Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Tidak Mengerti


__ADS_3

Yusuf sudah berada di rumah, mengedarkan pandangan nya ke suatu tempat, ya ini adalah rumah orang tuanya, tapi kenapa orang tua yang seharusnya bisa mengajarkan kebaikan justru malah membuat hidup anaknya menderita, bukan tanpa sebab kenapa seharusnya orang tua itu menyadari jika yang terbaik melihat anaknya bahagia namun sayangnya tidak untuk penghuni rumah ini. Tidak untuk dirinya.


Kenapa Tuhan begitu tidak adil, kenapa. dia harus di lahir kan dari keluarga yang tidak tahu apa artinya cinta tidak tahu apa rasanya anaknya yang sangat menderita.


Kenapa keluarga nya hanya memikirkan tentang kepuasan mereka sendiri, kenapa bahkan dia tidak pernah di berikan kebebasan tuk memilih jalan bahagianya sendiri.


Langkah kaki Yusuf semakin cepat ia hanya ingin melihat orang yang sengaja membuat istri meninggal seperti apa, kenapa mereka tertawa pada saat hati nya hancur seorang diri.


Justru orang lain lah yang merawat anak kandungnya sampai besar dan sepenurut ini.


Leo menatap ke arah luar namun apakah matanya tidak salah, apa dia sedang berhalusinasi bukan kah itu adalah ayah nya akhirnya dia pulang tidak sabar ingin memeluk dirinya.


Karena sudah bertahun tahun lamanya ayah nya tidak pulang terakhir kali pulang dengan ekpresi yang dingin dan sekarang entah seperti nya ayah tengah marah.


"Ayah.... " Teriak Leo membuat Yusuf tidak memperdulikan dia hanya terus berjalan tanpa menghiraukan anak nya yang seakan kecewa karena lagi dan lagi dia di acuh kan tapi kenapa pria tadi seperti sangat di sayangi ayah sedangkan dirinya ingin mendekati ayah nya ayah seakan tidak ingin jika dia ada di dekat nya.

__ADS_1


"Kenapa sih lagi dan lagi ayah ke memperlakukan diriku layaknya orang lain. "


Dara sangat terkejut, melihat anaknya ternyata pulang, ya dia sekarang tinggal bersama dengan cucu dan menantu nya saja.


Suaminya sudah meninggal dua tahun lalu meninggal atau memang sudah di rencanakan oleh mereka.


"Akhirnya kamu pulang nak, ada apa kenapa wajahnya mu seperti itu?" tidak ada jawaban dari Yusuf, hatinya terisak ingin bicara tapi sangat berat.


Kedua wanita yang ada di depan nya adalah orang yang sengaja membuat istri nya meninggal, kenapa mereka bisa sejahat ini pada nya.


"Apa yang kamu bicarakan nak.... " Ucap Dara mencoba mengelak bagaimana mungkin Yusuf dapat mempercayai mereka dia sudah mendapatkan bukti rekaman dari. pria itu wanita ini tidak akan bisa lari lagi sekarang waktunya untuk menjebloskan mereka ke dalam jeruji besi.


Masa bodoh itu ibu atau istri nya yang jelas kematian Cantika sudah membuat hidup nya hancur dan sekarang di tambah lagi Fifi yang mengadakan ngada.


"Sudah jangan membuat aku muak bu.. Katakan kenapa. kalian membunuh istri ku... "

__ADS_1


"Tenangkan lah dirimu dulu suami ku.... Tenang aku tidak tahu apa. yang kamu maksud kan.... " Yusuf muak untuk berbasa-basi dia pun mengeluarkan ponselnys dan memutarkan rekaman percakapan antara dirinya dengan salah satu orang suruhan dari Fifi istri yang di anggap baik oleh ibu nya ini.


"Apakah benar kamu yang membuat istri ku meninggal.... "


"Saya hanya di suruh saja. "


"Siapa.yang menyuruh mu"


"Fifi.... "


Fifi yang mendengar itu sangat terkejut ingin mengambil ponsel milik suaminya namun sayang suaminya sudah melaporkan nya ke polisi bahkan polisi pun menangkap Fifi dan ibunya tidak perduli betapa dia sangat kejam hari ini.


"Ayah kenapa ayah melakukan hal seperti ini.... " Tidak ada jawaban dari Yusuf dia pun hanya berlaku meninggal kan rumah bersama dengan beberapa orang polisi.


"Ketahuilah aku bukan ayah mu.... " Mendengar hal itu Leo hanya bisa terduduk di lantai kenapa ayahnya seperti ini kenapa bahkan dia adalah ank kandung dari dirinya bahkan ayahnya tidak mengakui nya sebagai anak.

__ADS_1


Fifi mengepalkan tangan ketika kedua jarinya di borgol semuanya sudah berakhir tapi sekarang kesempatan untuk menyiksa orang tia bodoh ini....


__ADS_2