Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Proyek


__ADS_3

Leo hanya diam saja melihat ayahnya yang nampak lebih akrap dengan orang lain di bandingkan dengan dirinya.


"Den mari kita pulang. " Ucap L dengan mengatakan dengan nada sopan.


Leo memandang wajahnya ayah nya yang sudah berlalu meninggal kan dirinya dengan L.


"Kenapa aden hanya diam saja. " Leo hanya melihat dari kejauhan tanpa mengatakan tanpa bisa berbuat apapun.


"Tidak... " L tahu pasti aden ini sedang melihat kedekatan antara tuan dengan anak kandungnya itu tapi mau di bagaimana kan lagi? Tuan Yusuf pasti lebih memilih anak kandungnya dengan wanita pujaan hatinya di bandingkan bersama dengan anak yang sudah tahu dia bukan lah apa apa untuknya.


L membawa Leo kembali ke pada kedua nyonya yang masih menunggu.


Tidak ada sepatah katapun yang terlontar dari. mulut Leo membuat kedua wanita itu hanya bisa saling pandang sedangkan L hanya bisa mengikuti dari belakang tanpa bicara.

__ADS_1


"Bagaimana masih sok sokan inisiatif lagi?" tanya Fifi membuat Leo menggeleng. Dari dulu Leo sangat ingin di perhatikan oleh ayahnya itu namun bukan nya perhatian yang dia dapatkan melainkan hanya kekecewaan yang dia dapat.


"Kenapa ayah seperti tidak menghadap kan diriku, padahal aku sudah ada loh dan jauh jauh datang hanya untuk menyambut ayah. " Dara hanya bisa diam apa mungkin Yusuf masih tidak mengakui anak ini sebagai anak kandungnya.


"Sudah mama bilang, kamu tidak akan mendapatkan apa yang kamu mau jika kamu itu masih mencari dan mencari di mana salah satu anaknya. " Dara tidak menepis kana hal itu memang Yusuf terlalu ingin tahu jadi mensia-siakan anak nya sendiri demi mencari anak dari wanita yang bahkan tidak bisa di andalkan itu.


"Tapi ma, aku anak nya, aku ini adalah anak kandung dari ayah, kenapa ayah tega melakukan ini apa ku?" Dara yang sangat tahu alasan nya hanya diam bagaimana mungkin dia mengatakan pada cucu nya jika yang sebenarnya terjadi adalah semua ini gara gara ulah dirinya yang meminta anak ya untuk menikah dengan Fifi yang jelas jelas Yusuf masih mencintai Cantika dan bukan Fifi.


"Mama tahu nak, kamu memang anak ayah, tapi kamu juga harus tahu ayah kamu lebih sayang pada orang lain, sudah lah lebih baik kita pulang, bukan kah kamu ada urusan lain, jangan terlalu memikirkan hal yang tidak penting. " Dara segera menarik lengan cucunya untuk masuk ke dalam mobil.


Dia tidak ingin ada orang lain yang merebut kasih sayang ayahnya sendiri, ayahnya saja lebih nyaman bersama dengan orang lain di bandingkan harus bersama dengan diri nya.


"Ayah! Apa tidak keterlaluan tadi?" Yusuf tersenyum ke arah anak nya, keterlaluan apanya, apanya yang keterlaluan?

__ADS_1


Bahkan dia sudah tahu jika mungkin anak itu adalah hasil hubungan gelap Fifi dengan orang lain yang jelas dia sudah tahu siapa orangnya. Dan apa yang harus dia perjuangkan? Kan tidak ada yang jelas yang harus dia perhatikan hanyalah putranya ini dan bukan orang lain.


"Apanya, memang ayah keterlaluan dengan siapa? Leo? Sudah lah jangan terlalu memikirkan hanya, lihatlah dia bahkan bisa hidup tanpa ayah."


"Tapi dia kan juga anak kandung ayah! Mana mungkin ayah tega berbuat seperti itu dengan anak kandung ayah sendiri. " Yusuf menghembuskan napas kasar mana mungkin dia mengatakan jika dia sudah tahu semuanya, mana mungkin dia mengatakan jika Leo itu bukan lah anak kandungnya.


"Kamu tidak tahu nak, kamu tidak tahu apa yang terjadi, sudah lah bagaimana jika kita pergi menemui papa dan mama angkat mu, ayah juga ada urusan dengan mereka berdua. " Dilan tersenyum urusan kerjaan pasti ini bukan urusan yang lain, setiap pulang hanya di bahas perkejaan terus apa tidak capek bekerja terus menerus.


"Pasti hanya ingin membahas tentang proyek itu lagi kan ayah, ayah kenapa ayah ingin mengembangkan proyek itu bukan kah proyek itu hanyalah proyek lama. "


"Tentu, tapi itu peninggalan ibumu, mana tahu kamu juga berbakat seperti ibumu itu. " Dilan heran memang nya proyek apaan lagi terlalu banyak proyek membuat nih pikiran kocar kacir sampai tidak bisa mikir.


"Ayah, aku masih tidak ingin membahas tentang proyek itu. "

__ADS_1


"Kan bisa kamu kerjakan dengan Danil, " Kan pasti ayahnya akan mengatakan seperti itu tapi iya di mana ya sih danil tukang ngilang itu pasti akan ada saat dia membutuhkan bantuan.


"Yah, apa hubungannya dengan Danil coba?" Yusuf tidak mengatakan apapun dia menyuruh anak nya untuk masuk bicara dengan Dilan tidak akan ada habisnya.


__ADS_2