
"Kau lagi-lagi telat ya, Starfall. apakah ada hujan badai yang membuatmu terjebak? atau mungkin tiba-tiba ada guncangan dari tanah sehingga kau harus berlindung terlebih dahulu? atau...."
cukup Lia! cukuupp! astaga akhir-akhir ini Lia menjadi seperti ini. aku kurang lebih tahu penyebabnya tetapi mengatakan hal itu didepannya sama saja dengan bunuh diri. jadi mari urungkan niat itu. sebagai gantinya, aku menuju Lia dan memeluknya. aku membiarkan kepalanya menempel ke dadaku. untungnya, begitu aku masuk ruangan VIP, maid Lia langsung keluar.
"Apakah kau sudah tenang, Lia?" Lia hanya merenggut dan mengatakan sesuatu dengan sangat pelan. walaupun tentu saja aku bisa mendengar itu.
"itu tidak adil, hanya kau yang bisa melakukan itu." Astaga! dia benar-benar imut! aku mengusap kepalanya. sepuluh detik kemudian, akhirnya aku melepaskan pelukanku.
Lia yang telah tenang akhirnya mengembalikan posturnya. oke, dengan begini kami bisa memulai pekerjaan. aku melihat ke mejanya. seperti biasa, ada tumpukan kertas di sana. aku juga melihat pena bulu yang tercelup tinta dan selembar kertas di sebelahnya. seperti biasa, dia terlalu sibuk ya.
"A-ahh maaf kalau mejaku terlihat sedikit berantakan. aku harus menulis beberapa dokumen yang berisi tentang laporan sehubungan dengan semakin berkembangnya Adonia. jadi, aku agak sibuk. ayo, kita duduk."
laporan ya? meskipun aku bertanggung jawab untuk melaporkan semua yang terjadi di Adonia, tetap saja Lia memiliki kewajiban untuk memberikan laporan kepada kementerian dalam negeri berdasarkan dengan laporan yang aku buat.
kelihatannya, kementerian dalam negeri telah membuat tim khusus yang ditugaskan untuk memantau perkembangan Adonia juga. aku tahu niat mereka tetapi untuk sekarang aku akan membiarkan itu terjadi selama mereka tidak menggangu. namun tentu saja, aku tidak akan membiarkan hal itu terus dilakukan. enak saja berusaha mencari keuntungan tanpa melakukan apapun. mereka tidak lebih dari parasit pengganggu.
"Baiklah, mari kita dengarkan laporan apa yang kau bawa untukku sekarang." aku tersenyum kecut mendengar permintaan Lia. baiklah, mari kita selesaikan pekerjaan ini dengan cepat.
"Baiklah, mari kita mulai dengan kabar menggembirakan!"
"Tunggu! apakah ada hal buruk yang terjadi di sana!?"
__ADS_1
aku menahan tawa melihat respon Lia. tentu saja tidak seperti itu ceritanya. Lia yang tahu kalau aku hanya menggodanya langsung menggembung pipi dengan cemberut.
"Tentu saja bukan itu maksudku, Lia. ini adalah kabar yang paling menggembirakan. para petani yang dikirim dari wilayah Randall telah menemukan beberapa kentang yang berukuran cukup besar di dalam hutan. itu juga awet dan dapat bertahan pada saat musim dingin. meskipun besar, tetapi kentang itu memiliki rasa yang pahit dan cukup beracun, jadi para petani dan tim ahli akan mencoba untuk mengawinkan kentang itu dengan varietas yang lain sehingga akan menghasilkan kentang yang lebih unggul, besar dan memiliki rasa yang lebih netral. juga tentu saja, tidak beracun."
"Eh, itu luar biasa sekali ya! apakah hal itu bisa dilakukan dengan cepat!?" aku tersenyum kecut dan menggeleng.
"sayangnya Lia, hal seperti itu tidaklah instan. perlu proses yang panjang dan rumit sebelum akhirnya tercipta varietas yang lebih baik. jadi, itu mungkin baru akan tersedia berbulan atau bertahun-tahun kemudian. jadi sebelum itu, mari kita andalkan bibit lain sebelum hal itu tiba."
Lia menghembuskan nafasnya. dia jelas agak kecewa, tetapi dia juga paham bahwa hal seperti itu sama sekali tidak sederhana. jadi, dia tidak punya pilihan lain. aku bersyukurlah Lia memiliki sifat seperti ini. dia memang benar-benar atasan yang baik.
"baiklah, mau bagaimana lagi kan? kalau begitu, saat mereka telah berhasil menciptakan itu, berikan bonus untuk seluruh yang terlibat. aku akan mengurus dananya. juga, atur pelatihan untuk para tenaga kerja untuk menjadi petani yang baik di desa."
"Tentu saja, aku akan segera melaksanakannya. ah dan juga tentang perekrutan Ksatria yang akan bertugas disana. pendaftaran sudah ditutup dan orang-orang dari berbagai wilayah dan kalangan juga sudah berkumpul. mereka menjalani proses seleksi dan setelah lulus, mereka akan mendapatkan latihan selama tiga bulan sebelum akhirnya di pekerjakan secara resmi. mungkin akan ada tiga ratus Ksatria yang kita gunakan untuk saat ini."
tuan putri mengangguk. "bagus. membuat pasukan Kastria sendiri akan merepotkan dan perlu banyak perijinan yang harus dilewati. aku akan mengurus dokumen untuk itu. juga, tolong siapkan skema pengadaan senjata untuk mereka serta gaji yang akan dibayarkan."
aku mencatat seluruh yang Lia katakan padaku di sebuah buku catatan. eh! berarti aku harus menyiapkan banyak dokumen untuk hal ini ya!? ah biarlah, namanya juga bawahan. toh, Lia tidak mempekerjakanku secara gratis juga dan sering Kemendikbud bonus. jadi tidak masalah.
setelah mencatat semua instruksi dari Lia, aku melanjutkan laporanku.
"selanjutnya, adalah para pekerja. yah, mereka sudah dilatih selama musim dingin kemarin dan telah siap untuk dipekerjakan di lapangan. mereka nantinya akan membangun banyak fasilitas tambahan dan terlibat dalam pembukaan lahan dan perluasan wilayah. aku juga sudah membuat kontrak dengan para pedagang kayu, batu, dan ahli besi untuk menjual komoditas mereka pada kami. yah, aku rasa perputaran ekonomi akan berjalan dan uang akan mengalir dan bersirkulasi."
__ADS_1
dan aku melaporkan beberapa hal lain yang perlu aku laporkan pada putri. yeah, sebenarnya pembangunan wilayah Adonia bukan tanpa masalah. banyak sekali pedagang picik dan para pemburu rente yang berniat untuk mengganggu hal ini. wajar sih, kepentingan mereka terganggu dengan pembangunan ini.
Setelah laporanku selesai, aku membantu tuan putri untuk membuat beberapa dokumen yang akan diserahkan pada Kementerian dalam negeri. nah, bajingan seperti mereka berusaha menemukan celah dalam proyek ini dan mengambil untung dari celah itu. ya ampun, sepertinya aku harus cepat-cepat membasmi para belatung itu ya?
"Hei Issac, akhir-akhir ini, aku merasakan pergerakan yang aneh dari kuil." aku yang sedang menulis di selembar kertas menghentikan tanganku. aneh? apa maksudnya itu?
"ya, sekitar dua minggu yang lalu, saat aku sedang berada di kuil untuk berdoa, beberapa pendeta dan seorang Bishop mendatangiku. mereka bertanya padaku soal dirimu. tentang bagaimana sifatmu, kegiatan yang kau lakukan bersamaku, bahkan juga bertanya tentang kekuatan sihirmu. tentu saja aku tidak menjawab dengan jujur karena sangat terganggu dengan itu.
juga, tidak hanya aku, orang-orang yang dekat denganmu atau pernah melakukan kontak dan interaksi denganmu tidak lolos dari pertanyaan itu. hei Issac, apakah kau melakukan sesuatu yang buruk pada kuil?"
hei Lia, jangan membuatku terdengar seperti biang kerok dari banyak masalah. aku cinta damai dan tidak suka menimbulkan masalah tahu? tapi ini benar-benar aneh, aku tidak melakukan apapun pada kuil. yah, memang sih aku jarang kesana tetapi hal seperti itu sama sekali tida mengganggu mereka kan?
ah begitu ya! aku baru ingat kalau pada saat ujian, indikator penilaian kapasitas manaku menunjukkan warna hitam, yang biasa di asosiasi kan dengan dewa jahat. sepertinya mereka mencurigai ku ya. kecurigaan mereka memang benar tapi mereka tidak memiliki cukup bukti. hmmm itulah kenapa mereka tidak hanya memata-matai mansion keluargaku tetapi juga berusaha mendapatkan informasi dari yang lain.
cih, hal merepotkan seperti ini! kenapa sih selalu saja membebaniku dengan sesuatu yang seperti ini? aku hanya merespon pertanyaan Lia dengan gelengan dan melanjutkan pekerjaanku.
itu sudah sore ketika aku selesai mengerjakan dokumen yang diperlukan Lia. aku memakai lagi almamaterku dan beranjak keluar. tetapi Lia memegang tanganku..
"maukah kau malam ini makan bersamaku?" aku ingin sih Lia, tetapi aku sudah berjanji dengan tiga kekasihku jadi maaf, aku tidak bisa untuk malam ini.
aku mengatakannya itu dan Lia paham. aku menangkap sedikit kemurungan tetapi aku menjanjikan kalau besok aku akan makan malam bersamanya. oke, Lia terlihat membaik jadi aku bisa menjalankan kegiatanku selanjutnya dengan tenang.
__ADS_1