Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Mematangkan Persiapan


__ADS_3

"Kita membutuhkan tim untuk memastikan rencana yang akan kita susun berjalan dengan baik dan sukses. Ini adalah pertaruhan dan kita tidak boleh gagal sama sekali."


Marina mulai menjelaskan apa yang harus mereka lakukan kedepannya sementara Rena bertindak sebagai sekretaris Marina.


"Selain itu, aku juga butuh akses yang lebih luas lagi untuk membaca arsip rahasia yang berkaitan dengan kerajaan Garlin. Tanpa itu, semua tindakan kita kedepannya hanya akan berdasarkan asumsi dan itu tidak akan cukup."


Telunjuk Marina mengetuk meja dengan gelisah. Ia memang gubernur tetapi untuk mendapatkan informasi rahasia, itu sangat sulit. Entah Issac akan setuju atau tidak.


"Kalau masalah itu tenang saja. Ini, surat dari tuan Issac. Silahkan dibaca."


Marina menerima sepucuk surat yang dilapisi oleh amplop berwarna coklat. Ada cap dari kepala staf istana di sana. Untuk membuka surat ini, ia sedikit melukai jempolnya dan meneteskan darahnya ke atas cap.


Surat dari Issac biasanya bersifat rahasia. Hanya orang tertentu yang bisa membukanya. Dan Marina telah diberi arahan oleh Issac sebelumnya untuk melakukan hal ini.

__ADS_1


Isi dari surat ini membahagiakan hati Marina. Dia diberikan hak untuk mengakses informasi rahasia dari intelejen yang berhasil Issac kumpulkan. Dia juga memiliki kewenangan untuk membentuk tim independen yang bisa ia gunakan sesuai dengan kebutuhan misi hingga tujuan utama mereka tercapai.


"Baiklah, kita tidak punya banyak waktu! Rena, aku akan pergi ke ibukota sejenak untuk mencari informasi yang aku butuhkan. Tolong bantu aku un..."


"Fufufu...itu tidak diperlukan, Marina. aku sudah melakukan beberapa persiapan. Ini, dokumen yang kamu butuhkan mengenai kondisi terkini di kerajaan Garlin. Ada juga beberapa informasi lainnya."


Rena mengambil sebuah bungkusan besar dari tasnya dan membuka kain yang menutupinya. Tumpukan dokumen segera terhampar di depan mata Marina.


Marina mulai membaca satu persatu semua dokumen itu. Marina mau tidak mau menjadi takjub dengan berbagai informasi yang dikumpulkan.


Ini memang bermanfaat, tapi ada yang jauh lebih berguna. Dokumen yang selanjutnya ia baca adalah daftar skandal yang ditutupi oleh petinggi mereka. Kekerasan, pemerkosaan, korupsi, perbudakan ilegal, dan lain-lain.


"Bagus Rena. Kita punya 'senjata' yang kita butuhkan. Dengan ini, kita bisa maju ke tahap selanjutnya. Mari kita seleksi orang-orang yang tepat untuk menyelasaikan misi ini."

__ADS_1


Marina dan Rena mulai menyusun kriteria yang mereka butuhkan. Pertama adalah mereka yang memiliki dendam kesumat dengan Boabdil dan kroninya. Kedua, mereka membutuhkan orang yang paham dengan budaya para beastmen. Ketiga, mereka juga butuh para pedagang dan pengusaha yang menjalin kerjasama dan menanam modal mereka di kerajaan Garlin.


"Selesai! Karena sudah malam, lebih baik untuk menyimpan energi untuk esok hari. Ayo Rena, akan aku tunjukan kamar terbaik untuk beristirahat!"


Suasana hati Marina membaik. Ia menarik tangan Rena dan menunjukan kamar untuknya. Mereka harus segera istirahat karena besok pagi, semuanya akan dimulai.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Tuan, mereka adalah mata-mata kekaisaran Moskov yang berusaha untuk menyusup ke istana dan melakukan pembunuhan kepada anda dan keluarga anda. Akan kita apakan mereka semua?"


Sepuluh orang dengan pakaian serba hitam tergeletak di tanah penjara yang dingin. Mereka sadar, tetapi mereka tidak bisa melakukan apapun karena tubuh mereka serasa ditindih oleh sesuatu.


"Well, awalnya aku berpikir untuk membunuh mereka semua tapi aku punya solusi yang lebih baik. Mari kita gunakan mereka sebagai budak untuk kepentingan tertentu."

__ADS_1


Senyuman pemuda yang ganas itu benar-benar sangat Sesuatu.


__ADS_2