Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Seseorang?????


__ADS_3

Di tempat lain seorang wanita tak lain adalah Fifi tengah memegang ponsel nya, dari tatapan matanya sudah bisa di pastikan jika dia sedang sangat amat kesal bagaimana tidak, beberapa tahun ini kekasih nya menghilang entah kemana, sekali pun dia sudah sangat lemah mencari pacar nya itu tidak di temukan dimana pun layaknya sudah bisa di pasti kan jika dia ini memang sengaja kabur darinya.


Memang nya apa kesalahan nya sehingga kekasih nya pergi meninggalkan dirinya.


"Fifi kenapa ada apa dengan dirimu?" Tanya Dara yang sedari tadi memperhatikan menyatunya yang seperti nya moodnya kali ini tidak bagus.


Apa jangan jangan ini masih berhubungan dengan anaknya yang tidak ingin kembali itu, atau ada hal lain yang menganggu pikiran nya?


"Mama... Tidak ma... " Jawab nya dengan ekspresi wajah yang sangat di buat buat.


Dara meminta Fifi untuk duduk dan mengatakan apa yang tengah terjadi, apa mungkin ini juga gara gara Yusuf yang sudah bertahun tahun tidak pulang, Dara pun sempat menyusul anak nya dan meminta anaknya untuk pulang, namun Dara tidak berhasil menemukan anak nya seakan memang anaknya sengaja melarikan diri darinya.


"Katakan apakah ini ada hubungannya dengan Yusuf?" Fifi hanya diam mendengar pertanyaan itu, sebenarnya tidak ini tidak ada kaitan nya dengan suaminya melainkan dia hanya ingin tahu kabar dari pacar nya yang membawa pergi putri nya bersamanya.

__ADS_1


Fifi tidak menjawab.


Dara memegang tangan Fifi memang sejatinya yang salah adah Yusuf mensia-siakan Fifi hanya demi mencari putra kandungnya itu.


Apalagi mungkin wanita itu dan Putra nya juga sudah ikutan mati kok, buat apa harus di cari sampai segitu nya.


"Apa ini gara gara Yusuf yang lebih memilih mencari putra nya dari pada tinggal bersama. dengan kita?" Fifi tidak menjawab sama sekali.


"Tidak ma, bukan itu... Sebenarnya Fifi hanya memikirkan anak Fifi saja, kasihan dirinya sudah lama tidak bertemu dengan ayah kandungnya. " Dara tahu akan hal itu Leo juga pasti terus menerus bertanya kan apalagi Leo sekarang sudah menginjak dewasa dan ayahnya juga tidak kunjung pulang.


"Tidak ma, Fifi tidak ingin sampai nantinya Leo membenci ayahnya. " Dara sangat tahu juga akan hal itu.


"Mama.... " seorang pria jangkung pun segera ikut bergabung bersama dengan kedua wanita itu.

__ADS_1


"Kenapa nenek dan mama memperhatikan diriku seperti itu memang nya ada yang salah kah?" Dara hanya tersenyum begitu juga dengan Fifi yang tersenyum juga.


"Tidak nak, tidak ada yang salah dengan diri mu kok, tapi kenapa kamu jam segini sudah sampai di rumah?" Leo malah bingung seharusnya mama dan neneknya bersiap dong katanya ayah nya akan segera tiba kenapa semuanya hanya diam saja seakan tidak tahu.


"Mama, jangan bilang mama tidak tahu jika hari ini kan ayah kembali, " Fifi terkejut mendengar nya Yusuf kembali tumben ada apa sampai suaminya itu kembali apa jangan jangan.... "


"Mama.... Kenapa mama hanya diam saja bukan nya kita harus menyambut kedatangan ayah?" Dara tersenyum akhirnya anak nakal itu kembali setelah sekian tahun menghilang.


"Memang nya kamu mendapatkan kabar itu dari mana nak?" tanya Dara yang bertanya ada cucunya.


"Ayah... Ayah sendiri yang menelpon ku tadi katanya ayah akan pulang, jadi Leo di minta bersiap katanya ada seseorang juga yang harus Leo temui. " Mendengar penuturan dari anaknya Fifi terutama Dara tertegun siapa? Seseorang itu apa jangan jangan...


Fifi dan Dara saling beradu pandang namun mereka tidak mengatakan apa pun mereka hanya saling berkode tanpa bersuara.

__ADS_1


"Ayo... Cepat bersiap ma... " teriak Leo memang Leo ini sangat manja terhadap kedua wanita yang ada di hadapan nya ini.


__ADS_2