Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Obat nyamuk beneran


__ADS_3

Faham menepikan mobilnya, dia meminta Fiani agar jangan turun dulu dari tadi Fasm menahan hasrat nya untuk tidak mencium Fiani namun kali ini hasrat nya sudah tidak bisa lagi tertahankan.


Kedua jin itu juga sudah pergi mereka sudah turun duluan.


"Sayang," Faam menatap istrinya dan membelai rambut istrinya, tidak ada seseorang di sini kecuali hanya keduanya saja.


"Ada apa? " tanya Fiani gugup rasanya jantungnya ini ingin terlepas, tatapan mata suaminya membuat dirinya serasa meleleh.


Faam mengusap lembut dagu Fiani.


Deg


Jantung Fiani berdecak cepat tak kala sebuah bibir sudah bersentuhan dengan bibirnya.


Cup


Faam memberikan ciuman dengan penuh perasaan, memainkan bibirnya. Faam tersenyum ternyata istrinya menikmati permainan yang sudah lama tidak dia mainkan bersama dengan istrinya ini...


Faam meminta Fiani untuk duduk di pangkuannya.


Fiani hanya menurut saja, ia begitu lama tidak menikmati ciuman ganas Faam.


Tangan Faam membelai lembut bibir merah Fiani.

__ADS_1


Keduanya saling pandang. Saat Fiani duduk di paha Faam ternyata ada sesuatu yang hidup tapi bukan perasaan...


Tangan nakal Faam pun membelai lembut pipi Fiani sampai akhir nya pada membuat Fiani tidak tahan lagi sentuhan Faam bagaikan magnet yang dapat membuat nya lupa.


Tangan nakal Faam sudah masuk ke pinggir gua membuat Fiani tidak tahan lagi, Ffam pun segera ******* bibir merah Fiani.


"Sayang aku sudah tidak tahan... " ucap Faam yang sudah melepaskan satu kancing baju nya.


"Baiklah ayo... " Fiani pun tersenyum.


"Mengapa kamu meminta diriku menjauh si Nur?" tanya Ahmad yang ingin tahu apa yang membuat Nur malah meninggalkan Fiani dan Faam.


Sayang uh....


Ah..


Uh..


Pelan pelan sayang....


"Suara apaan itu Nur lebih mengerikan dari pada hantu...


" Kan aku sudah bilang... lebih baik kita pergi kan berkeliling jauh lebih indah." Ahmad ngikut saja.

__ADS_1


"Lalu bagaimana cara kita melindungi Fiani?" tanya Ahmad yang bingung sendiri melindungi seorang manusia itu bagaimana? Kan dirinya itu adalah jin dan kebanyakan jin kan menganggu.


"Kamu masa tidak tahu sih, bagaimana kalau kita berdua ke rumah sakit saja tidak baik jika kita menganggu orang yang sedang mesra-mesraan.


Nur dan Ahmad pun segera menghilang dari pandangan padahal yang sebenarnya terjadi adalah.


"Aduh..... " ucap Fiani yang matanya kelilipan.


"Uh.... " Faam bingung harus bagaimana.


"Aduh sayang sakit tahu." pekik Fiani sembari mengucek matanya.


"Sini-sini biar aku tiup." ucap Faam sembari meniup mata Fiani agar mata istrinya baikan memang dasar sudah tahu di hutan kaca mobil di buka apa lagi angin di sini juga sangat kencang.


"Kamu ini sayang ku, sudah tahu di hutan, kaca mobil kamu malah kamu buka jadi kan aku kelilipan kan." Faam terkekeh.


"Maaf deh sayang maaf, aku kan tidak tahu, bagaimana sudah baikan kan matanya? Udah deh jangan ngambek, iya deh iya aku yang salah, aku minta maaf dan di sini juga ada danau loh bagaimana kalau kita naik angkasa." Fiani ngedumel sendiri.


"Tapi bawa makanan ok, baiklah kali ini aku akan memaafkan diri mu," ucap Fiani yang segera keluar dari mobil meninggalkan Faam yang masih kebingungan kan memang wanita perasaan nya itu tidak bisa di tebak.


"Sayang, di sini sangat lah indah, namun di sini malah hanya terlihat hamparan bunga yang sudah mekar. " Fiani segera berlari dia melupakan jika dia saat ini sedang berbadan tiga 😄.


"Sayang jangan lari," Teriak Faam yang segera keluar dari mobil mengejar istrinya agar tidak lari karena dia kan sedang hamil.

__ADS_1


Takutnya terjadi sesuatu pada Fiani.


__ADS_2