Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Bab 8: Kencan (?) bersama para Kakak!


__ADS_3

*sudut pandang ke 3


Hari ini, Issac dan kedua kakak nya sedang berjalan-jalan di kota kastil Romeon. walaupun kelihatannya jalan-jalan, sebenarnya Sasha dan Misha berniat untuk berkencan dengan adik tersayang mereka. tapi mereka terlalu malu untuk mengatakan itu sebagai kencan. jadilah ini hanya Plesiran biasa.


"Nee-nee Is-chan, kira-kira akan kemana kita hari ini? apakah kamu punya tempat khusus untuk di kunjungi?" Sasha bertanya sambil memiringkan kepalanya. bagi Isaac, tindakan kakaknya ini membuat Sasha terlihat makin imut.


" tidak kok nee-san. aku ikut dengan kalian saja. lagi pula ini hari kalian kan sebelum tahun depan kalian akan ke ibu kota untuk belajar ke Akademi.".


untuk alasan ini, Sasha dan Misha menjadi murung. Issac, atau bahkan Misha dan Sasha, mungkin tidak menyadari mereka. perasaan mereka bukan lagi seperti adik dan kakak. perasaan mereka satu sama lain lebih seperti seorang kekasih. hanya Luna, Maya, dan Arthur selaku orang tua mereka yang seperti nya paham.


ya memang benar bahwa tahun depan mereka akan pergi ke ibu kota untuk belajar di akademi. mereka akan tinggal di asrama dan tidak kembali ke wilayah Randall. di dunia ini rata-rata seorang anak akan masuk ke akademi di usia 13 tahun. dan tahun ini usia Sasha dan Misha berusia 12 tahun sementara Issac 10 tahun. Sasha dan Misha tidak kembar karena mereka jelas lahir dari rahin yang berbeda. tapi mereka lahir di tanggal dan bulan yang sama sehingga orang-orang yang berada di lingkungan mansion melihat mereka sebagai saudara kembar.


Issac, yang menyadari wajah murung yang menghinggapi kedua kakaknya, berusaha menghibur mereka.


" Nee-san tenang saja, walaupun nanti Nee-san dan aku terpisah ratusan kilometer, aku akan tetap mengirim surat untuk kalian. jadi ayo jangan sedih." Issac dengan nada imutnya berusaha untuk menenangkan kegelisahan mereka. tentu saja bahkan Sasha dan Misha tidak dapat tidak luluh melihat wajah imut adiknya. sasuga shota Chan!!


" kalau begitu ayo nee-san, aku baru kepikiran untuk datang ke Lily Sweet House. ku dengar mereka menjual berbagai olahan manisan seperti buah dan coklat.".


Tentu saja Sasha dan Misha yang memiliki lidah manis langsung ngiler. tentu saja, Lily Sweet House adalah toko kue dan pastry yang baru berdiri selama dua tahun namun reputasinya sebagai toko yang menyediakan berbagai ragam makanan manis. bahkan sudah terdengar hingga ibu kota dan kekaisaran Grand Aria.


sayangnya walaupun jarak nya dekat dari tempat tinggal mereka, Sasha dan Misha belum sempat mencicipi Manisan yang mereka idam-idamkan. ini karena mereka keras kepala dengan program diet mereka sendiri! bahkan saat Issac mengetahui nya dia ikut geleng-geleng kepala. untuk apa mereka berdiet?


yah sebenernya Issac tidak sadar bahwa ia pernah mengatakan dengan bercanda, "Nee-san, seperti nya kalian terlihat lebih gemuk." setelah itu dia mendapat bogem mentah dari kedua kakaknya.


nah karena kata-katanya itulah akhirnya dua bersaudara itu melakukan diet. jika Issac tahu, mungkin dia akan mengutuk dirinya seumur hidup karena ketololan nya. well walaupun Issac sudah berpengalaman dengan wanita di kehidupan sebelumnya, tetap saja dia tidak peka.


mereka akhirnya berjalan menuju Toko kue. sepanjang jalan mereka saling bercanda. kebanyakan membuli Issac, walaupun hasilnya mereka yang balik kena Buli. dan itu membuat kedua gadis manis itu menarik pipi Issac yang sudah merah.


15 menit mereka berjalan, akhirnya mereka sampai di toko itu. dari etalase saja si kembar sudah bisa melihat kue kue yang berjajar dengan berbagai rasa. mereka langsung masuk ke dalam toko tanpa menghiraukan petugas yang menjaga pintu depan.

__ADS_1


lagi-lagi Issac menggelengkan kepala. sebelum masuk, dia menunjukkan sebuah lencana indah berwarna platinum. sang penjaga awalnya terlihat kebingungan tapi sedetik kemudian dia sadar sedang berhadapan dengan siapa.


dengan sigap, penjaga pintu itu mengantar Issac ke lantai tiga. tempat paling ekslusif dan mahal yang dimiliki toko ini. toko ini memiliki tiga lantai. toko ini cukup lebar dan luas. mirip dengan kafe-kafe besar di dunia Issac sebelumnya.


" Hei nee-san, ayo ikut aku ke atas. disana tempatnya enak dan nyaman. sangat pas untuk melihat pemandangan kota yang indah sambil makan kue."


Misha dan Sasha yang sedari tadi seperti anak kecil yang di lepas ke toko mainan oleh ibu nya dengan patuh mengikuti Issac.


" apakah anda benar-benar adik mereka tuan muda? saya rasa justru sebaliknya."


mendengar komentar dari si penjaga, Issac hanya bisa tersenyum kecut. dia tidak marah. mau bagaimana lagi, bahkan para pekerja di mansion mereka menganggap bahwa Issac lah yang terlihat seperti kakak bagi si kembar.


" Silahkan nona dan tuan muda. ini adalah ruang ekslusif milik kami. meliputi indoor dan outdoor. anda juga bisa menikmati kudapan kami dari balkon toko sembari menikmati pemandangan dan udara kota. dan ini adalah daftar menunya. silahkan tulis di kertas ini dan jika sudah selesai jangan ragu untuk membunyikan lonceng. anda adalah pelanggan prioritas kami."


petugas itu kemudian menunduk dan pergi dari hadapan mereka.


"eetttoo, Is-chan, kau tahu kan, tempat ini sangat mewah. pasti biaya sewa ruangan akan mahal jadi mari kita turun dan makan dibawah saja. ramai tidak masalah." mendengar penuturan Sasha, Misha ikut mengangguk. namun, Issac dengan tegas menolak.


akhirnya mereka duduk di balkon dan memesan berbagai menu premium. awalnya mereka tetap agak khawatir. namun di tenang kan oleh Issac.


tentu saja mereka tidak tahu bahwa sebenarnya ini adalah toko milik Issac sendiri. tahun lalu, setelah menyelesaikan Dungeon yang ternyata diciptakan oleh Hades-sama sendiri, dia menjual berbagai buruan nya ke guild.


setelah melihat kualitas buruan Issac, guild yang ada di kota Romeon tidak bisa membeli hasil buruannya sehingga barang itu dibawa ke ibu kota dan di lelang. hasilnya cukup mencengangkan. Issac mendapatkan 350 platinum kekaisaran Grand Aria ditambah 400 platinum kerajaan Heinz dan ribuan koin emas kekaisaran Moskov. omong-omong Issac menggunakan semacam artefak yang dapat mengubah wujud dan penampilan dirinya seperti orang dewasa. tentu saja guild tidak akan menerima buruan dari bocah berusia sembilan tahun bukan?


tentu Issac tidak membiarkan uang itu mengendap di saku nya. dia menginvestasikan uang-uang itu untuk membangun Restoran mewah, penginapan, dan tempat pemandian. tentu toko manisan ini adalah salah satu hasil investasi nya. hampir setiap hari para bangsawan dari berbagai wilayah yang ingin pergi ke kekaisaran Grand Aria akan mampir ke toko ini. mereka menghabiskan banyak uang di sini. menjadi investasi yang setimpal bagi Issac. nah, Marquisdom Randall berbatasan dengan wilayah Kekaisaran Grand Aria. jadi wajar jika banyak pedagang maupun bangsawan yang lewat di wilayah Randall.


tak lama setelah memberikan pesanan kepada pelayan yang stay di depan pintu VIP, pesanan mereka datang. kedua saudara kembar itu dengan gembira melahap pesanan mereka sambil sesekali menyuapi Issac. awalnya dia menolak. tapi setelah di desak terus menerus oleh mereka akhirnya Issac pasrah dan menerima suapan mereka.


sembari menyantap hidangan, Misha mulai membicarakan sesuatu yang selama ini menjadi masalah yang cukup mengganggu Marquisdom Randall.

__ADS_1


" hey, kalian sudah dengar kan aktivitas para bandit di jalanan yang menghubungkan antara Wilayah Marquisdom dan wilayah kerajaan semakin kuat dan meresahkan?".


Sasha mengangguk, "tentu saja. para bandit sialan itu terus saja mengganggu jalur perdagangan kerajaan. dalam dua bulan ini saja sudah ada tiga kasus dimana para pedagang dirampas barang bawaannya. ini aneh, mau bagaimana pun mereka dikawal oleh sekelompok petualang yang peringkat grade Dua dan semi grade satu. seharusnya mereka lebih dari cukup untuk setidaknya mendesak para bandit itu pergi."


" ya, jika ini terus dibiarkan, pasokan pangan akan terganggu dan perdagangan akan terhambat. apalagi reputasi ayah juga akan runtuh kalau ini terus dibiarkan."


Misha tidak salah. kehadiran para bandit setidaknya akan mendatangkan beberapa masalah bagi Wilayah Marquisdom Randall. pertama, pasokan pangan akan terganggu. kebanyakan persediaan pangan wilayah Randall dikirim dari wilayah tetangganya. Baron Sinovac dan viscount Zen. jika para bandit dibiarkan lolos terus menerus maka akan terjadi krisis pangan di wilayah Marquis karena karavan yang mengangkut bahan makanan selalu dirampas.


masalah kedua adalah perdagangan akan tersendat. para pedagang dari ibu kota yang akan berdagang ke wilayah Randall ataupun pedagang yang akan lewat menuju kekaisaran Grand Aria akan ragu-ragu jika masalah bandit belum diselesaikan. jika ini terus terjadi, Marquisdom Randall yang sejauh ini memanfaatkan keuntungan geografis sebagai sumber pemasukan utama mereka akan ditimpa Krisis ekonomi. para pedagang juga akan rugi karena mereka tidak bisa melintas ke wilayah kekaisaran.


masalah yang terakhir akan mengangkut integritas Arthur selaku Marquis. opini para pedagang maupun para bangsawan akan menjadi negatif sehingga integritas Arthur akan dipertanyakan. tentu Arthur telah mengirim pasukannya untuk memberantas para bandit namun tidak pernah berhasil. seolah ada orang yang membocorkan niat Marquis kepada para bandit.


Issac sejujurnya agak terganggu dengan pembicaraan si kembar. yah dia disini untuk bersenang senang dengan bidadari surganya. jadi pembicaraan tentang bandit ini cukup menghancurkan suasana.


melihat wajah berat Issac, para gadis memutuskan topik pembicaraan. mereka akhirnya mengobrol soal persiapan akademi dan hal ringan lainnya. untungnya suasana kembali menjadi riang.


selesai makan, hari sudah petang. Issac dan kedua kakaknya turun dari lantai tiga dan menuju meja kasir sementara Si kembar menunggu di luar.


setelah membayar seluruh tagihannya, Issac memberi secarik kertas ke petugas. sambil berkata, " Tolong berikan ini kepada Manajer. kau tahu apa yang harus kau lakukan bukan?"


petugas mengangguk dia dengan segera meninggalkan meja kasir dan menuju kantor manajer.


Issac keluar dan berjalan pulang bersama kedua saudara nya sembari menikmati senja.


" sungguh hari yang indah" bisik nya dalam hati.


****


sementara di kantor manajer Lily Sweet Home, Seorang pria paruh baya membuka secarik kertas yang terlipat dan membacanya. setelah memahami instruksi dari kertas itu dia langsung membakar nya dengan sihir api.

__ADS_1


"jadi kita akan segera beraksi ya. aku harus bersiap." katanya sambil melengos dari tempat duduknya.


__ADS_2