Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Perpisahan


__ADS_3

episode terakhir...


Dus tahun sudah berlalu setelah kejadian yang menimpa ibu dan istri nya, sekarang tidak ada lagi yang mengganggu dirinya, Yusuf telah duduk seraya menatap batu nisan yang ada di hadapan nya seharusnya ada istri nya yang akan menemani nya namun ada satu orang pengganti yang lebih baik yaitu Dilan.


Dia juga sudah sangat berjasa bagi perusahaan nya, sedangkan adiknya Leo dia pergi entah kenapa, semenjak dia tahu jika Leo bukan lah darah daging nya Leo menjadi tidak ingin terlibat lagi...


Dia memilih untuk menghilang, Dilan awalnya berusaha mencari keberadaan Leo namun entah Leo memang tidak ingin lagi berurusan dengan keluarga yang sudah membesarkan nya.


Yusuf tersenyum ketika berpamitan lagi dengan Faam, melihat anak nya tumbuh baik dia pun ingin kembali untuk menyelesaikan tugas yang sudah lama di tinggalkan.


"Apakah keputusan ayah ini sudah bulat, kenapa ayah harus meninggalkan diriku sendirian. Apakah memang pekerjaan Ayah sangat banyak... "


"Nak kamu juga sudah bahagia sekarang, melihat mu tumbuh dewasa seperti ini tidak akan ada orang yang akan berani menganggu dirimu, jika. kamu ikut dengan ayah, bagaimana dengan dirimu, ayah tidak bisa menjaga dirimu dari serangan tidak terduga musuh ayah.


" Tapi kan yah, bagaimana dengan nenek, bukan kah nenek meminta supaya dia di bebas kan, terlebih ibu juga ingin bebas yah."


"Sudah jangan dengarkan apa yang di katakan nenek mu itu,"


"Cantika pasti aku akan merindukan dirimu lagi... Rasanya memang sangat berat tapi bagaimana lagi, kamu sudah tidak perlu menghawatirkan Dilan lagi, sekarang dia sudah tumbuh menjadi pria dewasa."

__ADS_1


"Ayah kenapa ayah mengatakan hal itu pada ibu...?"


"Selamanya aku akan menjadi anak kecil di mata kalian, tidak perlu merasa jika diriku ini tidak bisa melakukan suatu hal. "


"Nah kan kamu dengar sendiri, tidak bisa melakukan apapun... Dasar anak ini... " Yusuf melihat dari arah yang berlawanan... Tampaknya keluarga nya sangat lengkap.


"Lihat lah dia orang pria itu.... "


"Apakah memang dia ingin berniat untuk pergi, lalu bagaimana dengan putra nya itu apakah dia akan meninggalkan nya lagi...


Yusuf sudah berada di hadapan Faam dan Fiani sebenarnya dia ingin sekali mengajak putra nya ini tapi... Rasanya tidak akan mungkin karena apa, sekarang banyak musuh yang mengincarnya.


" Jaga putra ku, aku tidak bisa menjaga nya... kamu kan suka dengan tingkah ketiga nya itu kan... "


.. " Pekik Faam yang merasa kata katanya cocok di utarakan untuk dia.


"Om apakah om akan pergi lagi, lalu bagaimana dengan perusahaan dan adik dari kakak itu... " Fania bertanya karena dia sudah berbulan bulan mencari nya namun tidak di temukan bahkan satu informasi pun tidak di dapatkan.


"Bukan kah itu hak mu dan kakak mu, om sudah membagi rata dengan kalian semua... "

__ADS_1


Fania yang mendengar akan hal itu menjadi terkejut bukan bukan itu yang ingin dia dapatkan tapi kenapa ayah dari kakak angkat nya itu memberikan perusahaan yang susah susah di rintis dari nol.


"Tapi masalah nya itu adalah kamu bukan siapa-siapa om loh... " Yusuf tersenyum mendengar akan ucapan wanita itu


"Walaupun kamu bukan siapa-siapa tapi kamu selalu ada untuk Dilan, walaupun Dilan kerap memarahi dirimu kamu pun tahu tentang bagaimana cara menghadapi nya. Nak om memang tidak bisa memberikan apa apa bagi mu dan kakak mu, terimalah sebagian kecil harta om. "


"Buset nih adik ku satu, tinggal mengurus perusahaan apa susah nya sih!"


"Nih kakak asal saja jika bicara, yang selalu menghilang itu siapa, hah hayo malingnya susah tertangkap... "


"Hey!!! "


"Lihatlah bahkan anak ku saja lebih memilih bersama dengan mu Faam. " Faam melihat anaknya yang saling mengejar.


"Apa alasan mu sudah bulat, tetaplah menjadi dirimu sendiri, dan aku mendapatkan kabar jika putra mu Leo bunuh diri."


. "Iya aku sudah tahu akan hal itu... dia bunuh diri karena tidak Terima dengan kenyataan jika dia bukan lah putra kandung ku, dia hanyalah anak dari panti asuhan saja. "


"Dan ingat jaga baik baik anak ku ok.... "

__ADS_1


Yusuf meninggal kan tempat itu sekarang tidak ada satu orang pun yang akan menganggu putra nya,


End


__ADS_2