Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar

Shadow King Chronicles: Membangun Kerajaan Dari Balik Layar
Lapisan Terbawah Alam Neraka (Part 2)


__ADS_3

Ini adalah Chapter terakhir perjalanan Issac di alam neraka. selamat menikmati.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Issac tidak lagi peduli tentang Apapun. yang dia lakukan hanyalah mencari berbagai cara untuk kembali ke tempat tinggalnya. bahkan jika ada dewa yang turun ke dunia ini sekalipun, dia akan membunuhnya jika itu artinya dia bisa pulang ke rumah.


menggunakan sihir teleportasi pada dasarnya lebih sulit daripada menggunakan sihir strategis yang tadi dia gunakan. apalagi jika teleportasi itu menyangkut dua dimensi yang berbeda. selain membutuhkan kuantitas mana yang sangat besar, si pengguna juga harus memiliki kendali yang sangat baik atas sihir yang dia gunakan.


selain mana yang banyak dan dan kendali atas sihir, pengguna sihir teleportasi juga harus memiliki pikiran yang jernih. pada dasarnya ketiga hal itu adalah pondasi dari sihir teleportasi. Mana yang Issac miliki tidak terbatas dan kemampuan untuk mengendalikan sihirnya sangat baik. tetapi yang kurang dari dirinya adalah kejernihan dalam berpikir.


saking lamanya tinggal di dunia yang busuk ini, pikiran dia melayang kemana-mana. yang dia lakukan hanyalah bertemu dengan monster yang tidak masuk akal dan membunuh mereka. dia juga sama sekali tidak memikirkan penampilannya lagi. dia tidak lagi merasa lapar atau haus. begitu juga dengan mengantuk dan rasa sakit.


tapi anehnya, ada satu hal lain yang masih terpatri di dalam dirinya. di dunia tempat ia harus kembali, masih ada orang yang menunggu kedatangannya. meskipun dia tidak mengenal nama mereka, tapi hal itu masih selalu terpikirkan olehnya.


Issac terus berlari, berlari, dan berlari! dia tidak pernah menoleh ke belakang. ketika ada sesuatu yang menghalangi jalannya, dia akan langsung menebas mereka. tidak peduli berapa kali dia tersandung dan jatuh, dia akan terus bangkit. dan, tidak peduli seberapa kuat musuh yang ia lawan, dia pasti akan bertarung melawannya.


Issac kebetulan bertemu dengan sebuah perkampungan, tidak, lebih tepatnya perkotaan high goblin saat dia berlari mengikuti instingnya. nalurinya mengatakan kalau lebih baik tidak perlu berurusan dengan mereka karena sikap mereka yang saling bermusuhan kepada makhluk asing.


sayang. sebelum Issac berhasil mencari jalan lain, para high goblin itu telah menyadari keberadaannya. mereka langsung mengeluarkan aura permusuhan yang luar biasa. berbicara dengan bahasa yang Issac tidak mengerti, mereka langsung mengeluarkan senjata mereka dan menyerbu Issac bersamaan.

__ADS_1


High goblin adalah spesies goblin yang memiliki kecerdasan sama dengan manusia. atau bahkan lebih. yang terlemah dari mereka memiliki kekuatan yang setara dengan seratus ekor king goblin di dunia Issac cukup untuk menghancurkan sebuah kota besar kurang dari satu malam. jangan tanya dengan yang terkuat. bahkan jika Kekaisaran dan kerajaan beraliansi dan mengerahkan semua prajurit yang mereka miliki, High goblin ini akan tetap menang.


"Merepotkan! Kalian semua merepotkan! Jangan menghalangi jalanku! Minggir!!"


Issac sama seperti mereka. tanpa ampun maju menyerang mereka dengan keunggulan jumlah mutlak berada di pihak mereka. hasilnya tidak terjadi apa-apa...kecuali pembantaian. meskipun jumlah para goblin lebih banyak, Issac tetap menyapu bersih mereka.


Issac hanya sekilas mencabut katana miliknya dari sarungnya. bahkan tidak sepenuhnya tercabut. tapi itu lebih dari cukup. begitu dia melewati seratus goblin pertama, tubuh mereka langsung tercincang seperti sepotong daging yang masuk ke penggilingan.


sebenarnya teknik dan kekuatan fisik para High Goblin sangat luar biasa. gerakan mereka sangat cepat. bahkan jika seseorang menggunakan mata sihir untuk melihat gerakan mereka, mata sihir itu tidak akan bisa menangkap gerakan apapun.


"Teknik Dewa Kematian, jurus kedua: Jaring Neraka!"


beberapa goblin ada yang berhasil mendekati dirinya dan berusaha untuk menusuk ataupun menebas Issac. sayangnya bagi mereka, Issac sama sekali tidak membiarkan dirinya lengah. begitu Issac menangkis serangan pedangnya, dia meraih leher High Goblin itu dan melemparkannya ke rekan mereka yang ada di belakang Issac


mereka tanpa ampun langsung membelah tubuh rekannya karena menghalangi pemandangan mereka. Issac telah raib dari pandangannya. kemana dia pergi? tapi sebelum pertanyaan itu terjawab, kepala mereka telah jatuh ke tanah terlebih dahulu. disusul oleh tubuh mereka.


dengan begini tidak ada lagi High Goblin disini. Issac memasukkan seluruh senjata yang tadinya di pegang oleh para High Goblin itu ke dalam sihir spasialnya. begitu juga dengan benda lainnya yang terjatuh dari mereka.


sebelum Issac sampai ke tempat tujuannya, dia dihadang oleh gerombolan High Orc dan High Ogre. mereka menggunakan Armor berwarna keemasan dan keperakan yang indah. senjata mereka juga.

__ADS_1


tapi karena dia tidak memiliki minat untuk bermain-main, Issac dengan beringas membakar bagian dalam tubuh mereka yang tidak dilapisi armor dengan api hitam. Hasilnya mereka terpanggang hidup-hidup dan Issac mengambil semua Armor dan senjata yang tadinya dipakai oleh para High Orc dan High Ogre.


setelah entah berapa lama dia berlari, sebuah gunung tinggi dan puncak yang menjulang ke langit. menurut instingnya, inilah salah satu jalan yang harus dia tempuh jika ingin kembali. Issac tidak ragu. menggunakan sihirnya, dia terbang menuju puncak gunung.


tidak disangka, yang dia dapatkan bukanlah sebuah sambutan yang hangat, tapi sebuah api panas yang tiba-tiba tersembur dari awan. ternyata, seekor Hydra yang memiliki delapan ekor kepala dan berwarna hitam pekat. Hydra ini benar-benar lebih kuat daripada semua monster yang dia lawan.


Issac menghirup nafasnya dalam-dalam. sudah diputuskan, dia akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengalahkan monster paling gila ini. Issac mengalirkan seluruh mana ke dalam katana miliknya. sebuah inti ada di dalam monster ini dan itu adalah titik lemahnya. dengan sekali tebas, Issac berhasil mengalahkannya.


dia menyimpan mayat monster besar ini di sihir spasialnya dan berjalan ke dalam goa yang daritadi tertutupi oleh monster itu. ternyata di dalam goa itu ada sebuah air terjun yang besar dan deras. dia tidak tahu harus apa. tapi akhirnya, dia duduk dibawah air terjun itu dan mengambil posisi bersemedi.


tidak ada yang terjadi. dia tidak mendapatkan pencerahan atau apapun. tapi saat dia membuka matanya dan melihat air sungai yang jernih, dia mendapatkan cerminan dirinya. berantakan dan sangat jelek! tapi dari situ, akhirnya dia mendapatkan kesadaran dirinya kembali.


Dia ingat siapa dirinya, darimana dia berasal, untuk apa tujuannya kesini, dan orang-orang yang telah menunggunya untuk kembali! Issac segera membersihkan dirinya menggunakan sihir restorasi. penampilannya kembali seperti semula dan pikirannya telah jernih. dia mulai merapalkan mantra portal antar dimensi.


dengan langkah yang mantap, dia akhirnya kembali ke dunia tempat dimana seharusnya dia tinggal. dan tempat yang Issac tuju adalah mansion nyonya Heid. Issac menghela nafas lega. tapi dia segera melihat arlojinya. dia telah meninggalkan mansion ini selama tiga jam! jika satu menit sama dengan seratus tahun. itu berarti....


Ah sial! memikirkan hal seperti itu tidak ada gunanya. perlahan kepala mulai Issac terasa pusing. mungkin karena perbedaan waktu yang sangat ekstrem dan dia mengalami jet lag. dia tidak merasa lapar atau apapun. tapi....


Issac memegang junior miliknya. dia harus melakukan sesuatu tentang ini!

__ADS_1


__ADS_2