
Ibukota kerajaan Garlin, Pesa.
Boabdil, kepala suku rubah api, melakukan kampanye berdarah-darah di seluruh tanah federasi demi menyatukan Garlin dan membentuk sebuah kerajaan. Tidak butuh waktu lama setelah ambisinya untuk membuat sebuah kerajaan baru terbentuk, Boabdil memalingkan wajahnya ke arah barat.
Di istana kerajaan yang dulunya adalah tempat yang digunakan para tetua untuk menjalankan agenda pemerintahan, Boabdil memobilisasi seluruh penduduk untuk ikut kampanye militernya. Jumlah yang ia kumpulkan mencapai jumlah fantastis karena lebih dari 60.000 beastmen dari berbagai suku telah berkumpul.
"Hari ini, hari pembalasan bagi makhluk yang telah menindas dan menginjak harkat dan martabat kita telah tiba. Dihadapkan oleh kekuatan agung yang kita miliki, tidak peduli sebanyak apapun yang mereka punya, kita tetap tidak akan terkalahkan!
"Bangkitlah wahai rekan-rekanku sekalian! Tatap mata kalian depan dan lihat masa depan cemerlang yang terbentang di hadapan kalian! Kita tidak akan kalah dari siapapun! Semoga dewi perang melindungi kita semua!!"
Sorakan dari para pendengar pidato Boabdil terdengar nyaring. Semangat mereka terbakar ketika mendengar orasi dari raja baru mereka. Moral mereka meningkat dan semangat untuk Bertarung juga semakin tinggi.
Besok, 60.000 orang yang terkumpul akan berparade menuju wilayah barat Kerajaan Garlin. Tapi tidak peduli seberapa tinggi moral mereka dan sehebat apa kemampuan mereka dalam berperang, kali ini Boabdil salah memilih musuh.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh para pelarian dari federasi, bukan, kerajaan Garlin, Boabdil, kepala suku rubah api yang kini menjadi pemimpin baru di Kerajaan Garlin sedang membuka rekrutmen besar-besaran untuk perisapan invasi menuju provinsi timur.
Kerajaan Heinz tidak tinggal diam. Ratu dan parlemen telah sepakat untuk berperang melawan kerajaan Garlin. Kementerian urusan militer dan kementerian keuangan dan perdagangan segera mengamankan aset dan menganggarkan dana untuk persiapan perang.
Tentara keempat dan kelima juga telah selesai di mobilisasi dan segera membangun perkemahan di luar kota Versailles. Sebagai perwakilan Issac di provinsi timur, Anna menyediakan kebutuhan untuk para pasukan semaksimal mungkin. Terutama pasokan makanan dan kuda.
Jika digabungkan, tentara keempat dan kelima berjumlah lebih dari 30.000 tentara. Mereka tidak memiliki informasi pasti tentang jumlah dan kondisi pasukan dari kerajaan Garlin. Tetapi untuk skenario terburuk, jumlah mereka mencapai tiga kali lipat dari tentara gabungan ini.
Sebagian tentara pertama telah bergerak menuju provinsi timur untuk mendukung tentara keempat dan kelima. Total pasukan yang berkumpul mencapai 50.000 orang. Itu belum dihitung oleh pasukan sukarelawan yang berjumlah 15.000
Banyak serikat dagang dan bankir yang memanfaatkan momentum ini dengan baik. Mereka menawarkan pinjaman dengan bunga rendah untuk pembiayaan perang yang tentu saja segera diterima dengan senang hati oleh kerajaan. Berutang tidak masalah selama alokasi utang digunakan dengan jelas. Toh, para pemegang modal ini juga percaya dengan kemampuan kerajaan untuk mengembalikan utang mereka.
__ADS_1
Sementara kerajaan sibuk mempersiapkan perang yang akan datang, Issac sedang berada di kantornya. Ia telah memperbaiki dan membentuk ulang satuan intelejen yang berafiliasi langsung kepada kerajaan. Ini berbeda dengan VIESTA yang merupakan aset pribadinya.
Yang ia lakukan adalah menyortir informasi yang agen VIESTA dan badan intelejen kerajaan yang ia bernama RIS, Royal Intelegence Service, berikan padanya. Dari apa yang ia dapatkan, pasukan dari pihak Garlin berjumlah lebih dari 50.000 walaupun mereka tidak tahu angka pastinya.
Tetapi ini sudah cukup karena informasi yang keduanya berikan sama-sama valid. Selain itu, mereka sedang dalam perjalanan menuju perbatasan dan akan tiba tiga Minggu kemudian. Informasi ini mereka dapatkan dari jaringan bawah tanah yang mereka miliki di kerajaan Garlin.
Ada kemungkinan informasi yang diberikan oleh jaringan bawah tanah itu palsu. Tetapi melihat mereka juga terdesak, tidak ada gunanya untuk menipu Issac.
"Pasukan berjumlah lebih dari 50.000 dan pasukan akan berangkat dari Pesa lalu sampai ke perbatasan dalam waktu tiga Minggu. Jika mempertimbangkan kondisi jalan di Kerajaan Garlin yang buruk, mereka mungkin baru akan sampai di perbatasan dalam waktu satu bulan.
"Tetapi kalau mereka benar-benar bisa mencapai ke perbatasan dalam Waktu tiga minggu, ada kemungkinan mereka memiliki daya tahan dan stamina yang lebih superior. Repot untuk menjadikan mereka musuh tapi aku tidak punya pilihan lain. Kebetulan mereka salah memilih lawan."
Issac meneruskan kesimpulannya pada Ratu dan perdana menteri, kementerian urusan militer, dan tentara gabungan keempat dan kelima. Mereka harus mempersiapkan kemungkinan terburuk secepat mungkin.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Memang, masih banyak orang yang memiliki stigma buruk. Tapi itu tidak semua. Bahkan jumlahnya lebih sedikit daripada yang biasa saja ataupun yang menyambut mereka sepenuhnya dengan tangan terbuka.
Anna, tunangan sekaligus wakil Duke Starfall mengatakan kepada dirinya kalau undang-undang anti diskriminasi rasial telah disahkan dan mulai diterapkan di seluruh kerajaan. Jadi, sekalipun mereka tidak suka dengan beastmen, mereka tidak bisa melakukan apapun.
Yang paling menyenangkan adalah anak-anak. Entah kenapa mereka sama sekali tidak memiliki stigma buruk kepada dirinya dan Beastmen lainnya. Mereka bahkan asyik bermain dengan anak-anak dari komunitas beastmen.
Bahasa yang dipakai para beastmen berbeda dengan kerajaan. Itulah kenapa seorang guru dikirim ke tempat penampungan dan mengajari mereka bahasa yang umumnya dipakai kerajaan dan kekaisaran di benua Lantos.
Selain itu, para beastmen yang telah lari ke kerajaan Heinz, entah itu suku serigala perak ataupun suku anjing hitam, Tidak memiliki keinginan untuk kembali ke Garlin sehingga kerajaan melakukan naturalisasi pada mereka dan memberikan identitas baru.
Akhirnya, Rena mencapai Kantor gubernur provinsi timur. Dia membawa tumpukan kertas di tangannya. Sebenarnya, ia berniat memberikan dokumen kepada Anna. Yah, ia diangkat menjadi staf ahli gubernur yang membantu pekerjaan Anna dalam mengurus kebutuhan komunitas beastmen di Versailles.
__ADS_1
"Permisi nona Anna, saya membawa beberapa dokumen untuk anda."
"Ara, Rena rupanya. Selamat datang dan silahkan masuk. Letakkan saja dokumen itu di atas meja."
Rena berjalan masuk dan meletakkan dokumen itu di atas meja. Seperti biasa, Anna sangat sibuk sekarang. Tumpukan kertas menggunung di depannya. Ini sudah sedikit. Begitu katanya waktu itu. Karena Issac yang menjadi Duke Starfall sering kembali ke Versailles dan membawa pekerjaannya ke istana. Jadi Anna terbantu dengan hal itu.
Rena mengaggumi Anna. Lebih tepatnya, mungkin mengaggumi kerajaan ini. Mereka memberikan kesempatan pada wanita untuk bekerja dan berkarya. Tradisi yang jauh berbeda dengan negara manapun di benua Lantos.
Karena itu ia juga bertekad untuk melindungi kerajaan ini bahkan dari kerajaan Garlin yang baru sekalipun. Itulah kenapa ia dengan senang hati memberikan semua rencana yang mereka miliki kepada pihak kerajaan agar mereka bisa bersiap-siap.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Satu bulan setelah keberangkatan, pasukan kerajaan Garlin tiba di perbatasan barat. Mereka membangun kemah besar dan bersiap-siap di sana. Boabdil dan gadis yang berada di sampingnya, serta beberapa ahli strategi berkumpul di tenda paling besar. Mereka sedang mengadakan dewan perang sekarang.
"Wilayah Timur adalah wilayah yang terisolasi di kerajaan selama ratusan tahun. Tapi di saat yang sama, wilayah ini adalah wilayah yang strategis. Jika kita bisa menaklukan tempat ini, kita akan memiliki pijakan yang kuat untuk terus maju menuju kerajaan."
Boabdil membuka selembar Peta dan menandai timur kerajaan. Tetapi gadis rubah yang ada disebelahnya menggeleng. Ia memang tidak memiliki alasan pasti kenapa, tetapi sebagai orang yang bertanggung jawab untuk menjadi ahli strategi Boabdil, gadis itu tidak bisa bertindak gegabah.
"Ada kemungkinan sudah ada perubahan di wilayah timur kerajaan Heinz. Kita kekurangan informasi jadi aku sudah mengirimkan pengintai untuk memeriksa situasi di sana. Sebentar lagi, mereka akan datang dan memberi tahu situasi yang ada di sana."
Tetapi eskpektasi tidak sesuai dengan kenyataan, karena salah seorang pengintai yang dikirim olehnya kembali dalam keadaan terluka dan melaporkan hal yang jauh dari harapannya.
"200 pengintai yang dikirim telah bentrok dengan tentara kerajaan! Mereka memiliki perlengkapan yang jauh lebih baik daripada kita! Mereka berhasil membunuh seratus orang dan menawan 50 orang lainnya!"
Boabdil yang mendengar itu menggertakan giginya dan memukul meja. Sementara gadis yang ada di sebelahnya memasang ekspresi kaget. Tetapi itu artinya ia tahu bahwa kerajaan telah siap untuk berperang.
"Perintahkan pasukan untuk bersiap. Besok, kita akan berangkat menuju kerajaan dan mengepung mereka. Aku yakin, mereka tidak memiliki banyak pasukan untuk menahan kita!"
__ADS_1
Tapi Boabdil bertidak ceroboh. Gadis itu ingin mengingatkannya tetapi karena Boabdil adalah lelaki yang ringan tangan, ia memutuskan untuk tidak mengatakan apapun. Yang harus ia lakukan adalah membantu Boabdil untuk mencapai tujuannya.