Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Bab 47.Bom 1


__ADS_3

Mayra melihat ke arah Kenza yang berjalan di ruang kerjanya,di mana ruangan itu adalah ruangan eksperimen anak nya.


"Ada apa Zo...katakan ke Mommy jangan di pendam,Mommy tahu kamu ingin minta sesuatu pada Mommy kan?"Tanya Mayra sambil menduduki Kenzo di pangkuan nya.


"Kenzo besok boleh ikut Mommy..?besok tugas Kenzo sangat sedikit hanya memantau kakek yang jadi pasien Kenza"Kata Kenzo sambil mengedipkan mata nya tanda Dia memohon dengan Mommy nya.


Mayra tersenyum dan mengelus kepala putra nya.


"Kamu penasaran akan sosok Dia kan?"kata Mayra.


"Mommy..."Kenzo merasa takut dan malu ternyata Mommynya tahu apa yang ada di hati nya.


"Maaf kan Mommy...bila selama ini Mommy tidak pernah cerita tentang Poppy kalian"Kata Mayra dengan mata berkaca kaca


"Maaf kan kita Mommy bila sudah lancang ingin tahu tentang Poppy?"


"Kalian tidak salah...Mommy tahu kalian sangat merindukan sosok seorang ayah kan?"


"Besok ikutlah ke kantor tapi jangan bongkar dulu tentang Mommy ya.."Kata Mayra sambil mengelus kepala putra nya


"Benar My....?"Tanya Kenzo memastikan.


Mayra hanya tersenyum dan menganggukkan kepala ,ingin rasanya Di melarang Kenzo untuk bertemu Erland tapi ketika melihat kebahagiaan di mata nya Mayra tidak tega.


Drtrt...drrt..


Ponsel Kenzo berbunyi.


(Halo...ada apa Paman?)


(Halo Zo..kamu bisa ke kantor ga?atau coba kamu cek ke sistem ada deteksi bom yang aktif,kita belum bisa menemukan titik lokasi yang akurat,ini Paman persiapan dengan anggota mau menuju lokasi)


(Baik Paman akan Kenzo lacak lokasi nya)


Kenzo meletakkan ponsel nya,dan sengaja panggilan tidak di matikan biar Jack bisa mendapatkan kabar langsung, kemudian Dia mengecek Ipad nya untuk melacak bom yang aktif.


Mayra yang mendengar pembicaraan Kenzo ikut konsentrasi di komputer nya.


"Za..apakah persiapan kamu sudah selesai?"Tanya Mayra kepada anak perempuannya.


"Belum Mi..ada obat yang stok nya habis,ini Zaza mau meracik nya"Kata Kenza di dalam ruang kerjanya.


"Ok...kamu selesaikan obatnya,sebentar lagi Mommy ama Kenzo mau keluar,kamu di rumah sendiri ya"Kata Mayra masih ikut memantau di komputer.


"Mommy mau kemana?"Tanya Kenza sambil melongok kepala nya .


"Ada keadaan darurat..."Kata Mayra.


"Ya...sayang Kenza tidak bisa ikut ke lapangan,sudah lama zaza tidak beraksi"Kata Kenza.

__ADS_1


"Pembuatan obat kamu juga termasuk aksi kamu,apalagi ini juga menyangkut nyawa juga,jadi kita sama sama berjuang untuk nyawa orang lain"Kata Mayra.


"Baik My...Zaza akan meracik obat dan ingin mencari info Direktur Rumah sakit,sebenarnya Zaza ingin minta bantuan sama Zozo tapi sayang Zozo sedang sibuk"Kata Kenza.


"Tenang adik ku sayang info tentang Direktur Rumah sakit Kakak sudah kirim ke surel kamu,jadi kamu bisa mempelajarinya"Kata Kenzo sambil melihat ke arah Kenza.


"Bener Zo...makasih abangku sayang...Abang emang is the best"Kata Kenza sambil berlari dan memeluk kenzo.


"Giliran sudah di bantu panggil abang...tapi kalau tidak di bantu panggil nya za..zo..za..zo..ga sopan"Kata Kenzo sambil melihatkan muka cemberut.


"Idih maaf Bang...ngambek ya..?jangan ngambek gitu dong nanti cepat tua..."Kata Kenza sambil berlari ke ruang kerjanya.


Mayra hanya geleng geleng kepala melihat interaksi kedua anaknya.


Dia masih memantau laptop Kenzo yang terus mendeteksi bom yang aktif.


"Berhenti Zo..."Kata Mayra setelah melihat titik merah di suatu tempat yang masih lemah,itu tandanya Bom belum di aktifkan sepenuh nya.


Kenzo juga memperhatikan titik merah itu dan met zoom lokasi kemudian di kirim kan ke Jack.


"Kira kira itu jenis boom apa ya My?"tanya Kenzo masih memasukkan kode untuk melihat jenis boom yang sedang bekerja.


Mayra masih fokus di tempat lokasi boom tersebut,yang menunjukkan di sebuah bandara .


Pikiran Mayra langsung tertuju ke Erland,kalau tidak salah malam ini Erland akan mendarat tapi Dia tidak tahu akan mendarat di mana.


Dari tadi Dia tidak pernah menanggapi telpon dari Erland dan banyak spam yang di kirim Erland.


Tut...tut..tut


Sial...di saat di butuhkan kabar malah tidak aktif..tadi di saat tidak penting mengganggu..


Umpat Mayra karena Erland tidak bisa di hubungi.


Kenzo melihat muka tegang Mommy nya.


Siapa yang membuat Mommy cemas.


Kenzo kemudian memperhatikan lokasi,dan ternyata lokasi tersebut adalah di bandara.


Apakah yang membuat cemas itu lokasi Poppy nya yang akan mendarat?.


Kenzo kemudian mengetik di komputer nya untuk meretas ponsel Mommy nya karena Dia penasaran siapa yang baru saja di hubungi Mommy nya.


Tuttt....


Suara ponsel Mayra berbunyi.


"Kenzo....."Teriak Mayra karen menyadari ponselnya di sadap.

__ADS_1


"Maaf My...Zozo cuma ingin tahu siapa yang membuat Mommy cemas,apa itu Poppy?"Kata Kenzo sambil menundukkan kepala nya.


Dia sempat melihat panggilan terakhir dari ponsel Mommy nya untuk "Bos aneh".


Mayra hanya mengangguk kan kepala nya,dan mulai menelpon Johan.


(Halo.. ada yang bisa saya bantu Non Mayra...kenapa telpon?)dari ujung sana Johan langsung mengangkat ponselnya.


Idih nih orang langsung to the point aja...tapi tunggu kok Dia tahu nomor ponsel ku ya?


Mayra langsung melihat ponselnya dan...


Astaghfirullah ...ternyata gua pakai nomer Mayra bukan Rani...yach terpaksa berakting sebagai Mayra deh..


(Maaf Pak Johan mau tanya apa Bos Erland sudah sampai?"Tanya Mayra)


(Perkiraan satu jam lagi,ada apa Non May...)


(Satu jam lagi?di sebelah mana?)


(Di area XX khusus jet pribadi,emang ada apa?Non Mayra mau ikut kesana?ini Saya mau kesana untuk menjemput Tuan Muda?)tanya Johan.


"Satu jam lagi di area Xx,coba kamu deteksi sudah aktif belum?"perintah Mayra kepada Kenzo.


Kenzo mulai mengecek lokasi bom dan sesuai dengan pendaratan jet pribadinya Erland,dan ternyata bom mulai di aktifkan .


"Mulai di aktifkan My..ini jenis bom apa?"tanya Kenzo masih sibuk di laptop nya.


"Itu jenis bom yang sama waktu terjadi di Bali,cuma ini Bom kelihatan halus dan sangat sensitif dengan suara walau ketinggian mencapai 100 kaki,coba Zo kamu perkuat sinyal di udara agar Komunikasi di udara bisa berjalan!"Perintah Mayra sambil menghubungi Jack.


Dia tidak sadar kalau ponselnya masih tersambung dengan Johan.


Di seberang Johan masih bingung apa yang Dia dengar di ponsel nya.


(Halo Jack pendaratan terdekat dari area xx sebelah mana?ini di temukan bom jenis X yang sangat sensitif dan mulai aktif waktu satu jam ke depan?)


(Kaya nya tidak ada May...karena lokasi tersebut juga buat pendaratan pesawat lain nya,emang kamu sudah tahu target nya?)


(Sudah..Dia menggunakan jet pribadi dan aku rasa di jet tersebut juga di pasang alat untuk pemicu bom yang di bandara)


(Semakin dekat pesawat tersebut,jadi semakin cepat pemicu untuk meledak)


(What....bukan nya itu jenis bom yang sering di pakai oleh Mr Black di Amerika?)


(Ya...aku rasa ini ada kaitannya dengan Mr X yang sedang kita cari)


(Sebentar nama Jet pribadinya apa?)tanya Jack di seberang.


(Sebentar sebentar aku tanyakan dulu....)kata Mayra sambil mengalihkan ponsel nya untuk menghubungi Johan

__ADS_1


__ADS_2