Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Kenyataan


__ADS_3

Yusuf tidak begitu percaya tidak mungkin istri nya meninggal ini tidak. mungkin kan?


"Kamu jangan mencoba untuk membuat lelucon, tidak mungkin istriku meninggal." Yusuf tidak percaya akan kenyataan ini tidak mungkin Cantika istri yang paling ia sayangi meninggal kan dirinya sendirian.


"Lihatlah, sebenarnya sudah lama aku menyelidiki tentang istri mu, ternyata dia di celakai oleh seseorang." Yusuf terkejut di celakai jadi semua ini di rencana kan apa mungkin ini ulah ibunya, tapi mana mungkin ibunya tega melakukan semua ini padanya.


"Kenapa kamu bisa mengatakan seperti itu! Lalu di mana anak ku?" tanya Yusuf yang mulai panik jika istri nya meninggal lalu dimana anaknya?


Jery bingung harus mengatakan apa? Dia juga tidak tahu yang dia tahu adalah makam Cantika yang tidak jauh dari sini. Beritanya anak dari Cantika di adopsi oleh seseorang yang mempunyai anak kembar.


"Tapi tenanglah, tenanglah kemungkinan kamu bisa menemukan anak mu, dia selamat dan di adopsi oleh orang yang sayang padanya. Kata suster sepasang orang tua itu sangat baik hati bahkan rela melakukan apapun demi anak nya. "

__ADS_1


"Itu anak ku... " pekik Yusuf membuat Jery terkejut ya memang benar anaknya tapi setidaknya anaknya lebih aman di bandingkan dengan bersamanya nanti apa yang di katakan ibunya nanti ibunya akan memisahkan dirinya dan mencelakai anaknya.


"Begini saja, kamu tenang, aku tahu kamu tidak menerima ini, tapi pikirkan lagi jika. kamu menemui anakmu sekarang dan terdengar sampai di telinga ibumu apa yang akan dia katakan pasti dia tidak akan suka." Yusuf terkejut benar juga apa yang dikatakan Jery jika ibunya sampai tahu nanti bagaimana? Dia tidak ingin kehilangan orang yang dia sayangi.


"Lalu apa kamu tahu makam istri ku?" tanya Yusuf pada Jery.


Jery mengangguk memang dia mengetahui makan Cantika tidak jauh dari sini.


Yusuf tersenyum setidaknya anaknya aman di tempat yang seharusnya, biarkan lah dia hidup bersama dengan keluarga barunya barulah setelah itu dia akan muncul mencari dirinya.


"Ayo ikut aku... " Yusuf segera ikut dengan Jery ke suatu tempat, di sana banyak sekali orang tapi yang membuatnya terkejut ada pria dan wanita yang sedang duduk apa yang mereka lakukan di sana?

__ADS_1


Apakah mereka mengenal istri nya? Apa jangan jangan? Mereka juga membawa anak kecil sangat tampan di sebelah nya.


"Yusuf hey... " teriak Jery yang melihat Yusuf segeralah menghampiri seseorang itu.


Faam terdiam begitu juga Fiani lambat laun Dilan harus tahu yang sebenarnya.


"Kenapa lagi lagi kita ke sini ma?" tanya Dilan dengan wajah yang sangat polos.


"Nanti kamu akan tahu nak, Do'akan ibumu ya. " Dilan yang tidak tahu hanya mengangguk saja.


Yusuf memandang nanar anak kecil itu mungkin jika anaknya sudah besar mungkin dia sebesar itu... Jery diam dia tidak melanjutkan langkah kalinya.

__ADS_1


Yusuf dan Dilan saling pandang, air mata Yusuf jatuh entah mengapa rasanya saat melihat anak kecil itu ada rasa rindu yang terobati tapi mana mungkin mana mungkin itu anaknya...


__ADS_2