Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Farewell, Issac Starfall


__ADS_3

dua bulan berlalu setelah kejadian di wilayah Issac. banyak hal yang sudah terjadi. begitu musim dingin berakhir, Issac langsung memulai mega-proyeknya yang ambisius. selain mengumpulkan dana dan membuat estimasi biaya pembangunan, yang ternyata sangat mahal, Issac juga mulai menghimpun tenaga kerja dan tenaga ahli.


karena mengandalkan para pekerja yang waktu itu membangun wilayah Adonia ternyata kurang banyak, Issac melakukan perjanjian dengan para bangsawan yang terikat utang dengannya. Issac akan mengurangi jumlah utang dan memperpanjang jangka waktu pembayarannya dan sebagai gantinya, mereka harus 'menjual' rakyat mereka pada Issac.


tentu saja perjanjian itu disambut dengan senang hati! bagi mereka populasi penduduk memang penting karena itu adalah sumber pajak bagi mereka. kalau mereka berkurang, pajak yang mereka terima juga akan berkurang. tetapi daripada kehilangan harta-benda mereka, lebih baik mereka berikan saja orang-orang miliknya pada Issac.


"mereka memang bodoh sih. tapi ya sudahlah. kebodohan mereka sangat menguntungkanku."


akhirnya berbagai orang terkumpul. awalnya mereka takut karena berpikir kalau mereka akan dibawa untuk kerja paksa. tapi setelah Issac menjelaskan kalau mereka akan pergi ke sebelah timur kerajaan dan akan dijadikan sebagai pekerja disana. tentu saja, mereka akan dibayar dengan baik dan diberi makan tiga kali sehari.


itu sudah cukup untuk membuat mereka dengan senang hati pergi kesana. bahkan banyak dari mereka yang mengajak keluarganya masing-masing.


sebenarnya tujuan Issac bukan hanya membuat orang-orang ini bekerja sebagai pekerja yang bertugas untuk membuat bangunan. ada 3000 orang yang terkumpul. Issac akan membuat para wanita bekerja di dapur untuk mengurus kebutuhan makan para tenaga kerja dan juru cuci.


sementara itu, dia akan menyewakan puluhan hektar lahan kepada para petani untuk diolah. sistemnya seperti yang biasa ia pakai. Issac akan menyewakan tanah itu kepada petani yang jumlahnya ratusan dan mereka mengembalikan biaya sewa itu dengan hasil panen mereka.


selain itu, dia juga membuat peluang usaha. dia membentuk lembaga keuangan dimana Issac akan berperan sebagai kreditur atau pemberi utang dan akan memberikan pinjaman kepada mereka yang mau membuka suatu usaha di wilayahnya. dalam jangka waktu yang telah disepakati mereka harus mengembalikan uang itu beserta bunganya. mereka bisa mencicil pembayaran utangnya. biasanya, orang-orang yang ingin berbisnis tersendat karena masalah modal. dengan ini, Issac telah menyelasaikan masalah yamg yang biasanya dihadapi oleh para pengusaha.


sementara untuk industri peternakan, Issac berpikir untuk menyerahkannya kepada masyarakat lokal yang telah lama menetap disana. karena meskipun dari mereka ada yang berprofesi sebagai petani, kebanyakan orang disana lebih ahli dalam masalah peternakan.


ini semua adalah proyek jangka menengah. hasilnya memang belum terlalu kelihatan. tapi setidaknya, wilayah yang dia kelola sudah mulai hidup. menurut laporan yang dia terima dari Zorgrad, yang Issac minta untuk jadi supervisor, semuanya berjalan dengan lancar.


para petani mulai bercocok tanam dan mereka yang diberi pinjaman telah merintis bisnis mereka sendiri. para pekerja juga telah mulai membangun jalan, gedung, saluran irigasi, dan berbagai infrastruktur yang telah dirancang oleh para arsitek dan ahli tata kota yang Issac datangkan dari Kekaisaran. roda perekonomian sudah berjalan seperti yang dia rencanakan.


karavan dagang sudah berani datang kesana untuk menjual produk mereka. ada yang membawa pakaian, material bangunan, alkohol, dan berbagai macam barang. beberapa rumah jagal dan restoran tertarik dengan promosi yang dilakukan oleh Issac mengenai kualitas daging dan susu dari peternakan miliknya dan berjanji untuk membeli beberapa dari mereka sebagai sample.

__ADS_1


"Semuanya berjalan lancar seperti yang kau harapkan ya, tuan." Nimitz berdiri di samping Issac saat ia mengawasi proses pembangunan di Versailles.


para pekerja sedang membangun mansion besar yang akan menjadi pusat aktifitas pemerintahan miliknya. sebenarnya dikatakan membangun kurang tepat. istana itu sudah jadi berkat sihir konstruksi milik Issac. mereka hanya tinggal memasang interior yang telah Issac buat ataupun dia impor dari para pedagang di kekaisaran Grand Aria.


istana itu dia dasarkan pada istana Versailles yang ada di Francis. hanya saja dengan ukuran yang lebih kecil. di sekitarnya, para pekerja sibuk membangun taman yang sesuai dengan desain yang telah para ahli buat. yah, dia membayar para desainer itu dan membiarkan kreativitas mereka berkeliaran. itu membuat dia sangat dihormati oleh Mereka!


bukan hanya istana yang selesai dia bangun. fasilitas umum seperti Rumah Sakit, Sekolah, Gedung Guild Petualang, Toilet, Kuil, dan Tembok kota sudah selesai dibangun. itu semua adalah kebutuhan mendesak jadi Issac membangun mereka secepat mungkin. sisanya, para pekerja hanya perlu membangun Jalan raya, komplek perumahan, area komersial, dan beberapa pusat bisnis.


"Tapi anda menggelentorkan uang yang sangat banyak untuk sesuatu yang ambisius seperti ini ya tuan. saya yakin anda kehilangan banyak pundi-pundi anda."


"Tentu saja tahu! bahkan dengan bantuan dari harta para penjahat itu dan hasil lelang harta mereka, aku harus kehilangan seperempat dari uang dan asetku! yah, tapi ini investasi yang bagus sih. toh meskipun seperempat uangku habis, sekarang kantungku mulai terasa sesak lagi."


Issac dan Nimitz berdiri di atas sebuah bukit yang menjulang di pinggiran kota Versailles. mereka menikmati pemandangan hari ini. para pekerja sedang istirahat. mereka yang punya istri akan di datangi oleh istrinya lalu makan bersama. sementara untuk yang jomblo mereka berusaha menarik perhatian para gadis agar mereka mau makan bersama kumpulan jomblo itu. benar-benar pemandangan yang Indah.


"sekarang, aku harus memberi tahu mereka, ya."


dia pasti akan mendapatkan para Harem baru, kan? tapi tentu saja dia tidak mengucapkan itu dan hanya tersenyum. dia yakin, Issac akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa selama dia berada di kekaisaran.


****


""Selamat Ulang Tahun Issac!!"" semua kekasih Issac berkumpul di rooftop mansion Issac yang berada di Venz. Issac sedang merayakan ulang tahunnya yang ke 17 bersama dengan semua kekasihnya.


mereka semua makan dengan lahap dan berpesta dengan meriah. Issac juga kelihatan sangat bersenang-senang. dia tertawa bersama mereka dan saling berangkulan sambil menyanyikan beberapa lagu. Issac senang mereka semua terlihat sangat akur.


setelah suasananya agak tenang, Issac mulai mengatakan sesuatu yang selama ini dia pendam.

__ADS_1


"Semuanya, ada satu hal yang harus aku katakan kepada kalian."


Issac menghirup nafas sebentar lalu melanjutkan.


"Akhir musim panas nanti, aku akan meninggalkan kerajaan untuk waktu yang lama. aku akan pergi ke kekaisaran dan menjadi duta disana."


"Eh?" mereka semua kebingungan. Issac akan pergi? untuk waktu yang lama?


"I-Is, kau, sungguh-sungguh, kan? kau akan pergi?"


Sasha dengan bertanya pada Issac dengan suara tersendat. air matanya sedikit demi sedikit mulai mengalir.


"itu benar. aku ditugaskan langsung oleh raja untuk menyambung ikatan antara Kekaisaran dan kerajaan. aku tidak bisa menolak hal ini."


Reaksi mereka semua sama. mereka berteriak, menangis, dan pergi meninggalkan Issac sendirian di rooftop. hanya Misha yang masih berdiri disana. tapi setelah ia memandangi wajah Issac lebih lama, dia akhirnya pergi dengan tangisan dalam diam.


"sudah kuduga mereka akan bereaksi seperti itu. tapi tetap saja, itu terasa menyakitkan."


Issac dengan lelah merebahkannya dirinya di kasur. melihat mereka menangis seperti itu membuat hatinya sangat sakit. tapi dia tidak bisa menyalahkan mereka. itu adalah bukti seberapa besar cinta mereka pada dirinya.


tiba-tiba pintu kamar Issac terbuka. di hadapannya, Misha dan Sasha berdiri disana. dengan bagian bawah tubuh mereka hanya ditutupi oleh pantsu!


"Kakak! apa yang kalian berdua...humppp!!"


Misha telah menyegel bibir Issac sebelum dia menyelesaikan kalimatnya. begitu Misha melepas bibirnya, giliran Sasha yang mengunci bibirnya.

__ADS_1


"Issac, kami berdua mencintaimu. karena itulah, mari kita habiskan malam ini bersama-sama."


Issac menjadi sangat bergairah dan langsung mendirikan mereka berdua ke atas kasur. malam itu, ditemani temaram sinar purnama, Issac dan kedua kakaknya 'bertarung' satu sama lain. saling mencari cinta, kenikmatan, dan kehangatan.


__ADS_2