Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Persiapan


__ADS_3

Issac sudah berkumpul di salah satu ruang pertemuan yang ada di mansion besarnya. Pertemuan itu dihadiri oleh sekitar 20 orang. Diantara mereka yang hadir adalah Charles Hill, seorang pria berusia akhir 30-an yang menjadi pemimpin SDF.


Meskipun usianya belum terlalu tua, ia telah bertualang ke penjuru Lantos dan terjun dalam berbagai peperangan. Pengalamannya dalam memimpin dan bertempur tidak perlu diragukan lagi.


Lalu ada David. Karena dia adalah rakyat biasa, ia tidak memiliki nama keluarga. Tetapi Issac memberikan nama Willard di belakang namanya. Bisa dibilang, dia tidak memiliki bakat untuk menjadi petani.


Fisiknya lemah dan ia sendiri cukup sering sakit-sakitan. Tetapi pengetahuannya dalam hal-hal yang berkaitan dengan pertanian tidak tertandingi. Ia paham betul siklus panen, hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman dan cara mengatasinya, selain itu, ia tahu betul bagaimana kualitas biji-bijian yang berkualitas baik maupun buruk.


Itulah kenapa Issac mengangkatnya menjadi kepala departemen pertanian begitu mengetahui bakatnya yang luar biasa. Berkat David, pertanian di seluruh wilayah Starfall mengalami kemajuan pesat.


Lalu, ada kepala polisi rahasia yang menjaga keamanan wilayah Starfall dari balik bayangan, namanya Hokuto. Tentu bukan nama asli tapi ia seringkali menggunakan nama itu dalam kegiatan sehari-harinya.


Tidak banyak yang tahu mengenai identitas dirinya. Yang orang tahu ia hanyalah seorang penjaga di sebuah bar yang biasanya dikunjungi oleh para petualang sehabis mereka menjalankan misi dari guild. Tentu saja, ia adalah agen VIESTA.


Sisanya ada Kepala departemen keuangan, Richard Rossberg, pelajar Heinz yang telah lulus dari akademi kekaisaran dan anak ketiga dari Earl Rossberg yang merupakan sekutu Duke Balzaac. Rossberg memang bukan bangsawan ksatria tetapi gengsi mereka terletak di otot yang mereka miliki. Karena Richard jauh dari kesan itu, dia ditelantarkan dan dibuang ke kekaisaran.


Untung bakatnya dalam mengelola keuangan sangat luar biasa. Itulah kenapa Issac memberikan kursi departemen keuangan padanya. Ia orang yang ketat dan jujur. Benar-benar cocok untuk menjadi semacam bendahara.

__ADS_1


Sisanya, ada kepala departemen pertahanan dan keamanam yang bernama Olive. Kemampuan dalam mengelola pasukan miliknya sangat bisa diandalkan meskipun dia tidak bisa bertempur karena fisiknya yang kurang bagus. Tapi itu tidak masalah.


Yang lainnya, mereka semua adalah staf ahli yang dibawa oleh masing-masing kepala departemen untuk membantu mereka. Pertemuan ini mungkin tidak tepat jika dikatakan sebagai dewan perang. Anggap saja ini adalah rapat yang akan membahas tentang perang.


Semuanya sepakat bahwa perang harus segera diselesaikan secepatnya atau implikasi berbahaya akan segera menimpa Versailles.


"Departemen pertanian sanggup untuk menyediakan persediaan bagi tentara yang akan berangkat perang nantinya. Meskipun bukan makanan dan minuman dengan kualitas terbaik, tapi setidaknya, itu cukup untuk menaikkan moral pasukan."


Panen musim gugur dan semi tahun lalu mengalami surplus besar-besaran. Itu semua lebih dari cukup untuk menjadi cadangan makanan bagi para tentara.


"Tenang saja, departemen pertahanan telah menyiapkan peralatan perang dan penunjangnya untuk para prajurit. Tentu saja, mereka semua berkualitas baik dan siap untuk digunakan."


"Yang menjadi masalah adalah fakta bahwa tentara kita belum memiliki pengalaman dalam peperangan yang nyata. Kemampuan mereka memang tidak bisa diremehkan, tetapi tanpa pengalaman yang nyata, mental mereka akan jatuh begitu melihat darah dan mayat yang bergelimpangan."


Itulah yang dikatakan Charles. Memang benar bahwa waktu itu pasukannya menaklukkan tiga wilayah, tetapi itu adalah pertempuran tanpa pertumpahan darah karena penguasa wilayah yang bersangkutan langsung menyerah.


Tapi kali ini akan berbeda. Pertempuran ini adalah pertumpahan darah yang sesungguhnya. Tidak akan ada ampun bagi mereka yang diam dan berlutut.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menyelasaikan masalah ini nanti. Selanjutnya, aku ingin mendengar sesuatu darimu, Hakuto."


"Baiklah tuan. Secara umum, keamanan di kota tidak ada masalah karena para Ksatria dengan rutin melakukan patroli dan inspeksi. Atau setidaknya itulah yang terlihat. Tapi sebenarnya, aktifitas spionase dari masing-masing fraksi telah meningkat akhir-akhir ini.


"Itu semua terjadi terutama ketika kita mengumumkan netralitas kita. Mereka berusaha mencari celah yang kita miliki untuk menjadikan itu kartu AS agar mereka bisa mengintimidasi kita dan memaksa kita untuk bergabung dengan salah satu dari mereka.


"Tentu saja saya telah mengatasi mereka. Tetapi orang-orang itu mengirimkan lebih banyak lagi agen mereka ke wilayah kita. Itulah kenapa, mungkin saja ada sudut buta di wilayah ini yang menjadi tempat bagi mereka."


Issac mengangguk dan meminta Hokito untuk menyebarkan informasi palsu lewat informan yang akan ia tunjuk nanti. Sesuatu seperti ini lebih efektif daripada membunuh goreng kecil seperti mereka.


"Tuan, maaf memotong. Saya rasa kita tidak bisa terus memperpanjang perang ini. Katakanlah jika kita memulai kampanye militer kita musim semi nanti, maka batas kita adalah akhir musim gugur atau awal musim dingin. Lebih dari itu, keuangan Starfall akan terbebani.


"Tentu saya bisa mengaturnya jika itu terjadi. Tapi alangkah baiknya jika kita bisa menyelasaikan ini semua dengan tenggat waktu yang saya berikan tadi."


Issac juga setuju dengan itu. Ia tidak berniat untuk mengulur waktu lagi. Begitu persiapan selesai, ia akan langsung berangkat ke Medan perang bersama Aurellia.


Setelah membahas beberapa keterangan lagi, akhirnya pertemuan selesai. Awal musim semi, ia akan melancarkan kampanye militernya.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Lagi malas update eui. Kehabisan insipirasi. Mungkin besok tidak akan update dulu. Sekalian mencari inspirasi.


__ADS_2