
Dia diutus menjadi duta yang akan menghubungkan antara kerajaan Heinz dengan kekaisaran Grand Aria. Issac yakin bahwa ada maksud tersembunyi dibalik hal ini. dia diberikan tanah dan kenaikan pangkat. itu adalah prestasi yang sangat besar jika dipandang dari sudut manapun. tapi tetap, ada sesuatu yang tidak beres di belakang layar. tapi satu hal yang pasti. ini adalah upaya para bangsawan untuk mengasingkan Issac dari panggung perpolitikan di kerajaan. Issac dikenal sebagai seseorang yang mendukung tuan putri Aurellia dari balik layar. dia menyediakan dana, nasihat, dan dukungan politik untuk Aurellia. selain itu, para bangsawan pejabat di istana yang kebanyakan berpihak pada pangeran Pertama sudah tahu kalau Issac adalah pemilik dari La-Sa guild. serikat dagang terbesar dan terkaya yang ada di kerajaan. jika Isaac tidak ada di kerajaan, mereka bisa mengambil momentum ini untuk merampas semua asetnya. dia adalah musuh yang menakutkan.
tunggu! ketiadaan? jika mereka yang incar adalah kekosongan sejak awal, itu berarti....Issac akhirnya paham dengan cara berpikir mereka. sejak awal tujuan mereka bukan untuk mengasingkan dirinya. melainkan membunuhnya ketika sedang dalam perjalanan menuju kekaisaran. menjadikan dirinya sebagai duta di kekaisaran hanyalah jaminan jika skenario terburuk terjadi. seandainya mereka gagal membunuh Issac, dia akan tetap terisolasi di kekaisaran. dia tidak akan mendapatkan kabar dan informasi apapun yang terjadi di kerajaan.
selain itu, jika aset miliknya adalah salah satu target mereka incar, maka....mereka sudah bekerjasama dengan para pedagang yang mayoritas mendukung pangeran Hermann. Issac memang mendapatkan laporan bahwa beberapa bulan belakangan, Orang-orang penting dari Fraksi pangeran Lewis dan beberapa pedagang kaya yang menyokong pangeran Hermann melakukan pertemuan rahasia. VIESTA tidak bisa masuk lebih jauh karena pertemuan itu sangat dirahasiakan.
tim analisis telah membuat banyak asumsi tentang isi dari pertemuan itu berdasarkan pergerakan dan aktifitas kedua fraksi tersebut. tetapi asumsi itu mengarah pada satu tujuan. menyingkirkan Starfall dari kerajaan. karena diantara ketiga fraksi yang sedang berkonflik, pangeran Lewis dan pangeran Hermann lah yang paling banyak dirugikan dengan tindakan Issac.
Issac menulis banyak surat kali ini. untuk Nimitz dari La-Sa guild, untuk Hudson yang bertanggung jawab atas tentara pribadi Issac, untuk Chester yang menjadi direktur pusat VIESTA, dan untuk semua gadisnya. dia sedang berada di salah satu kamar mewah yang ada di Istana dan sedang berada dalam pengawasan oleh orang-orang istana. para ksatria, pelayan, dan penyihir, mereka semua mengawasi gerak-gerik Issac. akan sulit baginya untuk berkomunikasi dengan orang-orangnya yang ada di luar. atau itu yang mungkin mereka pikirkan.
mereka terlalu meremehkan bangsawan muda ini. dia punya lebih banyak jaringan daripada siapapun di kerajaan dan punya banyak trik yang bisa menipu mata para pengawas. Issac memberikan surat-surat itu kepada beberapa ekor burung yang telah dia samarkan menggunakan sihir sehingga tidak ada yang bisa mendeteksi kehadiran burung-burung ini. para pelayan dan ksatria yang sekarang sedang mengawasinya adalah agen VIESTA. mereka akan memberikan laporan palsu kepada atasan mereka tentang aktifitas Issac selama di kamarnya.
"Pada akhirnya, mereka seolah-olah menari di telapak tanganku, ya?"
__ADS_1
Issac bersandar di kursi empuknya setelah menulis surat-surat itu. dia berniat untuk mengadakan pertemuan rahasia setelah dia keluar dari sini. dia juga mengabari kepada para gadisnya bahwa dia baik-baik saja di istana. tapi Issac tidak mengatakan apapun soal dirinya yang akan dikirim ke Grand Aria. dia akan menjelaskan kepada mereka secara langsung tentang hal ini.
****
Malam hari, seseorang berjalan perlahan dan sembunyi-sembunyi. dia menggunakan sihir yang menyamarkan dirinya dan mengelabui pandangan para ksatria di istana yang sedang berpatroli.
tujuannya hanya satu. sebuah kamar dimana Issac dikurung. ya, dia adalah Aurellia. tuan putri dari kerajaan Heinz. begitu dia mendengar bahwa Issac sedang di Istana, Aurellia langsung berusaha untuk menemuinya dengan berbagai cara. tapi, karena dia tahu kalau Issac sedang berada dibawah pengawasan yang ketat, Aurellia memutuskan untuk menemuinya di malam hari ketika para penjaga sedang lengah.
Aurellia berhasil menyusup hingga depan kamar Issac. sebenarnya beberapa pengawas yang sebenarnya merupakan agen VIESTA bisa mendeteksi keberadaan Aurellia. tetapi mereka pura-pura tidak tahu. lagian, Issac sudah mengatakan pada mereka jika putri Aurellia datang, biarkan dia masuk. para agen juga sudah tahu hubungan romantis antara tuan mereka dengan putri kerajaan.
"I-Is! apa yang sedang kau lakukan!! kenapa tiba-tiba menarikku dan menciumiku!?"
"Ah maaf...aku tidak bertemu Lia dalam waktu yang agak lama jadi aku tidak bisa menahan diri saat melihatmu."
__ADS_1
"Be-begitu, kah? aku juga kangen denganmu! sejak aku lulus dari akademi, aku menjadi terkurung kembali di sangkarku! dan kau, sebagai orang yang pertamakali membukakan pintu untukku harus bertanggung jawab!"
Issac tersenyum lembut ke arah Aurellia yang sedang memeluk badannya. Aurellia meletakkan kepalanya ke dada Issac dan mencium aromanya yang harum.
"Lalu, bagaimana caraku untuk bertanggungjawab, tuan putri?"
Aurellia mencium Issac sebelum akhirnya melepaskannya.
"Aku mencintaimu Is! lebih dari siapapun! meskipun kau sudah punya tunangan. meskipun kau sudah memiliki kedua kakak cantik, adik yang imut, dan asisten serba bisa, aku tetap mencintaimu! karena itu, aku mohon, tetaplah berada di sisiku selamanya!"
Issac hanya tersenyum pahit. maaf Lia. sepertinya aku tidak bisa menjanjikan itu. aku akan pergi dari kerajaan ini untuk waktu yang sangat lama. dia ingin mengatakan itu. tapi Issac memutuskan untuk menyimpannya di hati.
Issac dan Aurellia saling berpandangan. Issac baru sadar kalau Aurellia memakai pakaian yang sangat seksi. dia melihat Aurellia dari atas kebawah. Aurellia malu tapi dia senang karena Issac tergoda dengan pakaiannya.
__ADS_1
dan sisanya, suara erangan dan ******* kenikmatan dari mulut Aurellia bergema di kamar malam itu.