
Meskipun Versailles masih dalam proses pembangunan, kota yang menjadi pusat kegiatan di wilayah Starfall ini sudah sangat ramai. Karena jalanan sudah selesai dibangun, aktifitas di dalam kota sudah sangat padat. Pasar, toko, dan berbagai kios telah diisi oleh para pedagang yang berniat menjajakan produk mereka.
Beberapa bangunan yang difungsikan sebagai rumah telah selesai dibangun dan sudah ada yang menempatinya. Mereka keluar dari rumah dan sudah beraktifitas. Sementara yang belum memiliki rumah, mereka menyewa Shelter yang terletak di pinggiran kota. Meskipun pinggiran, tempat itu rapih, bersih, dan aman.
Kota ini menjadi tempat paling ramai kedua di kerajaan setelah ibukota. Berkat manajemen pemerintahan yang baik dan efektif serta efisien, banyak orang berbondong-bondong datang ke kota ini dan mencari peruntungan. Lagipula, di tempat ini segalanya serba lengkap.
Hari ini, dinding bangunan di Versailles dan desa-desa sekitarnya dipenuhi oleh pamflet dan mural. Isinya, departemen keamanan dan pertahanan wilayah Starfall sedang mencari para pria dan wanita berusia 16 sampai 25 tahun untuk direkrut menjadi prajurit yang akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan mempertahankan wilayah Starfall dari ancaman luar.
Tentu saja ini adalah kesempatan emas! Para pemuda berdatangan ke alun-alun dan mendaftarkan diri mereka di sana. Setidaknya, departemen pertahanan dan keamanan membutuhkan 1000 sampai 1500 orang yang akan mengisi berbagai pos yang akan tersedia di layanan militer.
Tercatat, ada 2500 pemuda yang mendaftarkan diri untuk memasuki layanan militer. Sebenarnya kepala departemen dan stafnya tidak menyangka akan sebanyak ini yang mendaftar. Karena itu, mereka harus menyiapkan berbagai ujian untuk menyeleksi mereka semua.
Kelak, ini adalah pondasi utama dari kesatuan militer yang dinamakan sebagai Starfall Defense Force atau SDF
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Akademi Kekaisaran heboh! Tiga hari lagi, mereka akan kedatangan pangeran pertama yang kelak akan menjadi pewaris tahta kaisar di kekaisaran Grand Aria. Berita ini menyebar dan membuat akademi menjadi gaduh. Para guru dan pegawai yang lain sangat sibuk untuk mengurus keperluan pangeran.
Para dewan siswa juga membantu. Karena Margareth adalah bagian dari dewan siswa, bahkan wakilnya, dia ikutan sibuk untuk membantu semua persiapan ini. Wajar mereka sibuk. Selain akan menjadi pewaris tahta, sang pangeran adalah idola bagi masyarakat kekaisaran. Terutama di akademi.
Dia bukan tipikal pangeran yang hanya mengandalkan nama ayahnya lalu berbuat seenaknya di kekaisaran. Sebaliknya, dia adalah sosok yang sangat luar biasa. Dia peduli pada nasib kekaisaran dan rakyatnya lebih dari siapapun. Selain itu, dia tidak ragu untuk berbicara dengan rakyat biasa, bermain bersama anak-anak, dan melakukan berbagai kegiatan amal. Dia adalah harapan dan cahaya berbagai kekaisaran.
"Hehhh.... apakah pangeran sehebat itu? Tidak seperti apa yang terjadi di kerajaan ya. Satu-satunya Keluarga kerajaan yang bisa diandalkan adalah Li.....ah tidak, maksudku adalah yang mulia tuan putri Aurellia!"
Sambil membantu Margareth membawa barang menuju aula, Issac bertanya kepada Margareth soal pangeran. Bahkan Margareth sendiri mengakui bahwa pangeran adalah orang yang hebat. Dia jadi penasaran dengan sosok itu.
__ADS_1
"Iya. Dia adalah kebanggaan kekaisaran. Saat ini, banyak yang menganggap kekaisaran berada dalam masa kejatuhannya. Pangeran dianggap sebagai orang yang akan menolong dan memberikan tangan pada Grand Aria sebelum mereka terjatuh.
"Ah.... tunggu dulu. Apakah kamu dekat dengan Aurellia? Sepertinya kamu sangat membanggakan dirinya?"
Issac tersenyum dan mengadahkan pandangannya ke langit-langit. Wajahnya terlihat sangat bangga dan gembira.
"Begitulah. Aku mengenalnya. Sangat dekat lebih dari siapapun. Dia adalah segalanya bagiku. Aku bahkan rela kehilangan seluruh hartaku selama aku tidak kehilangan dirinya."
"Muuu....kamu berbicara seperti itu seolah-olah kamu adalah kekasihnya! Kamu sudah memiliki Lilianne! Jadi kamu sama sekali tidak boleh mengambil teman masa kecilku yang lain!"
Eh? Mereka berdua adalah teman masa kecil? Kenapa Aurellia tidak pernah membahas itu sebelumnya? Yah, mungkin saja dia ingin tetapi terlalu ragu. Mau bagaimana pun, sudah lama sekali sejak mereka tidak bertemu.
Issac dan Aurellia berjalan bersama hingga mereka sampai di aula. Tiga hari adalah waktu yang sangat mepet. Mereka semua akhirnya berusaha menyelesaikan semua perisapan untuk menyambut kedatangan sang pangeran.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Bajingan itu!! Dia berusaha untuk mendapatkan perhatian dari para rakyat jelata dan mulai mengokohkan namanya! Kita tidak bisa membiarkan hal itu terjadi!!"
Salah satu dari mereka menggebrak meja dengan geram! Tangan dan tubuhnya bergetar hebat karena kemarahan. Bahkan gelas yang ada di meja itu langsung terangkat. Untung tidak ada minuman yang tumpah.
"Tenang saja, Marquis Walden. Justru ini adalah kesempatan kita untuk menyingkirkan bocah itu. Meskipun pengamanan akan ketat, tetapi pada dasarnya itu adalah celah bagi dirinya sendiri."
Yang menenangkan kemarahan Marquis Walden adalah Duke Manstein. Mereka berdua adalah bangsawan yang orientasi besar pada militer. Mereka mendesak kaisar untuk memperkuat seluruh angkatan bersenjata Kekaisaran dan memulai proyek penyatuan benua.
Pada dasarnya, mereka adalah kelompok yang menganggap bahwa kekaisaran harus menyatukan benua agar kekaisaran dapat kembali meraih kejayaan layaknya 500 tahun yang lalu. Tentu saja kaisar menolak hal itu.
__ADS_1
Kekaisaran sendiri sedang berada di posisi yang tidak menguntungkan. Peperangan yang berkepanjangan antara Grand Aria dan menumpas pemberontakan suku-suku yang ada di pengunungan barat daya kekaisaran. Kedua konflik ini telah menguras banyak kas kekaisaran dan mengancam stabilitas kekaisaran.
Tidak seperti kerajaan Heinz, kekaisaran memiliki teritorial yang luas. Teritorial itu sebagian memang berada di dalam pemerintahan. Tetapi sebagian yang lain, terutama di sebelah barat, barat daya, dan barat laut kekaisaran dihuni oleh berbagai macam suku yang menempati wilayah kekaisaran sejak lama.
Sebenarnya selama ratusan tahun kekaisaran berdiri, tidak ada masalah dengan mereka. Kumpulan suku itu sama sekali tidak keberatan dipimpin oleh seorang kaisar sementara itu kekaisaran juga memperlakukan mereka dengan baik.
Tetapi seratus tahun yang lalu, kaisar yang memerintah zaman itu berambisi untuk menundukkan mereka sepenuhnya. Pertempuran pun pecah. Meskipun pada akhirnya kekaisaran menang, tetapi banyak korban yang jatuh dari berbagai kedua belah pihak.
Hingga kini, kumpulan suku yang kekaisaran sebut sebagai suku barbar itu tetap menjadikan kekaisaran sebagai musuh dan berusaha memberontak dan memerdekakan diri. Karena itulah pemberontakan terus berkecamuk.
Kekaisaran curiga bahwa suku barbar itu didanai oleh dua kerajaan dan satu Dukedom yang berbatasan dengan kekaisaran di sebelah barat. Grand Duchy of Radmond, Kingdom Of Dalmiro, dan Kingdom of Diedrich. Tapi sayang mereka tidak punya bukti untuk itu.
Itulah kenapa kaisar yang sekarang menolak memaksimalkan anggaran mereka untuk militer dan melakukan pendekatan yang lebih lembut kepada suku barbar. Membuka pertempuran di dua front sekaligus seperti ini adalah hal yang konyol.
Kaisar lebih memilih segera menyelesaikan peperangan dengan kekaisaran Moskov lalu mulai melakukan reformasi di kekaisaran untuk memulihkan kondisi perekonomian dan stabilitas Kekaisaran.
Maka dari itu, kaisar tidak bisa membayangkan apa jadinya jika dia menuruti keinginan fraksi Duke Manstein. Perang akan terjadi dimana-mana dan kekaisaran pasti akan kolaps.
Jadi untuk menahan gerak laju ambisi Duke Manstein, kaisar memilih anak pertamanya untuk menjadi pewaris tahta. Dialah yang akan mewarisi tekad kaisar untuk membangun kembali kekaisaran yang telah di ujung tanduk.
"Cih, entah itu kaisar ataupun pewarisnya, mereka sangat bodoh! Jika kita tidak memperkuat militer kita sekarang, kapan lagi kita bisa melakukan itu!? Ini adalah satu-satunya kesempatan kita!"
Marquis Walden mengamuk lagi. Tapi kali ini yang lain juga setuju. Begitu juga Duke Manstein. Bagi mereka, mengembalikan kejayaan kekaisaran Grand Aria dengan mempersatukan seluruh benua di bawah kepemimpinan mutlak Grand Aria adalah satu-satunya cara untuk memperkokoh kembali kekaisaran!
Dan untuk mewujudkan itu, mereka semua akan menyingkirkan batu yang akan mengandung mereka ataupun duri yang akan menghalangi jalan mereka. Meskipun itu artinya adalah membunuh pangeran pertama.
__ADS_1