
seminggu kemudian, tibalah saatnya para murid kelas S masuk kedalam dungeon! tentu mereka ditemani oleh para petualang profesional agar keselamatan mereka dapat terjamin.
sebenarnya kegiatan ini malah lebih mirip wisata pendidikan daripada memburu monster. yah, seperti yang dikatakan Issac saat di kelas, kekuatan mereka belum cukup untuk masuk dungeon.
pastinya, kecuali Issac.
hanya dia sendiri yang terlihat tenang. sementara murid lain terlihat tegang. yah wajar sih. mungkin seumur hidup mereka, ini pertama kalinya mereka melihat monster.
untungnya kehadiran para petualang membuat mereka sedikit tenang. Issac juga tidak akan kerepotan jika sesuatu terjadi kepada mereka.
sejujurnya satu-satunya yang dia ingin lindungi adalah Anna. yah, karena di kelas hanya itu sahabat yang dia punya. sisanya? well, Issac mendapatkan pandangan sinis dari mereka.
haisshh, entah kenapa Issac secara otomatis menarik banyak ketidaksukaan orang lain padanya. dia sih biasa saja. tapi akan repot kalau orang-orang itu mengganggu sahabat atau Keluarga Issac. jadi dia harus memasang mata terhadap mereka.
sejauh ini banyak sekali orang yang membencinya. entah itu dari kalangan rakyat jelata maupun bangsawan. rakyat jelata menganggap bahwa Issac tidak berbeda dari bangsawan lain. sewenang-wenang, tidak peduli terhadap rakyat, dan merampas apa yang menjadi hak mereka.
sementara para bangsawan menganggap sikap Issac sama sekali tidak mencerminkan golongan mereka. Issac tidak berpakaian glamor seperti mereka. dia juga tidak keberatan bergabung bersama para jelata pada saat berbagai kegiatan. bahkan mempunyai teman diantara mereka.
di dunia ini, dimana sistem monarki absolut berlaku, bangsawan dianggap sebagai utusan 12 Dewi suci yang dikirim ke muka bumi untuk memimpin para umat manusia. karena itulah para Dewi memberkati mereka dengan sesuatu yang disebut sebagai sihir.
ini adalah doktrin yang tidak hanya diajarkan kepada para bangsawan. ini juga diajarkan kepada rakyat jelata. mereka lemah, payah, miskin, dan tidak bisa melakukan apa-apa. maka dari itulah para Dewi menurunkan kepada mereka sebuah pertolongan, yaitu para utusan Dewi yang akhirnya disebut sebagai bangsawan.
karena doktrin yang terus menerus diwariskan dari generasi ke generasi inilah yang membuat pondasi para bangsawan menjadi sangat kuat tidak hanya di kerajaan Heinz melainkan juga di hampir seluruh negara yang ada di benua Lantos.
__ADS_1
sebenarnya jika dijalankan dengan baik, mungkin saja ini akan menjadi sistem yang cukup ideal. rakyat jelata membayar pajak kepada para bangsawan, sebagai gantinya para bangsawan menjamin keamanan para penduduknya dan memastikan bahwa mereka setidaknya bisa hidup dengan tenang.
tapi yah, power tends to corrupt. mereka yang memiliki sesuatu yang disebut kekuatan akan memiliki kecenderungan untuk berbuat sewenang-wenang. dan para bangsawan inilah buktinya.
rasa superior akut yang para bangsawan idap, serta perasaan inferior dalam hati rakyat jelata membuat mereka tidak dapat melakukan apapun ketika hak mereka dirampas oleh para bangsawan.
inilah yang membuat timbul rasa tidak puas di kalangan rakyat jelata. awalnya memang hanya sedikit, tapi lama kelamaan rasa tidak puas mulai menyebar diantara mereka. dan salah satu pusat berkumpulnya para rakyat jelata yang tidak puas itu adalah Akademi Stanford.
jadi bisa dibilang, akademi adalah tempat bagi dua kubu yang sangat berlawanan berkumpul. masing-masing dari mereka memiliki basisnya.
yah tapi itu cerita untuk nanti saja. sekarang, mari kita kembali ke masalah dungeon.
Issac dan yang lainnya sudah selesai bersiap. setelah di absen oleh Gerard-sensei, sang ketua guild sekaligus guru mereka, akhirnya seluruh kelas S dengan para petualang masuk ke dalam dungeon.
Gerard-sensei juga menjelaskan berbagai bagian tubuh monster yang biasa dijual oleh para petualang. yahh, baguslah, semuanya berjalan dengan baik.
akhirnya mereka tiba di lantai tiga. dungeon ini terdiri dari tiga lantai jadi inilah lantai terdalam.
"Nah ini adalah lantai terdalam. sebenarnya di balik goa ini, ada bos monster didalamnya. monster itu tergolong grade satu jadi dia sangat kuat. tapi tenang saja. selama kita tidak memancingnya, dia tidak akan keluar."
"Oh, sepertinya mulai dari sini akan menyenangkan." Seorang siswa diantara mereka, Gilbert Storm, tiba-tiba merapal sihir.
"RASAKAN KALIAN JELATA BODOH!! PRISON WIND!! tiba-tiba pusaran angin yang sangat hebat mengurung para petualang. mereka adalah petualang hebat, tetapi terkurung oleh pusaran angin sehebat itu tetap membuat tulang mereka remuk.
__ADS_1
"OI, APA YANG KA...." bahkan sebelum Gerard sensei bereaksi, sebuah cairan tiba-tiba membasahi tubuhnya. Gilbert melemparkan cairan pemancing monster ke arah Gerard-sensei!
dari dalam Goa, suara Auman monster terdengar keras. itu jelas mengintimidasi para murid. para petualang juga terkurung dalam pusaran angin. entah bagaimana nasib mereka.
seekor serigala berbulu abu-abu keluar dari dalam Goa. itu adalah monster grade satu! dengan cepat dia menyerang Gerard-sensei. meskipun Gerard-sensei telah memasang Barrier pelindung, tetap saja itu cukup berdampak pada tubuhnya. dia terpental beberapa meter, menabrak dinding dungeon dan tewas.
"YOOO LIHAT, AKU MASIH MEMPUNYAI BEBERAPA CAIRAN LHOO... SEPERTINYA ASIK UNTUK MELEMPARKAN INI KE WAJAH KALIAN SEMUA!!"
dengan wajah buruk nya Gilbert mengeluarkan beberapa botol yang berisi cairan yang sama. sepertinya monster ini tidak memiliki penglihatan yang bagus. sebaliknya, penciuman nya sangat luar biasa!
Gilbert sedang mencari Issac, dia ingin segera mengoleskan cairan ini ke wajahnya dan melihat tubuh orang yang paling dibencinya dicabik-cabik oleh serigala itu!! tapi...Dimana anak itu?
saat Gilbert sedang kebingungan, tiba-tiba botol yang dia pegang pecah!! cairan itu segera membasahi tubuhnya. Gilbert sadar apa yang akan segera terjadi langsung merapalkan sihir angin yang menjadi elemen andalannya.
tapi sayang, dia terlambat. serigala itu lari ke arahnya dan langsung menerkam tubuhnya!
raungan penderitaan dan kesakitan terdengar di seluruh Dungeon.
"GYAAAA SAKIT SAKIT SAKIT SAKIT!!! ISSAC BAJINGAN!! HARUSNYA KAU YANG BERADA DISINI!!! ARGHHHH"
Gilbert akhirnya mati setelah tubuhnya menjadi makanan bagi sang serigala.
sementara itu Issac secara mendadak menyerang serigala itu dengan Black katana andalannya. tidak butuh sepuluh detik, akhirnya serigala itu mati dengan kepala terpenggal.
__ADS_1
semua murid kelas S menjadi saksi betapa mengerikannya kekuatan Issac. tragedi mulai mengubah pandangan mereka tentang Issac.