
"Sayang," Yusuf menegang istrinya membelai tubuhnya dengan lembut kenapa istrinya selalu memikirkan apa ucapan mertua nya.
Ibunya memang sangat keterlaluan jika membandingkan orang,
"Sudah, jangan pikir kan apa-apa lagi. Yang jelas kita sudah hidup bahagia sekarang, sudah lah jangan terlalu memikirkan ibuku, nanti kamu sakit jika kamu sakit bagaimana dengan anak kita?" Cantika tersenyum saja.
"Sudah lah, mas berangkat dulu, kamu titip apa?" Cantika menggeleng yang dia inginkan adalah bertemu dengan suaminya nanti saat dia pulang kerja itu saja tidak lebih.
"Tidak, aku tidak menginginkan apa pun, kamu pulang dengan selamat itu saja aku sudah bahagia kok." Yusuf tersenyum tapi dia tidak tega meninggalkan istrinya, entah lah firasat nya semakin tidak enak saja.
"Apa aku tidak bekerja saja, " Cantika tidak tahu kenapa dengan suaminya pagi ini.
Suaminya mendekat, Cantika duduk karena dia sudah merasa sangat capek jika harus berdiri lama.
Yusuf membelai perut istrinya, dia seakan mendapatkan firasat yang tidak enak mengenai ini.
"Ada apa dengan dirimu, apa kamu mendapat firasat yang tidak enak lagi, tidak akan terjadi apapun dengan diriku sayang. " Yusuf juga bingung yang jelas dia mempunyai firasat aneh.
"Sudah jangan terlalu memikirkan diriku, sebaiknya mas kerja saja, aku tidak apa apa kok. " Yusuf memeluk istrinya sangat erat Cantika juga melakukan hal yang sama.
"Nak jangan nakal ya, ayah pergi berangkat kerja dulu. " Cantika tersenyum dan segera mencium punggung tangan suaminya.
Suaminya sudah pergi, namun ada yang tidak enak , suaminya selalu saja ingin bersamanya padahal dia tidak apa-apa kok.
__ADS_1
Tok
Tok
Suara ketukan pintu terdengar Cantika mencoba untuk membuka pintu namun belum juga dia membuka pintu seseorang itu segera masuk, tatapan matanya sangat tajam siapa lagi jika bukan Fifi.
Cantika tahu wanita yang ada di hadapannya adalah seseorang yang di jodoh kan ibu mertuanya untuk suaminya ada apa dia sampai datang ke rumahnya.
"Fifi kau... " Fifi melihat Cantika dengan tatapan mata yang sinis seolah ia ingin berbuat sesuatu.
Plak
Tamparan keras mendarat di pipi Cantika tanpa cantika tahu apa yang telah terjadi, nih wanita ada apa sih kok main nampar orang segala? Apa kesalahan nya?
Apa yang membuat Fifi sampai datang menemui dirinya.
"Apa yang aku lakukan, kamu bilang begitu, seharusnya kamu tahu maksud dari kedatangan ku ke mari, buat apa kamu selalu mendekat dengan calon suami ku, kau itu hanyalah istri yang tidak di restui oleh ibu begitupun ayahnya seharusnya kamu sadar diri. " Cantika hanya diam saja tidak membalas apapun saat Cantika ingin pergi Fifi segera menjambak rambut Cantika sangat kuat hingga membuat Fifi kesakitan.
"Ikut, Kalian bawa dia... " Fifi memerintahkan para anak buahnya untuk menyeret Cantika padahal Cantika tengah hamil besar.
Ketika para warga melihat Cantika yang meminta tolong, para warga ingin menolong namun para warga tidak bisa berbuat apa pun mereka terlempar karena para anak buah Fifi ternyata sangat lah amat banyak tidak naya satu atau pun dua orang.
Cantika di bawa untuk ke suatu tempat yang tidak ada orang yang tahu.
__ADS_1
Fifi menyiksa cantika begitu kejam membuat Cantika akhirnya tidak sadarkan diri.
Di tempat lain Yusuf sangat amat risau pikiran nya hanya ada istri nya namun saat dirinya ingin memutar balik motor metik nya dia melihat seorang yang sedang berjalan ke arahnya, Yusuf mengenal baik orang itu dia adalah salah satu anak buah dari ibunya untuk apa dia datang menemuinya?
"Aden, bisakah aden ikut, Nyonya sakit," Yusuf diam saja pasti ini rencana dari ibunya untuk menjebak dirinya.
"Saya tidak ingin ikut dengan anda, saya sudah tahu pasti anda hanya membohongi saya dengan mengatakan ibu sakit, iya bukan. " Pria itu tidak menjawab dan membuka mobilnya tapi Yusuf menolak.
"Kali ini saja den, percaya dengan saya, saya kalo ini jujur pada aden, sudah beberapa hari ini nyonya tidak mau makan dan menginginkan aden untuk kembali, nyonya merindukan aden. " Yusuf dengan sebal nya berdecak.
"Baiklah kali ini saja. " ucap Yusuf karena hal itu karena kebodohan dirinya akhirnya dia harus kehilangan istri nya.
Yusuf membawa motor metik nya ke rumah orang tuanya, memang ibunya sangat amat menginginkan cucu karena kakek berpesan pada ibu dan dirinya jika ada cucu laki-laki maka seluruh harta milik keluarga nya akan jatuh ke tangan cucu laki-laki itu dan menjadi pewaris sah dari ke empat perusahaan besar. Yang asetnya sangat besar.
Yusuf tahu jika ibunya pasti lagi dan lagi ingin mendapatkan cucu? Tapi kenapa saat dia menikah dengan Cantika Ibu nya sangat kesal dan ingin membuat Cantika tidak betah menjadi istrinya. Dasar ibu.
Yusuf masuk saja, tapi entah mengapa penjaga malah menangkap dirinya. Dia pun terkejut karena apa ternyata sudah ada banyak orang yang ada di sana, ada apa? Apa yang terjadi, apa ibunya itu... Pikiran Yusuf kemana mana.
Yusuf di bawa ke suatu ruangan dan di dandani seakan dia ingin menikah lagi.
Ternyata benar, sial nya dia tidak bisa kabur, para penjaga memegangi dirinya dengan erat. Yusuf di bawa ke suatu tempat ibu ada di sana dan ayah dan Fifi yang sudah memakai pakaian pengantin.
Rupanya dia sudah di permainkan.
__ADS_1
Yusuf hanya bisa mengepalkan tangan nya saja. Memandang ke arah ibunya kenapa ibunya tega berbuat seperti ini dengan anak kandungnya sendiri hanya karena menginginkan warisan dari kakek.