
Issac sedang merapihkan barang-barangnya yang ingin ia bawa pulang. Hari ini adalah hari terakhir ia bertugas di kekaisaran. Besok, ia akan kembali menuju kerajaan. Sebagai perpisahan, Nyonya Heid mengadakan pesta makan malam di hari itu. Keberadaan Issac sudah ia anggap sangat berharga sampai-sampai ia tidak ingin Issac kembali ke kerajaan.
Issac berjanji akan sesekali mengunjungi Nyonya Heid. Mau bagaimana pun, Nyonya Heid adalah induk semang yang baik. Beliau telah banyak membantu dirinya ketika Issac mengalami kesulitan. Masakannya juga enak. Ia yakin akan merindukan hal itu.
Sementara itu untuk para kekasihnya.... Lilianne akan kembali. Begitu juga Margareth. Karena dirinya sudah lulus dari akademi dan tugas Issac juga sudah selesai, ia memutuskan untuk kembali ke kerajaan bersama kekasihnya.
Issac memberikan cincin kepada Agatha dan Angelica malam itu. Cincin yang sama dengan yang ia berikan pada Carolina. Dengan benda itu, mereka bisa mengunjungi tempat tinggal Issac di Versailles kapanpun mereka mau.
"Ketika kamu telah kembali, aku yakin akan banyak pekerjaan yang menunggumu di sana. Tapi tolong, jangan lupakan kami. Kamu adalah satu-satunya lelaki yang aku cintai, lebih dari siapapun."
Angelica memeluk Issac dengan penuh kasih sayang. Sejujurnya ia tidak ingin Issac pergi. Ataupun kalau ia pergi, ia ingin ikut kemanapun Issac pergi. Tapi ia masih memiliki tugas sebagai pewaris tunggal Mariendolf.
"Itu benar! Aku tidak akan mengampunimu Jika kau meninggalkan kita! Kalau kau benar-benar melakukan itu, aku akan mengejarmu bahkan hingga ujung neraka!"
Agatha dengan malu ingin memeluk tangan Issac. Tapi Issac langsung membawa Agatha ke dalam pelukannya. Mungkin kalimat Agatha terdengar kasar. Tetapi itu adalah bentuk ketegasannya bahwa ia tidak akan pernah melepaskan Issac bahkan jika hal buruk terjadi.
Sementara itu Carolina juga memeluk Issac walaupun ia tidak mengatakan apapun seperti kedua sahabatnya. Lagipula Issac memberikan ia tugas di kekaisaran sebagai kepala cabang La-Sa guild. Dan Issac yakin sebagai bentuk kasih sayang Carolina, ia akan melakukan tugasnya sebaik mungkin.
"Kalau begitu, lakukan sesuka kalian malam ini. Ayo kita pergi, Lili."
"Oke kak Margareth! Kalian semua, jangan lupa bersenang-senang oke!"
Margareth dan Lilianne tersenyum kepada mereka. Yah, malam ini adalah momen khusus untuk ketiga sahabat dan kekasihnya. Setelah itu, dari kamar Issac, erangan dan teriakan kegembiraan terdengar memenuhi kamarnya.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pagi harinya, ketika ketiga kekasihnya sedang tertidur, Issac berteleportasi ke istana kekaisaran. Ada satu gadis lagi yang harus ia kunjungi. Tentu saja itu adalah Chris.
Ia berteleportasi di ruangan Chris. Begitu Chris tahu kalau Issac telah datang, ia langsung berlari dan memeluk Issac lalu menciumnya dengan panas. Mungkin kalau gadis fujoshi melihat ini, mereka akan mimisan karena menyangka seorang lelaki ikemen mencium ikemen yang lain.
Tapi percayalah, Chris adalah wanita yang sehat. Bahkan kali ini, wajahnya yang biasa tegas dan maskulin telah berubah menjadi wajah seorang gadis yang feminim dan lembut. Matanya yang selalu mencerminkan sikap seorang ksatria dan pangeran, kini menjadi mata seperti seekor puppy kecil yang akan ditinggal oleh tuannya.
"Hei Issac. Kau tahu? Aku akan sangat sangat kesepian tanpamu. Kita telah berteman sejak lama dan akhirnya bisa menjadi kekasih dari pria yang hebat. Aku akan sangat merindukanmu."
Kali ini Chris mencium Issac lagi. Itu adalah ciuman sederhana antar bibir saja. Tapi itu membuat hati mereka berdua hangat.
"Karena itu sebenarnya aku ingin.....anakmu. aku ingin mengandung anakmu dan melahirkannya. Lalu menggendongnya dan membesarkannya."
"Jangan buru-buru, Chris. Aku belum siap menjadi seorang ayah. Aku yakin kau juga tidak ingin anak kita menjadi target ancaman para musuh, kan? Karena itu, tunggulah sebentar lagi. Ketika saatnya tiba, tangisa anak kita akan menjadi lagu yang memenuhi istana kita."
Issac mendorong Chris ke tempat tidur. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Chris dan membisikkan sesuatu.
"Tapi kalau praktik untuk membuat bayi...kita bisa melakukan itu kapanpun kita mau, kan?"
Lalu Issac menggigit telinga Chris hingga tubuh gadis itu mengejang. Dia *******.
Sebagai bentuk perpisahan sementara, Issac memberikan semua yang bisa ia keluarkan hari itu. Menghamili Chris ya? Mungkin bukan hal yang buruk. Aku juga ingin anak dari yang lainnya. Itulah pikiran Issac ketika Chris mengerang dan menggoyangkannya pinggulnya.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sore harinya, semua kekasih Issac telah berkumpul. Termasuk Chris. Di jari manisnya juga terpasang cincin seperti yang lainnya pakai. Awalnya kekasih Issac menganggap kalau ini adalah perpisahan seorang teman. Tapi itu semua hancur ketika Chris mencium bibirnya.
Yah mereka baru tahu kalau ternyata Chris adalah seorang gadis, kan? Itu membuat kekasih yang lain kesal dan segera memukuli Issac. Mereka sih tidak menyalahkan Chris. Tetapi mereka menghukum Issac karena takut ia akan menanamkan benihnya pada wanita lain jika tidak ada yang mengawasinya!
"Hahaha maaf deh. Aku tidak mengatakan dari awal. Tapi tenang saja. Aku hanya memberikan benihku kepada wanita terbaik, kok. Jadi tidak perlu khawa....Bughhh!!"
"Bukan itu masalahnya! La-lagian, bi-bisanya kamu mengatakan sesuatu semesum itu dihadapan kita semua!"
Margareth dengan wajah memerah menendang junior Issac. Yah, dia masih laki-laki. Entah kenapa tendangan dari kekasihnya terasa menyakitkan.
"Baiklah kalian semua. Kalian bisa mengunjungi kita kapanpun kalian mau kok! Tetap hati-hati selama di kekaisaran oke? Sampai jumpa semuanya!"
Ketika mereka sudah masuk ke kereta kuda milik Issac, Lilianne melambaikan tangannya Kepada yang lain. Sekarang, saatnya ia kembali ke kerajaan dan menyelesaikan semuanya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yah, akhirnya Arc di kekaisaran selesai juga. Terimakasih atas dukungan kalian sejauh ini. Begitu Issac sampai di kerajaan, kekaisaran akan memulai perang saudaranya (sedikit spoiler). Selamat menikmati oke!
Juga Author akan membuat projek baru. Latarnya sama tentang kerajaan tapi Author memutuskan untuk membawa tema balas dendam kali ini.
Tapi karena Author ga suka orang yang balas dendam dengan bunuh-bunuhan, mungkin author akan membuat cerita ini dengan gaya yang sedikit berbeda walaupun bunuh-bunuhan akan tetap ada.
__ADS_1
Proyek ini mungkin akan dimulai besok atau lusa. Entah seru atau engga, author serahkan ke penilaian Readers sekalian. Terimakasih!