Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Tuan Tuan


__ADS_3

Fifi sudah tidak bisa bergerak lagi suaminya sangat lah membuat dirinya kesakitan, bahkan dia tidak melepaskan apa yang menjadi ke ingin dari istrinya.


Setelah itu Yusuf meninggal kan dirinya sendirian. Fifi begitu ingin mendengus kesal tapi setidaknya dia terpuaskan.


Inilah yang dia harapkan tapi juga tidak sekejam ini. Apakah Yusuf sengaja melakukan hal ini agar dia tidak bisa keluar dari motel.


Yusuf keluar dari motel pikiran nya berkecamuk dia harus menemukan istrinya secepatnya, tidak ada kabar dari Jery.


Apakah menemukan istrinya sangat amat sulit seperti ini, seharusnya dia tidak meninggal kan istrinya sekarang dia kehilangan sosok wanita yang menjadi penyemangat dalama hidup nya.


Di tempat lain Faam sangat sibuk begitupun Fiani, nih ketiga anaknya.


"Tuan... " Ana mengejutkan Faam yang tengah menatap Dilan.

__ADS_1


"Apa yang sedang tuan pikir kan?" Faam membalikkan badan nya dia tengah memikirkan jika nanti orang tua ataupun kerabat dilan datang menemuinya apa yang akan dia lakukan, dia tidak bisa berpisah dengan Dilan.


"Tidak....aku hanya memikirkan anak angkat ku, apa mungkin nanti saat dia besar dia akan di ambil oleh keluarga nya, aku hanya takut jika dia diambil. " Ana tersenyum.


"Tidak akan ada yang memisahkan tuan dengan putra tuan sendiri percayalah... " Ana mencoba untuk. menghibur.


"Ana.... " Fiani memanggil Ana memberi kan Fania ke dalam gendong nya.


"Nona mau kemana?" Tanya Ana yang tidak di indahkan oleh Fiani.


"Baik biak saja tuan, dan sebentar lagi kami berdua akan melangsungkan pernikahan. Keluarga ku pun sudah mempersiapkan semuanya, calon ibu mertua sudah tidak sabar memiliki momongan." Faam tersenyum untung lah keluarga Yuda menerima Ana dengan baik.


"Si tukang tidur, tidur mulu kerjaan nya, setelah kenyang tidur, dasar Danil." Ana tersenyum ya bagaimana namanya juga bayi sering sekali tidur, suka tidur jarang rewel.

__ADS_1


Nangis saja tidak, tidak seperti kedua saudara nya yang ketika lapar mereka akan menangis keras.


Danil memang sangat berbeda dengan adik dan kakaknya. Dia lebih suka tidur dan tidur nih anak kadang ya ngeselin juga kok.


"Tuan, ini baru kecil nanti coba tuan bayangkan jika Danil, Fania dan Dilan sudah besar tuh ngabisin uangnya tuan sekali jajan pasti tuan akan melongo karena mereka bertiga."


"Dasar kamu, aku akan memberikan segalanya untuk mereka tapi di bandingkan dengan kedua Saudara nya Danil ini tipe orang yang santai saja pasti nanti saat kedua saudara nya heboh dia malah diam saja."


"Lalu jika berbalik bagaimana? Belum tentu anak yang kecilnya pendiam dia akan jadi diam bisa saja nanti dia paling usil diantara kedua saudara nya."


"Kau ini... "


"Hehe fakta itu tuan bagaimana lagi."

__ADS_1


"Iya, tapi enaknya bagaimana ya, apakah ketiga anak ku akan ku... " Ana ketawa sendiri nih dasar Faam anaknya saja masih bayi dia sudah memikirkan tentang Sekolah nya haduh coba suruh ngajarin buat PR pasti lah ko duluan.


"Tuan ini tuh anak tuan masih kecil tahu, lebih baik tuan memikirkan seseorang saja. " Faam terkekeh maksud nya seseorang siapa?


__ADS_2