
Kiev, Ibukota pusat kekaisaran Moskov.
Tidak peduli berapa kali pun mereka berusaha keras untuk menghadang pengaruh kerajaan Heinz, kegagalan selalu menemui mereka lagi dan lagi. Mulai dari pada saat perang sipil pecah di kerajaan hingga perang melawan kerajaan Garlin pecah, semua itu justru semakin membuat nama kerajaan Heinz terdengar.
Banyak kerajaan yang telah mengutus orang-orangnya untuk menjalin hubungan bilateral dengan kerajaan Heinz. Dua kerajaan dan satu Dukedom di barat kekaisaran, kerajaan Garlin, bahkan kerajaan yang berbatasan langsung di Utara kekaisaran Moskov.
Itu membuat mereka frustasi! Banyak provokasi yang kekaisaran Moskov lakukan untuk memancing kerajaan Heinz agar memulai konflik terbuka dengan kerajaan Heinz.
Pada saat di kerajaan Garlin, salah satu squad rahasia yang sangat kuat telah dikirimkan bersama dengan bantuan berupa senjata dan uang. Tugas mereka sederhana. Bunuh Aurellia.
Tetapi sial bagi mereka, salah satu squad terkuat yang mereka miliki hancur dan informasi-informasi berharga milik kekaisaran Moskov serta rencana mereka bocor ke tangan kerajaan Heinz.
Itulah kenapa beberapa hari setelah ratu dan kepala stafnya sampai di Istana, kerajaan segera melakukan pembersihan. Tentara dimobilisasi untuk menghabisi para bandit yang dipersenjatai oleh kekaisaran Moskov.
Bodohnya, tiga orang perwira dari kekaisaran Moskov telah ditangkap dan ditawan. Justru kerajaan lah yang mengambil untung dari hal ini. Kekaisaran Moskov mungkin lebih unggul tapi mereka tidak ingin memulai perang.
Pada akhirnya, kekaisaran Moskov diwajibkan untuk membayar jika ingin menebus tiga perwira yang Kerajaan tangkap.
"Entah kenapa sulit sekali untuk mencari celah di kerajaan. Tidak peduli cara apapun yang aku pakai, semuanya berakhir dengan kegagalan.
"Siapa sebenarnya iblis yang melindungi kerajaan? Tidak peduli sehebat apapun ratu mereka memerintah kerajaan, ia tidak bisa Melakukan ini."
__ADS_1
Seorang pria sedang duduk di kantor kerjanya dan membaca laporan yang dikirim oleh mata-mata Kekaisaran Moskov yang ada di kerajaan Heinz.
Ia seorang pria berusia 25 tahun dengan rambut berwarna hitam dan wajah yang cukup tampan. Meskipun masih semuda itu, ia adalah seorang Marquis yang bertanggung jawab atas wilayah selatan kekaisaran Moskov.
"Aku mendengar rumor tentang perdana menteri kerajaan yang sangat cakap dalam membantu ratu dalam menerapkan kebijakannya. Mungkinkah itu adalah ulah dia?"
Seorang wanita duduk tidak jauh dari pria itu. Rambut pirangnya panjang hingga menyentuh punggung dan mata oranye miliknya bersinar. Umurnya sepantaran dengan Aurellia dan laki-laki yang ada di dekatnya.
"Benarkah duchess? Aku juga tahu itu. Tapi sepertinya juga mustahil bagi wanita itu untuk membuat mekanisme keaman seperti itu."
Wanita itu adalah Duchess Petersburg. Sebuah wilayah besar yang tidak jauh dari Kiev. Ayahnya telah meninggal dan ia diangkat menjadi Duchess.
"Kalau begitu kita tidak punya petunjuk lain. Hahhhh....untuk membayangkan kerajaan bisa menjadi ancaman laten bagi Moskov hanya dalam waktu kurang dari lima tahun. Betapa mengerikannya."
Mereka bertunangan. Dan Marquis Savoy jujur saja adalah pria yang hebat. Tetapi ia bukan seleranya Maria. Ini hanya pernikahan politik yang biasa dilakukan oleh bangsawan untuk memperkuat ikatan mereka. Lagipula ia berniat untuk membubarkan pertunangan yang ayahnya rencanakan.
"Terserah. Ngomong-ngomong, beberapa hari kedepan aku akan menginvasi kerajaan. Dengan kekuatan Savoy yang sekarang, aku yakin kita bisa mengalahkan mereka."
"Lakukan sesukamu. Tapi jangan gegabah. Militer kerajaan tidak bisa diremehkan bahkan oleh kekaisaran sekalipun."
Marquis Savoy tersenyum dan keluar kantornya. Sementara Maria, ia tersenyum. Dia tahu siapa orang yang ada di balik kegagalan kekaisaran Moskov dalam melancarkan aksi mereka.
__ADS_1
Mungkin semuanya akan menjadi lebih menarik daripada yang ia bayangkan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Hmmmpp....hahhhh...ahhnn!!"
Erangan erotik keluar dari mulut Aurellia. Issac berada di depannya dan sedang menikmati keindahan tubuhnya. Mereka melakukannya dalam posisi duduk.
Issac mengelus rambutnya yang keperakan dan panjang. Jarinya berada di mulut Aurellia. Gerakannya semakin ganas!
"Kuhh....kau semakin besar di dalam! Auhhh!! Kamu lebih bersemangat daripada biasanya!"
"Hei, Lia. Apakah kau mau melahirkan seorang anak untukku?"
Issac mendekatkan mulutnya ke telinga Aurellia yang sedang terengah-engah dan menggigit telinganya. Itu membuat tubuh Aurellia bergetar!
"Hahhh....hahhh...anak? Apakah akhirnya kamu siap untuk menjadi seorang ayah? Baiklah! Aku mau!"
"Kalau begitu, ambil ini!"
Sejumlah besar cairan hangat masuk ke dalam rahim Aurellia dan membuatnya tubuhnya menjadi panas dan bergetar karena kesenangan. Ini lebih banyak dari biasanya!
__ADS_1
Aurellia jatuh tertidur dalam pelukan Issac. Saat memeluk Aurellia yang tidak berdaya, Issac jadi berpikir. Kapan hari pernikahan dirinya dengan kekasihnya akan dilaksanakan?