
Yuda yang sangat penasaran dengan apa dan siapa Sintia pun kembali menanyakan pertanyaan nya lagi.
"Apa kau mengenal mereka?" Kali ini Bima dia bagaimana dia mengatakan nya apakah Yuda akan marah dan langsung memecatnya jika Yuda sampai mengetahui jika Sintia dan ayah nya itu adalah keluarga tirinya.
"Apakah jika saya jujur, bos akan memecat ku!" Yuda malah bingung sendiri kenapa dia memecat Bima memangnya apa hubungan mereka sampai Yuda berpikir jika Bima jujur dia memecat tangan kanan nya sendiri.
"Kenapa aku harus memecat mu, katakana lah apa yang membuat mu ragu untuk mengatakannya padaku?" Bima hanya diam saja bagaimana mungkin dia mengatakan hal yang sebenarnya jika yang sebenarnya Bima adalah saudara tiri dari Sintia.
"Apa bos akan memecat saya?" Yuda masih menjawab dengan jawaban yang sama, tidak akan memecat Bima apapun yang terjadi.
__ADS_1
"Tidak, itu tidak akan pernah terjadi, jadi sekarang katakan apa yang kau ketahui sebelumnya?" Bima malah mengalihkan pandangan dan beranjak beberapa meter dari Bos nya.
"Mungkin jika saya mengatakan hal yang sebenarnya mungkin Bos akan marah pada saya, karena saya sebenarnya adalah orang yang seharusnya bos hajar dari dulu." Yuda semakin tidak mengerti kenapa dia harus menghajar Bima orang kepercayaan nya sendiri.
"Tunggu.. " dengan ekspresi yang aneh Yuda semakin penasaran apa yang sebenarnya ingin Bima katakan padanya.
"Apa yang ingin kau katakan, aku tidak akan memecat mu, karena kau adalah orang yang paling aku percaya, memangnya apa hubungan mu dengan Sintia dan Ruslan apa mungkin kau saudaranya?" tanya Yuda ingin tau.
Yuda malah tersenyum sebenarnya dia juga sudah tau dari dulu lewat mata-matanya.
__ADS_1
Bima Aswaja Argantara adalah putra bungsu dari dua bersaudara. Kakak nya sudah lama meninggal karena kecelakaan mobil bersama dengan ibunya . Sedangkan ayahnya menikah dengan wanita yang sangat cantik sejak saat itulah kehidupan Bima menjadi kacau di bahkan di buang di jalan.
"Iya aku tau akan hal itu, lalu kenapa aku harus marah padamu? Yang salah itu bukan dirimu tapi mereka, jadi kau tidak perlu merasa bersalah padaku," terang Yuda tersenyum dan menepuk pundak Bima.
"Sebenarnya aku sudah tau dari lama jika kamu itu adalah saudara tiri dari Sintia, jangan menyalahkan dirimu karena kau tidak ada hubungannya dengan mereka. Sekarang kamu bisa tenang karena apa? Aku sudah memenjarakan mereka dan kau tau siapa yang dengan tega membunuh orang tuamu?" Bima membulat kan mata apa mungkin Yuda curiga jika ini juga berhubungan dengan saudara tirinya itu? Memang sudah lama ia mencurigai mereka namun karena tidak ada bukti jadi dia hanya bisa pasrah saja.
"Saya sudah pasrah bos, sebenarnya saya juga ingin tahu siapa yang tega melakukan itu pada kedua orang tuaku, tapi... Saya tidak mempunyai satu barang bukti pun jadi..." Bima memandang wajah Yuda.
"Aku tau Bim, Aku sangat tau apa yang kau rasakan, orang yang telah membuat kedua orang tuamu meninggal akan mendapatkan hukuman atas perbuatan nya jadi kau tidak perlu cemas akan hal itu." Bima hanya tersenyum yang berlalu biarkan lah berlalu walau dalam hatinya masih merasakan sakit yang teramat sangat karena kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu dekat.
__ADS_1
Maaf baru sempat up karena susah sinyal..
Makasih yang sudah mampir dan selamat membaca semua🥰🥰