Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Orang-orang Yang Hilang


__ADS_3

Berita kekalahan pasukan kekaisaran sampai ke telinga para bangsawan militer. Mereka panik! 20.000 pasukan yang mereka kirim mengalami kekalahan telak. Sebagai akibatnya, beberapa wilayah milik Grand Aria jatuh ke tangan kekaisaran Moskov. Kalau itu terus dibiarkan, tentara kekaisaran Moskov akan terus masuk jauh ke dalam wilayah kekaisaran Grand Aria.


Para bangsawan itu tidak punya pilihan lain. Daripada membiarkan Moskov merengsek masuk lebih jauh, lebih baik memobilisasi pasukan yang akan dikirim ke wilayah barat untuk segera pergi ke wilayah timur laut.


Mungkin itu berita baik untuk para suku yang mendiami wilayah Barat kekaisaran, tapi harapan mereka tidak semanis itu. Agen mata-mata rahasia kekaisaran menemukan fakta kalau Grand Duchy of Radmond, kerajaan Dalmiro, dan kerajaan Diedrich terbukti mendanai suku-suku yang mendiami wilayah barat untuk terus memberontak kepada kekaisaran.


Alhasil, kaisar segera memberikan tekanan diplomatik dan sanksi ekonomi kepada ketiga wilayah itu. Serikat dagang Lambard adalah serikat dagang yang pertama kali memutuskan hubungan dagang dengan mereka. Diikuti oleh serikat dagang lain, dua kerajaan dan satu Dukedom itu segera mengalami krisis.


Mereka tidak bisa lagi mendanai para pemberontak dan jelas lebih memilih menstabilkan keadaan internal dibandingkan mengurus mereka. Para pemberontak tidak lagi memiliki sumber pendanaan sementara mereka sendiri sudah tidak lagi memiliki sokongan.


Pada akhirnya, Perwakilan suku-suku di barat mengangkat bendera putih dan pangeran Chris memutuskan untuk mengampuni mereka dan bahkan meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan oleh kakek moyangnya.


Karena kerendahan hati itu, mereka luluh dan bersumpah setia kepada kekaisaran. Terutama sumpah mereka ditujukan kepada pangeran yang tidak hanya tidak menghukum mereka tapi bahkan meminta maaf. Posisi pangeran semakin menguat di mata warga kekaisaran.


"Tidak aku sangka ya, semuanya berjalan dengan lancar. Pangeran mendapatkan apa yang dia inginkan dan Carolina juga sama. Dengan begini, masalah selesai kan, sayang."


Sekarang, Issac sedang berada di kasur sambil membaca pesan yang Chris kirimkan lewat surat. Lilianne berada di samping kanannya. Dia masih tidur. Tubuhnya terbungkus selimut dan dia tidak memakai apapun.


Margareth juga ada di kasur yang sama. Cuma, dia si samping kiri Issac. Tubuhnya terbungkus oleh selimut. Dia hanya memakai pantsunya saja dan sudah bangun.


Ya, Issac habis bercinta dengan Lilianne dan Margareth satu ranjang semalam. Mereka sebenarnya malu setengah mati karena dua wanita ini bercumbu satu sama lain. Mereka saling mencium dan memainkan dua buah gunung satu sama lain sementara Issac menindih mereka.


Tapi entah kenapa rasanya enak. Lilianne dan Margareth merasa bahwa hubungan mereka berdua akan semakin erat.


Margareth dengan manis mencium pipi Issac. Rencananya memang berhasil tetapi ini semua bukanlah akhirnya. Begitu para bangsawan militer berhasil merebut kembali wilayah kekaisaran yang telah jatuh ke tangan Moskov, mereka pasti akan melakukan pergerakan lainnya.


Ia bisa membaca niat mereka. Ketika kondisi dalam negeri telah kembali stabil dan ekonomi telah sedikit pulih dari krisis, mereka pasti akan memaksimalkan semua pemasukan mereka untuk membangun lebih banyak pasukan.


Mereka semua sama sekali tidak berniat untuk menjadikan Chris sebagai kaisar. Karena jika mereka melakukan itu, artinya mereka menyerah dengan ambisi yang telah mereka bangun selama ini. Itulah kenapa mereka akan menggunakan saudara laki-laki Chris yang berbeda ibu, Eirich Von Fritz Aria sebagai boneka mereka untuk duduk di atas tahta.

__ADS_1


Merepotkan. Issac menghela nafas dalam-dalam. Tapi Margareth yang tahu kalau Issac sedang mengkhawatirkan sesuatu langsung naik ke atas badan Issac dan duduk.


"Oi, Margareth! Apa yang kau... Humppp!"


"Chuu...Nhh...ahh!! Kamu tidak boleh memikirkan hal lain ketika bersama dengan kami oke? Lihat, milikmu sudah keras lagi! Kalau begitu..."


Issac menyeringai. Wanita ini... baiklah! Issac membiarkan Margareth menggoyangkan pinggulnya di atas badannya. Karena suara berisik mereka, Lilianne bangun dan itu semua berakhir dengan mereka bertiga lanjut di ronde pagi hari.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Angie! Apakah kamu memikirkan sesuatu?"


"Eh, ah ternyata kamu Lili! Aku hampir mati karena terkejut. Tidak ada apa-apa kok. Apakah wajahku terlihat mengkhawatirkan sesuatu?"


Lilianne sudah berteman dengan Angelica selama setahun. Banyak hal yang sudah mereka alami bersama. Tentu saja sebagai orang yang peka, Lilianne bisa membaca perubahan suasan hati Angelica.


"Sebenarnya....aku mendapat berita dari ayahku kalau akhir-akhir, ini banyak laporan dari penduduk wilayah Mariendolf yang mengatakan kalau satu persatu orang mulai hilang.


Itu banyak sekali! Lilianne hampir saja berteriak. Tetapi karena ia dan Angelica sedang makan siang di kafetaria, Lilianne berhasil menahan suaranya.


Berarti sekitar 500 orang yang hilang. Dan itu baru yang hanya di laporkan. Kemungkinan masih lebih banyak lagi orang yang hilang dan tidak dilaporkan.


"Itu... memang sangat mengerikan. Bagaimana kalau kita meminta nasihat dari kak Is? Mungkin kalau itu dia, kak Is akan melakukan sesuatu."


"Inginnya juga begitu, tapi....aku telah banyak merepotkan Issac. Juga, dia sedang sibuk melakukan banyak hal sekarang. Buktinya dia tidak makan siang bersama kita. Karena itulah...."


"Terserah. Tapi apa kamu punya pilihan lain? Rasanya tidak, kan? Percayalah, jika itu menyangkut hal-hal dengan orang yang berharga baginya, Kak Is pasti akan melakukan apapun untuk membantu mereka!"


Tidak punya pilihan, kah? Rasanya itu benar. Angelica juga tidak punya banyak teman yang bisa ia mintai tolong. Baiklah, mau bagaimana lagi. Aku akan berkonsultasi kepadanya. Itu tekad Angelica!

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di kantor La-Sa Guild Reichstaag, Issac dan Carolina sedang duduk dalam satu forum. Mereka berdua terlihat sedang menandatangani sesuatu. Sementara itu, Margareth berdiri di antara mereka dengan ekspresi tenang. Itu adalah wujud ketika dia dalam mode profesional.


Tidak ada yang istimewa. Itu hanyalah perjanjian dagang lainnya. Produk dari kota Adonia, yaitu produk olahan bunga mawar pelangi menjadi primadona di kerajaan Heinz maupun kekaisaran Grand Aria. (iya, desa yang waktu itu Issac dan Aurellia bangun sekarang sudah jadi kota!)


Karena sebagian besar hak produksi dari produk mawar pelangi ada di tangan La-Sa Guild, Carolina memutuskan untuk bekerjasama dengan Issac untuk mengimpor barang itu ke kekaisaran. Produk turunan itu terdiri dari parfum, daun teh, produk kecantikan, dan obat-obatan.


Issac juga membuat kesepakatan lain dengan Carolina, yaitu impor bijih mineral ke wilayah milik Issac. Memang, di Starfall Issac telah menemukan cadangan bijih yang cukup melimpah. Tapi berhubung Issac lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur terlebih dahulu, dia sedikit mengabaikan mereka.


Untuk sekarang, dia akan mengandalkan material mentah dari luar. Termasuk dari kekaisaran. Karena itulah dia mengandalkan Carolina untuk menagngkut material mentah dari kekaisaran. Material mentah ini kelak bisa dijadikan untuk berbagai hal. Pondasi bangunan, perabotan rumah tangga, peralatan medis, dan tentu saja, perlengkapan perang.


Saat Issac, Margareth, dan Carolina sedang mengobrol, suara ketukan pintu datang dari luar. Dari energi sihir yang bisa dia rasakan, itu adalah Angelica dan Lilianne.


"Masuk saja, kalian berdua! Pintunya tidak terkunci!"


Pintu terbuka dan dua gadis masuk. Begitu mereka sampai ke hadapan Issac, Angelica langsung menyampaikan masalah yang sekarang sedang ia hadapi.


"Lebih dari 500 orang hilang! Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?! Ini bukan sekedar penculikan biasa. Pasti ada sesuatu yang sedang terjadi."


Penculikan, meskipun itu sangat buruk, adalah praktik yang wajar di dunia ini. Biasanya orang-orang yang diculik akan di jual sebagai budak. Issac sendiri melarang perbudakan di wilayahnya. Kecuali jika itu adalah kriminal yang melakukan kejahatan yang cukup berat ataupun tawanan perang.


Tetapi bahkan penculik biasanya paling banyak hanya mengambil sepuluh sampai 20 orang. Itupun mereka pilih-pilih. Tetapi untuk kasus ini, semuanya berbeda. Si penculik sama sekali tidak pilih-pilih orang.


"Kalau begitu, apakah kita harus menyelidikinya langsung ke wilayahmu? Mungkin jika kita ke sana, kita akan mendapatkan petunjuk."


"Eh, apakah tidak masalah?"


"Tentu saja. Lagipula kau membutuhkan bantuan, kan? Jika masalah itu bisa kau selesaikan sendiri, pasti kau tidak akan mendatangiku. Aku percaya padamu."

__ADS_1


Angelica mengangguk sambil menitikkan air mata. Dia sangat senang karena mengatakan hal itu. Dia akan mengajak Agatha nanti. Dia cerdas, mungkin dia bisa membantu Issac untuk mendapatkan beberapa petunjuk nantinya.


Sudah diputuskan. Mereka akan pergi ke wilayah Mariendolf Minggu depan. Dan Carolina juga akan ikut dalam perjalanan ini.


__ADS_2