Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Gadis Heterochromia


__ADS_3

Sepertinya ujian yang akan kami lalui sangat sulit ya? mereka berlatih begitu keras dan membaca banyak buku. Issac berpikir seperti itu ketika memandangi Angelica dan Agatha yang sedang berlatih sihir jarak jauh di halaman belakang mansion nyonya Heid.


kurikulum pendidikan yang ada di akademi kerajaan dan kekaisaran sebenarnya tidak berbeda jauh. hanya saja, sarana dan prasarana belajar di akademi kekaisaran jauh lebih lengkap daripada di kerajaan. jadi standar para murid di akademi kekaisaran jelas lebih tinggi kalau dibandingkan dengan kerajaan.


dia tidak ingin meremehkan ujian. tapi sejauh ini, nilai dia selalu lebih baik dari siapapun. itu terjadi bahkan ketika dia berusaha untuk tidak mencolok. jadi sekarang, Issac tidak perlu menyembunyikan apapun soal nilai akademiknya.


saat dia berada di istana kekaisaran kemarin, utusan dari akademi datang menemuinya dan membawa tumpukan kertas yang berisi soal ujian tertulis dari berbagai mata pelajaran sebagai tes masuk ujian akademi. soalnya memang sedikit sulit. tapi hanya itu. dia bisa menyelesaikan semuanya tanpa kesulitan. ngomong-ngomong, Issac baru mendapat pemberitahuannya dan dia ditempatkan di kelas S.


"Hei, kau tidak belajar Issac? aku tahu kamu murid baru. tetapi para guru tidak punya ampun! jika nilaimu berada di bawah standar yang mereka tentukan, kamu akan dikeluarkan tanpa ampun!"


"Sepertinya mengerikan ya? aku yakin para guru seperti itu pasti akan dibenci oleh para murid."


"umu. kau benar! mereka sangat dibenci para murid.... Tunggu dulu! bukan itu maksudku! kamu harus belajar kalau tidak ingin dikeluarkan!"


saat Angelica dan Issac saling bercanda satu sama lain, Agatha yang baru selesai melakukan pendinginan menghampiri mereka berdua. keringat masih mengucur dari dahinya dan rambut ungu kehitamannya basah karena keringat. pakaian putih polos miliknya juga transparan. itu benar-benar membuat belahan tubuhnya terlihat jelas!


"Sudah cukup, Angie. mengingatkan dirinya seperti itu hanya membuat kepalamu sakit. entah anak ini maupun yang lain, semuanya adalah berandalan! ah, kecuali gadis itu."


hmmm? apakah para pelajar dari Heinz memiliki stigma seburuk itu? melihat betapa kesalnya Agatha kepada mereka, sepertinya memang sudah segila itu mereka.


"Kalau begitu, aku benar-benar minta maaf atas kelakuan mereka."


Issac berdiri dan menundukkan badannya dalam-dalam kepada Agatha. tentu saja gadis itu menjadi canggung. dia tidak membayangkan respon seperti itu datang dari Issac.


"Tapi..."

__ADS_1


Issac mengangkat badannya dan melihat Agatha. dia memasang ekspresi tersenyum mengejek di wajahnya.


"Kau cemburu padaku karena Angelica bermain dan bercanda denganku, kan?"


ejekan dari Issac membuat wajah Agatha sangat merah! eh, apakah dia benar? aku hanya bercanda! tolong jangan serang! tapi sia-sia. Kaki Agatha telah terangkat tinggi-tinggi dan menendang kepala Issac hingga tubuhnya terkubur di tanah secara vertikal. hanya menyisakan kepalanya di tanah.


"Ayo pergi, Angie!"


Agatha meninggalkan Issac yang terkubur seorang diri. Angelica ingin membantu Issac tapi dia berubah pikiran. itu adalah salahmu sendiri. jangan salahkan siapapun kecuali dirimu. tatapan matanya mengatakan hal itu!


"Ya ampun..tidak lagi. aku tidak akan pernah mengatakan hal itu lagi, sama Sekali!"


****


Agatha anehnya juga banyak bicara. mungkin karena ada nyonya Heid dan Angelica di sampingnya, Agatha tidak takut untuk untuk mengekspresikan dirinya lebih bebas. Issac malah merasa dirinya sebagai krikil di pinggir jalan disini.


tapi seperti ini juga tidak masalah. dia merindukan keramaian yang seperti ini. melihat tiga wanita merumpi seperti ini bukan hal yang buruk.


"Issac, kamu ditempatkan dalam kelas apa? pengumumannya sudah datang kan?"


akhirnya Issac diajak bicara. tapi kenapa harus tentang kelasnya?


"Begitulah. pemberitahuannya baru saja tiba tadi sore."


Angelica penasaran! Agatha juga. tapi dia terlihat pura-pura cuek dengan mengalihkan pandangannya. dia juga ingin tahu kelas apa yang menjadi tempat belajar berandalan ini.

__ADS_1


"oke. pada intinya aku ditempatkan di kelas S."


Ehhh!! Angelica yang terkejut menggebrak meja makan dan Agatha tersedak! anak seperti dia benar-benar ditempatkan di kelas S?! sementara itu, nyonya Heid hanya menggeleng tidak percaya sekaligus takjub. sebagai pensiunan guru, dia tahu betul betapa sulitnya untuk masuk ke kelas elit itu.


dia percaya Issac tidak berbohong. lagipula tidak ada untungnya bagi Issac untuk berbohong. tapi tetap saja, murid pindahan yang langsung menempati kelas S itu sangat langka.


"yah aku tahu kalian akan kaget. ini buktinya."


itu adalah nilai ujian Issac. dia mendapatkan nilai sempurna di semua pelajaran. Agatha dan Angelica tidak bisa berkata-kata.


"Aku pulang, semuanya!"


suara seorang gadis terdengar dari pintu depan. Nyonya Heid langsung berdiri untuk menyambutnya. seorang wanita dengan tinggi sebahu Issac muncul di ruang tamu.


"Selamat datang, Margareth! Issac, ini adalah murid akademi yang berasal dari kerajaan juga. namanya Margareth. Margareth Bless."


Bless? dia adalah anak dari Perdana Menteri Jeremiah Bless? dia memang tahu kalau anak perdana menteri disekolahkan ke Grand Aria. tapi Issac tidak menyangka kalau bangsawan glamor seperti dia memilih untuk tinggal disini daripada membeli sebuah mansion.


"Ah ternyata kamu? ayah pernah bilang kalau seorang bangsawan akan dikirimkan ke sini. tapi aku tidak menyangka akan semuda ini. aku Margareth Bless, anak dari Perdana Menteri Jeremiah Bless."


"salam kenal, nona Margareth. aku Issac Starfall. atas kemurahan hati kerajaan, aku diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di kekaisaran."


"Jangan terlalu kaku. panggil aku Margareth saja. sebagai gantinya, aku akan memanggil dirimu Issac."


Margareth adalah gadis yang cantik. dia memiliki rambut berwarna merah muda dengan iris mata dengan warna yang berbeda. satu orange dan satu lagi merah. mulai sekarang, Issac merasa bahwa gadis ini akan menjadi partner penting bagi dirinya.

__ADS_1


__ADS_2