
"Yang membunuh istri mu adalah dua orang wanita yang kamu kenal dan masih ada dalam hidup mu. " Yusuf bingung apa maksud nya dengan dua orang perempuan jangan bilang jika itu masih ada kaitan nya dengan Fifi tapi satu nya lagi siapa?
"Apa maksud mu, dua orang wanita? Jadi yang membunuh istri ku bukan lah seorang pembunuhan melainkan memang ini sudah di rencanakan?" Faam mengangguk, Faam bingung apa yang bisa membuktikan jika seseorang yang selama berada di dekat nya adalah pembunuh yang sebenarnya... Apakah jika Faam mengatakan bahwa yang membunuh istri nya adalah ibu dan istri keduanya bagaimana? Faam tidak mungkin tega tapi semaunya juha harus terbongkar bukan? Dan semua hak dari Dilan akan terbongkar.
"Sudah lah lebih baik kamu ikut aku... Biar pria itu yang akan menjelaskan nya padamu, jika aku yang mengatakan semua kebenarannya pasti kamu tidak lah mungkin akan mempercayai nya.
Keduanya pun segera meninggal kan tempat itu dan terlihat Dilan yang dari tadi menguping pembicaraan antara ayah kandung dan papa angkatnya. Ternyata ibu kandung nya memang sengaja di bunuh. Tapi siapa? Siapa yang tega melakukan semua ini.
Dilan pun mengikuti ayah dan papa nya hingga ada di suatu tempat... Tempat itu tidak lah asing baginya, ya ini adalah tempat bagi musuh papa di kurung dan di suruh untuk mengatakan kejujuran.
Apakah pembunuh ibu nya ada di tempat ini, tapi kenapa??? Kenapa papa tidak mengatakan apa pun??
__ADS_1
Dilan masuk dengan biasa saja karena apa semua penjaga yang ada di sana sudah tahu siapa dia, jadi dengan bebasnya dan santai nya dia masuk dan mengikuti ayah dan papa menuju markas.
Seorang pria sudah babak belur entah apakah mungkin dia sampai detik ini tidak mau mengatakan siapa dirinya? Dan apa alasan nya untuk mencelakai seseorang, apakah dia tidak mengakui siapa yang menyuruh nya.. Haduh kasihan juga dia, sudah di tangkap di siksa juga.
"Siapa dia? Pasti ini adalah orang yang menjadi dalang apa dia yang di suruh untuk mencelakai seseorang. "
"Dia?" Yusuf sangat terkejut melihat siapa pria yang sudah babak belur ini... Bukan kah ini adalah orang kepercayaan dari Fifi apakah Fifi adalah dalang di balik semua ini...
"Dia adalah orang kepercayaan dari Fifi, istri kedua ku. Memang nya kenapa? Kenapa kamu membuat nya seperti ini?" tanya Yusuf yang ingin tahu.
"Dia adalah salah satu orang yang membuang istri mu. " Terang Faam yang membuat Yusuf membuat kan mata.
__ADS_1
"Apa!" Yusuf mengepalkan tangan ingin menghajar pria ini namun Faam menghentikan dirinya dia tidak ingin Yusuf sampai mengotori tangan nya sendiri.
"Tenang! Tenang kan dirimu. Kamu tanyakan sendiri padanya, tapi ingat jangan kotori tangan mu dengan darah b*ji*n ini.
" Kenapa kamu membuang istri ku... " tanya Yusuf dengan nada kesal namun sengaja ia tahan jika emosi nya memuncak bagaimana lagi bukan nya dia akan menjelaskan apa yang dia tahu nanti mati bagaimana??
"Saya hanya di suruh saja.... "
"Siapa yang menyuruh mu untuk membuang istri ku. " Faam segera menarik lengan Yusuf untuk sedikit menjauh yang ada nanti pria ini akan mati di tangan Yusuf tanpa mengatakan yang sebenarnya.
"Ibu.... Ibu dan Fifi yang menyuruh diriku membuang Cantika di jalan... " Faam mencoba untuk memisahkan mereka Yusuf jika sudah marah nih pria akan mati olehnya.
__ADS_1
"Tenang.... Tenangkan diri mu dulu.... " Ucap Faam namun Yusuf tidak tenang karena apa dalang di balik semua ini ada di depan matanya dan mereka seakan tidak melakukan apa pun. Kurang ajar.