss, akhirnya kau datang". Issac langsung menangkap Lilianne yang berlari ke arahnya.
__ADS_1
"ssshhh, hei ini memalukan. kita sedang berada di pesta tahu." Lilianne menggelengkan kepalanya dengan tak acuh
"Biarin, yang penting aku bertemu dengan Is. tidak apa sedikit menanggung malu." mendengar hal ini tentu saja Isaac gemas. sambil mencubit pipi Lilianne Issac mengatakan bahwa dia tidak akan membiarkan Lilianne malu.
" Lilianne ayo ke tempat kedua kakakku. mereka juga ingin mengucapkan selamat kepada mu." mereka akhirnya berjalan bersama ke tempat Misha dan Sasha.
nampaknya si kembar itu sedang berbicara dengan Seseorang. saat isaac mendekati mereka barulah ia melihat dengan jelas siapa orang itu. ternyata seorang wanita.
" Ara, ini pasti Issac yang sering dibicarakan oleh kedua temanku ini." wanita yang tadi mengobrol dengan kakaknya memulai pembicaraan dengan Issac.
" ah benar, Is, perkenalkan dia adalah putri pertama kerajaan Heinz, Aurell D Heinz." mendengar bahwa yang mengajak bicara ternyata adalah seorang putri raja, dia sedikit mengubah sikapnya.
" mohon maaf atas kelancangan saya. Perkenalkan saya Issac Randall. anak kedua dari istri kedua Marquis Randall. sebuah kehormatan bagi saya untuk berbicara langsung dengan anda" kata Issac sambil menundukkan kepalanya.
" perkenalkan juga. nama saya Aurelia D Heinz, putri pertama kerajaan Heinz. jangan terlalu kaku karena mau bagaimana pun aku adalah teman kedua kakak mu. ah aku telah mendengar bakat mu dari mereka. aku sungguh ingin bertarung dengan mu!" mendengar hal itu sudut mulut Issac berkedut. apakah putri cantik ini seorang otak otot?
(wajah Aurelia mirip dengan Airi Arcadia, karakter dari serial Saijaku muhai no bahamuth. silahkan Googling untuk lebih jelasnya)
walau begitu dia berusaha untuk tetap menjaga sikap nya. "anda terlalu tinggi menilai saya putri. tapi jika ada kesempatan saya akan dengan senang hati menerima tawaran anda."
"fumu, bagus-bagus. aku harap kesempatan itu akan datang ufufufu" kata Aurellia.
"ahahaa tentu saja saya pun begitu." Sasha, Misha, dan Lilianne memasang wajah cemberut. bagaimana bisa mereka menjadi akrab seketika?!
Issac sendiri, untuk yang keempat kalinya merasakan perasaan nostalgia yang tidak dapat dia pahami. padahal jelas mereka tidak pernah bertemu sama sekali.
suasana akrab mereka tiba-tiba diinterupsi oleh segerombolan bangsawan yang menghampiri mereka. mungkin anak bangsawan lain yang sedang ingin mencari perhatian.
" permisi nona-nona sekalian, saya Alex Clifford, putra pertama sekaligus pewaris gelar Earl Clifford kelak. apakah anda bersedia minum dengan kami?". sayangnya respon yang datang dari para wanita sangat dingin. bahkan dia dan rombongan nya diusir secara terang-terangan.
" cih pelacur itu, aku pasti akan mendapatkan hati mereka semua. dan untuk lelaki itu...." Alex memandang Issac dari kejauhan Dengan penuh kebencian. "Pasti akan ku hancurkan!!"
tentu saja Issac yang sadar akan tatapan itu sama sekali tidak memedulikan nya.
akhirnya acara pembagian hadiah akan segera dimulai. akhirnya pesta akan selesai.
atau setidaknya itulah yang para hadirin pikirkan ketika tiba-tiba.......
bersambung ke bab berikutnya!
__ADS_1