
Mayra mulai memegang kemudi dan Dia mulai menambah kecepatan pesawat.Dalam waktu lima menit Pesawat Mayra mulai mendekati Jet Pribadi Erland.
"Lihat My...di depan Jet tersebut sudah kelihatan, dan ..ternyata ada bom juga di ekor jet,jadi selain di pasang alat pemicu bom yang di sambungkan dengan bom di bandara ternyata mereka juga memasang bom di jet tersebut"Kata Kenzo sambil memantau laptopnya.
"Betrand ni kamu ambil alih kemudi nya..."Teriak Mayra .
Betrand pun melangkah dan mengambil kemudi pesawat,wajahnya agak sedikit pucat karena ketegangan yang baru saja terjadi.
Dia baru merasakan kecepatan pesawat yang ibarat hanya hembusan angin,baru kali ini Dia merasakan kecepatan pesawat yang hanya sekian detik per kilometer.
"Ambil nafas panjang Paman,dan mulai berkosentrasi lah"Ucap Kenzo sambil memegang tangan Betrand yang sedingin es.
Betrand kemudian menarik nafas panjang dan mulai menetralkan pikirannya,Dia harus mulai fokus karena sekarang yang pegang kendali adalah dirinya.
Kenzo melihat wajah Betrand merasa kasihan kemudian memberikan minuman yang sudah di siapkan Mommy nya untuk menstabilkan tubuh yang tegang.
MY...MY...untung setiap hari aku dan Kanza selalu melatih diri untuk menghadapi aksi gila mu
Betrand menerima minuman tersebut seteguk demi seteguk dan mulai merasakan syaraf otak yang mengendor.
"Terimakasih Zo...saya jadi malu sama kamu,kamu begitu santai menghadapi aksi Mommy kamu,padahal kamu masih muda sedangkan Saya yang setiap hari nya hidup di pesawat juga belum biasa menerima kecepatan pesawat tersebut"Kata Betrand.
"Mungkin paman belum terbiasa ,nanti kalau sudah terbiasa pasti akan tenang seperti Kenzo tadi"Kata Kenzo masih memantau di laptopnya.
"Makanya Paman ingin selalu terlibat dalam misi kalian biar Paman bisa terbiasa aksi Heroik Mommy kamu"
"Ga usah terlalu memuji Paman,kami tidak sebaik itu,o..ya ini pakai dulu Paman"Kata Kenzo sambil memberikan baju anti peledak.
"Ini ...."Betrand terkejut karena mendapat baju peledak tersebut.
"Kata Mommy kita semua harus memakai nya ,buat antisipasi ada ledakan...sini Kenzo ambil alih dulu kemudi nya"kata Kenzo sambil memegang kemudi pesawat.
Betrand kemudian menerima dan memakai baju anti peledak.
Di tempat penumpang muka Jordi tidak kalah pucat nya dengan Betrand,tapi ini lebih parah karena muka nya begitu pucat melebihi Vampire.
__ADS_1
Kenza berusaha menghangatkan aliran darah dengan metode yang di pelajari dari Mommy nya.
Lama lama Jordi pun mulai membaik,tapi kaki nya masih lemas dan tidak bisa menopang tubuh nya.
"Za...Mommy mu benar benar gila,ga di darat ,ga di udara sama aja...Paman ga tahu apakah Mommy mu juga akan gila bila ada di laut?"Kata Jordi sambil minum air yang di beri Kenza.
"Paman Jordi penasaran?gimana bila nanti ada misi di lautan Paman ikut,biar tahu bagaimana seorang Mayra menabrak batu karang dengan kapal nya"Kata Kenza sambil memakai baju anti peledak.
"Wah...kalau itu jangan deh....lain kali kalau ada misi lebih baik Paman mundur aja,pantas tidak ada asisten yang bertahan dengan Mommy mu karena aksi gila nya itu,hanya kalian aja yang bisa bertahan di samping Mommy mu,Pak Jack aja terkadang mengeluh kalau di satukan dalam tim"Kata Jordi berusaha untuk duduk kembali.
"Kalian aja yang lemah...aksi kaya gini aja di anggap pencabut nyawa...padahal ini hanyalah sebuah permainan"Kata Mayra yang tiba tiba mengagetkan Jordi.
"Kapten....kok ada di sini?"Tanya Jordi linglung karena takut kalau Mayra mendengar perkataannya.
"Kalau ga di sini terus di mana?nyebur di laut?kaya nya senang banget kalau aku mati"Kata Mayra sambil berkacak pinggang di depan Jordi.
"Bukan ...bukan gitu May...tapi..."Jordi gugup dan takut kalau Mayra marah dan memukul Dia sampai pingsan.
"Mommy cari apa?"Tanya Kanza karena melihat Mommy nya mencari sesuatu dengan matanya.
"Mommy cari topeng Mommy,kaya nya tadi sudah Mommy masukin dalam peralatan tapi kok ga da ya.."Kata Mayra sambil menggaruk kepala nya dan terus melihat tas di sebelah Jordi
"Jadi dari tadi kamu mencari topeng,bukan ingin memukul?"Kata Jordi mengambil nafas dalam dalam.
"Iya kamu lihat?"Tanya Mayra.
Jordi hanya geleng geleng kepala dan dalam hatinya sambil mengumpat.
Gila..gua kira gua mau di pukul ga tahu nya cuma cari topeng?kalau bukan atasan gua udah gua getok tu kepala nya.
"Napa ...mau mukul kepala gua?"Kata Mayra sambil melotot ke arah Jordi.
Jordi kaget ternyata Dia lupa kalau kapten yang satu ini Kapten yang bisa membaca isi hati orang lain.
"He...he..maaf kapten...ga berani Saya"Kata Jordi cengar cengir kuda.
__ADS_1
Kenza hanya geleng geleng kepala karena melihat muka Jordi yang keriput karena nyali menciut.
"Topeng yang mana My...?bukannya selalu Mommy taruh di peralatan?"Tanya Kenza.
"Biasa nya sih gitu,tapi Mommy lupa taruh mana?kalau topeng yang tadi pagi Mommy pakai itu ada di kamar kalian,tapi ini topeng yang biasa Mommy pakai dalam Tim,Mommy lupa taruh"Kata Mayra.
"O...kalau topeng itu bukannya masih di ruang penelitian?terakhir karena terkena Zat Kimia waktu menyelidiki di ruang laboratorium Di New York"Kata Kenza.
"O..iya ya Mommy lupa ,karena habis itu Mommy tidak pernah ikut andil dalam misi,jadinya soal topeng itu terlupakan"Kata Mayra sambil garuk garuk kepala.
Terpaksa Dia harus memperlihatkan wajah nya di depan Erland.
Ah...mungkin kah Erland akan mengenali diriku?
"Sudahlah ayo...kita segera bertindak Za..waktu kita ga banyak".Kata Mayra sambil menyalakan aerpon nya .
(Halo Jack kamu sudah bisa menghubungi orang yang ada di Jet pribadi?)
(Sudah May...mereka sudah kita beritahu untuk bersiap siap untuk kalian jemput,ini posisi Kamu dimana?)
(Posisi sudah dekat dengan jet pribadi,pastikan pintu di buka dan orang orang suruh berpegangan erat,kaya nya bom yang di ekor pesawat mulai bereaksi)
(Apa?ada bom di pesawat?apa tidak bahaya itu May?kamu mundur aja takut nya kamu kenapa napa )
(Lo gila Jack ..gua mundur tapi ada yang di korbankan)
(Tapi May....itu...)
(sudah Diam....jangan berisik yang penting doa nya Bye...)
Mayra mematikan aerpon nya dan mulai mendekati pintu pesawat.
"Kamu sudah siap Za?"Tanya Mayra
"Sudah My...dari tadi"Kata Kenza sambil berdiri di samping Mommy nya.
__ADS_1