Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Bab 58 Bersaing cinta dengan Tuan Muda


__ADS_3

Mayra melihat dan menatap Setya dan berusaha menyelami isi pikirannya,tapi sayang Setya berusaha mengalihkan tatapan mata Mayra karena Dia merasa di telanjangi.


Mayr punya ide dan melirik ke arah tangan Setya yang tidak terlindungi kemeja,karena kemeja panjang nya dia gulung sampai atas siku.


"Hai Nona kenapa anda melihat saya seperti itu?apa tidak malu sama pacar anda?bisa bisa nya melihat laki laki lain di depan pacar nya?"


"Johan...johan lihatlah selain jabatan rendah ternyata dia tidak punya harga diri"


"Hai nona walaupun kamu cantik tapi saya tidak selera dengan kasta rendah seperti mu?"Kata Setya sinis sambil melihat ke mata Mayra.


Mata itu ...


"Idih...Gr kali kau Pak setya...siapa yang memandangi Pak setya,saya kan lagi lihat angka lift yang terus naik,maklum lah pak saya kan orang udik jadi ini pengalaman pertama Saya naik lift"


"Kalau di bilang mata saya jelalatan ke arah Bapak dan menganggap Saya jatuh cinta ke Bapak,amit amit dah Pak...usia Bapak kaya ayah Saya,mendingan dengan Pak Johan usia kita paling terpaut berapa,terus Pak Johan masih perjaka tulen,sedangkan Bapak?bujang lapuk dan kosong udah ga perjaka dan hati hati penyakit Bapak sudah menggerogoti jadi mulai sekarang berhenti kebiasaan buruk Bapak"Kata Mayra sambil membisikkan di telinga Setya karena tinggi Dia dengan Setya hampir sama,dan tangannya sengaja memegang tangan Setya karena Dia melakukan gerakan yang menimbulkan getaran kecil di lift.


"Upss...maaf Pak mau jatuh...lagian nich lift katanya khusus CeO tapi kok ya bisa goyang gini"Kata Mayra sambil melepaskan pegangan tangannya.


"Kamu...."Setya marah karena kata kata Mayra benar benar mengena,dan Dia heran kenapa gadis itu tahu kalau Dia mengidap HIV yang sengaja Dia sembunyikan dari semua orang.


Ting...


Suara lift terbuka.


"Lo baru di lantai 20 kok sudah terbuka Pak Johan?"Tanya Mayra polos


Setya hanya menahan geram kemudian Dia keluar dari pintu lift.


Mayra dengan polosnya melangkah keluar dari lift mengikuti Setya,tapi tiba tiba tangan Johan menahannya.


"Lo pak Itu pintu nya sudah terbuka kenapa kita ga keluar?na..tertutup lagi kita mau kemana Pak?"Tanya Mayra Polos.


"Bawel...lihat angka baru di angka berapa?kita naik angka berapa?"kata Johan kesal karena Tulalitnya otak karyawannya.

__ADS_1


"Angka di angka 20,tadi Pak Johan bilang naik ke lantai 66,tapi kenapa tadi pak Setya keluar dari lift 20,katanya Pak Setya asistennya Tuan besar?apa Beda to pak Lantai nya.


"Ya beda Pak Erland di lantai 66 dan hanya Dia yang ada disana bersama asistennya"Kata Johan sambil meredakan sengatan di tangannya,tadi Dia sempat menyentuh pergelangan tangan itu untuk menahan keluar tapi Dia tidak menyangka ada aliran listrik waktu bersentuhan.


Apa memang lift ini rusak?tadi ada goncangan?terus gua nyentuh gadis itu kaya ada aliran listrik.Gadis ini kalau di lihat lihat memang cantik terkadang polos,terkadang resek...dan tadi Dia bilang kalau Dia tahu kalau gua masih perjaka?apa Dia gadis baik baik?mana ada gadis polos bisa tahu masih perjaka apa ga?


"Kenapa Pak kok lihat sampai segitunya?Saya cantik ya Pak?saya imut kan Pak?"Kata Mayra sambil memegang pipi nya dan memasang tampang gemas.


"Kamu...."Johan mengulurkan tangannya reflek ingin mencubit Pipi Mayra.


"Eits...Bapak apa apaan sih..Pak..mau berbuat mesum Ya?"Kata Mayra sambil menghindar dari tangan Johan.


"Maaf..."Johan salah tingkah dan menarik tangannya.


Mereka hanya terdiam dan mulai fokus di pintu lift.


Mayra memperhatikan jam tangannya,dan ada kilatan cahaya hijau yang pertanda salah satu chip sudah di aktifkan.


Dengan goncangan lift Mayra sengaja menancapkan Chip di tubuh Setya agar Dia bisa memantau pergerakan Setya.


Setiap berinteraksi dengan resepsionis itu Johan tidak bisa mengontrol jantung nya,dan perasaan itu sama waktu Dia bersama Mayra yang telah menolong Arini.


Untuk Mayra Johan berusaha melupakan perasaan itu semenjak Dia tahu kalau mayra adalah Wanita Bos nya,tapi dengan gadis ini apa Dia juga harus bersaing dengan bos nya kembali?karena Johan merasa semenjak Bos nya bertemu dengan gadis itu tingkah Bos nya sangat aneh,dan ini Dia di suruh segera memanggil gadis ini.


Apa gua harus selalu bersaing dengan Tuan Muda?


Johan mengacak rambutnya karena merasa frustasi.


Mayra melihat hanya mengernyitkan kening nya.


Orang aneh


Johan melihat ke arah Mayra.

__ADS_1


"Napa lihat lihat?"Kata Johan sinis dan berusaha menutupi kegundahan hati nya.


"La Saya punya mata Pak,jadi bisa lihat Bapak,lagian dari tadi Saya perhatikan Bapak galau banget,apa gara gara tadi perkataan Pak Setya?tenang aja Pak Saya tidak mau jatuh cinta ke Bapak,lagian saya juga tahu diri Pak,orang rendahan kok mau mengejar cinta asisten Ceo,ujung ujung nya sakit hati nanti nya"Kata Mayra.


"Kok bisa?"Tanya Johan


"Ya bisa lah...kan Bapak itu ganteng...uang banyak jadi ga mungkin kan kalau ga punya cewek,atau mungkin sudah banyak cewek cewek di sana menjadi bekas bapak,ya ibarat kata kalau cewek itu kupu kupu malam,jadi kalau untuk cowok istilah nya....apa..ya...oh..ya..kumbang kumbang malam gimana?"kata Mayra polos dan pura pura ga tahu kalau Johan bakal tersinggung.


"Kamu..."Tangan Johan ingin rasanya memukul Mayra,tapi waktu melihat matanya akhirnya menurunkan tangan nya


bisa bisa nya gua jatuh cinta dengan cewek bermulut resek itu


Tings..


Pintu lift terbuka dan mereka sampai di lantai 66,Johan keluar di ikuti Mayra.


Mayra sempat berhenti dan menarik nafas panjang,untuk menata debaran jantung nya yang sudah mulai berpacu semenjak angka lift menunjukkan angka 60.


Mayra berharap ada keajaiban datang agar tidak di pertemukan dengan Erland.


Drrt....


Ponselnya bergetar,dan Dia tahu itu nomer ponsel yang Dia pakai untuk komunikasi dengan Erland tentang pembahasan audit.


Resek lo land...ngapain lo telpon segala sih..apa Dia tahu kalau gua itu Mayra ya,Ah..untung nada sudah gua bikin getar,tapi lama lama kalau Dia telpon geli juga ni paha...


Mayra berusaha berhenti dan menunggu getar ponselnya berhenti,dan kemudian Dia mengambil ponselnya untuk mengubah nada hening.


"Ayo..Ran kenapa berhenti?jangan bermain ponsel bila menghadap Pak Bos!"Teriak Johan di depan pintu CEO


"Baik Pak ini saya cuma mengubah nada hening aja,takut waktu di ruangan CEO ponsel saya bunyi"Kata Mayra langsung men non aktifkan WA nya karena Dia tidak mau berisiko di dalam nanti Erland akan memancing menghubungi Dia.


Bismillah....

__ADS_1


Perang batin di mulai.


__ADS_2