Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bibit Yang Tumbuh Di Atas Reruntuhan


__ADS_3

Para bangsawan dari fraksi Duke Conrad sedang berkumpul di salah satu ruangan rahasia yang terletak di istana kerajaan. Di dalam perkumpulan itu ada Duke Conrad sendiri, Marquis Schazar (menteri urusan luar negeri), Earl Barrow (menteri urusan dalam negeri), dan bangsawan lainnya.


Ada banyak hal yang mereka khawatirkan. Tetapi di luar semua itu, yang paling mendesak bagi mereka sekarang adalah penerus tahta raja. Mereka melakukan segala cara untuk menjadikan Pangeran Lewis sebagai raja. Tetapi kebangkitan fraksi pangeran William benar-benar membuat mereka khawatir.


"Aku tidak akan pernah menyangka kalau pangeran kedua telah berani terang-terangan mengatakan dirinya kalau dia adalah pewaris tahta setelah raja Leonidas meninggal."


Sama seperti fraksi Conrad, para pendukung pangeran kedua yang diisi oleh keluarga Ksatria juga berusaha melakukan apapun untuk menjadikan pangeran William sebagai raja selanjutnya.


Mereka telah membentuk pasukan yang mengklaim diri mereka sebagai 'pendukung raja' dan mensupport pangeran William dengan bantuan finansial dan banyak nasihat. Mereka juga menyediakan tempat bagi pangeran William untuk membuat basis operasi mereka.


"Bukankah kau terlalu khawatir, Daniel? Meskipun mereka memang telah bergerak, tapi sudah terlambat bagi mereka. Kita sudah melakukan sejak dulu, bahkan sebelum pangeran pertama menginjak usia dewsanya.


"Kita memiliki banyak kartu truf yang bisa dimanfaatkan untuk membalikkan keadaan. Bahkan jika mereka bergerak dengan cepat, kita sama sekali tidak akan terkejar. Kekuatan menancap jauh lebih dalam daripada siapapun di kerajaan."


Yang berbicara seperti itu adalah Marquis Schazar. Ia memanggil Duke Conrad dengan nama Daniel. Itu adalah nama depannya. Mereka telah berkawan sejak lama.


Apa yang dikatakan oleh Schazar benar. Mereka telah melakukan persiapan lebih cepat daripada siapapun. Mereka menyiapkan banyak dana, SDM, dan berbagai kekuatan bawah tanah untuk menyokong pangeran pertama.


Mereka tidak berniat untuk menjadikan pangeran Lewis sebagai raja yang sesungguhnya. Siapapun tahu kalau dia bodoh. Tetapi untuk mengendalikan kerajaan, mereka membutuhkan boneka yang bisa mereka kendalikan sesuka hati.


Dibandingkan dengan pangeran William yang berdarah panas ataupun pangeran Hermann yang dipikirannya hanya ada wanita dan anggur, pangeran Lewis jelas lebih cocok untuk mengisi posisi itu.


"Kau benar, Alexander. Tetapi instingku mengatakan kalau kita tidak boleh lengah. Kita tahu politik tidak segampang itu. Kita saja hampir kecolongan karena tiba-tiba Aurellia tertarik dengan tahta dan mendapatkan dukungan.

__ADS_1


"Jika hal yang sama terjadi untuk yang kedua kalinya, kita jelas-jelas tidak bisa menyingkirkan orang-orang pangeran kedua seperti menyingkirkan bocah bajingan itu. Sial, karena dia banyak rencana yang telah kubuat gagal!"


Duke Conrad menggebrak meja dengan frustasi. Itu membuat Bangsawan lain menjadi pias. Duke Conrad adalah orang yang tenang. Sampai dia frustasi seperti itu, berarti sesuatu yang benar-benar tidak dia perhitungkan sedang terjadi.


Bagi Duke Conrad sendiri, setiap kali ia mengingat nama bocah bajingan itu, Issac, dia akan langsung frustasi dan marah. Semua rencana yang ia buat dan susun hancur. Kegagalan pertamanya adalah ketika ia tidak berhasil mempermalukan Marquis Randall.


Tapi kegagalan yang paling membuat ia menjadi begitu stress adalah ketika anak itu berhasil melepaskan sangkar yang ia pasang di sekitar sayap Aurellia. Duke Conrad sadar bahwa dengan bakat dan usaha yang Aurellia lakukan, itu akan menjadi bom waktu bagainya. Karena itulah dia berusaha untuk memasang sangkar dan rantai emas di kaki Aurellia.


Suatu saat dia akan menikahkan anaknya yang akan menjadi penerus Keluarga Conrad, Gustave Conrad, dengan Aurellia. Itu adalah cara ia untuk mengunci gerakan raja sekaligus menyanderanya. Tetapi bocah itu malah melakukan hal yang tidak perlu Sehingga Aurellia tidak bisa dikendalikan.


Dia bahkan juga menghancurkan hubungan antara anaknya dengan calon selirnya, Anna Sera, bahkan menjadikan dirinya tunangan Anna dan mewakili dirinya dalam mengelola wilayah Starfall.


Rencana pamungkasnya adalah ketika mereka beritga, Duke Conrad, Marquis Schazar, dan Earl Barrow bekerja sama untuk mengasingkan Issac ke wilayah pelosok dan kekaisaran. Tapi siapa yang menyangka kalau wilayah timur bisa menjadi semaju itu karena usahanya.


Apapun itu, dia harus segera melakukan tindakan lainnya. Dia tidak akan membiarkan siapapun menghalangi rencananya. Bahkan jika itu adalah dewa atau pahlawan sekalipun.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Issac mendapatkan kabar bahwa sakitnya raja semakin parah dari hari ke hari. Badannya semakin kurus dan tubuhnya tidak lagi dapat digerakkan. Aurellia selalu menjaga ayahnya yang kemungkinan tidak memiliki banyak waktu lagi untuk hidup.


Aurellia adalah anak yang berbakti. Dia berusaha keras untuk mencari cara agar ayahnya bisa sembuh. Issac bisa saja menyembuhkannya tapi ia berpikir untuk melakukan hal itu.


Bahkan, bila raja hidup sedikit lebih lama, dia juga akan tetap mati. Bahkan, kematian yang akan menimpanya mungkin saja lebih tragis daripada hanya sekedar meninggal karena sakit.

__ADS_1


Yang para bangsawan tidak tahu, sebenarnya Issac terus mengontrol dan mengawasi setiap pergerakan mereka. Selain memiliki jaringan intelejen yang besar, artefak yang diciptakan oleh kerjasama antar agen VIESTA membuat informasi lebih mudah untuk sampai.


Jangankan mengisolir Issac dari informasi kerajaan, ia bahkan terus menghalangi seluruh rencana Duke Conrad. Fraksi pangeran ketiga telah hancur. Sekarang adalah saatnya untuk mengadu domba fraksi pangeran pertama dan kedua.


Ia menjual beberapa informasi kepada pangeran William lewat agennya yang ada di kerajaan. Itulah kenapa Duke Conrad merasa bahwa segala tindakannya di kerajaan merasa terus dihalangi oleh seseorang.


Pastinya Duke Conrad menyadari hal itu. Tapi bahkan dia tidak bisa melakukannya apapun. Ia berada dalam posisi yang sulit sekarang. Kalau perkiraan Issac tepat, raja tidak akan memilih pewaris hingga ajalnya tiba.


Perang pasti akan pecah dan pangeran pertama dan kedua akan saling berperang satu sama lain. Ketika mereka berdua merongrong kerajaan dari dalam, tidak buruk rasanya untuk mengeluarkan Aurellia sebagai pahlawan yang menyelasaikan perang saudara.


Dia akan dianggap penyelamat dan rakyat akan sepenuh hati mendukung putri Aurellia untuk menjadi seorang ratu. Kurang lebih seperti itulah gambaran besar rencana miliknya.


Tetapi yang menjadi masalah adalah kekaisaran. Para bangsawan sudah mulai bergerak untuk melakukan kudeta. Sepertinya mereka telah kehabisan kesabaran untuk menunggu. Dia tidak terlalu peduli dengan nasib kekaisaran.


Mau bagaimana pun, sama seperti manusia, sebuah peradaban pasti akan runtuh dan mati jika saatnya tiba. Dan di atas reruntuhan itu, peradaban baru akan tumbuh dan terus bangkit.


Siapa yang menyangka imperium Romawi yang begitu besar dan menguasai banyak wilayah akan hancur karena serangan kaum bar-bar? Atau siapa juga yang berpikir bahwa dinasti sasanid Persia yang begitu kokoh dan bisa membendung imperium Romawi akan runtuh karena serangan dari suku-suku di jazirah Arab yang dulunya terpecah dan saling berperang satu sama lain?


Kekaisaran Grand Aria, kerajaan Heinz, kekaisaran Moskov, dan lainnya juga akan sama. Suatu saat mereka akan runtuh dan sebuah bibit baru akan terus tumbuh. Tapi terlepas dari itu, yang dia khawatirkan adalah keselamatan para kekasihnya. Dia akan mencari cara untuk menyelamatkan hidup mereka.


Karena para bangsawan sedang menghabiskan pemasukan mereka untuk membangun tentara mereka. Dia punya ide yang cukup bagus. Ia hanya perlu melemahkan militer mereka bukan?


Dengan seringai iblisnya, dia mulai menyusun beberapa rencana baru.

__ADS_1


__ADS_2