Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Bab 41 Anak kangguru


__ADS_3

Setelah memutuskan telpon Mayra mengambil nafas dalam dalam,kemudian melempar ponsel ke belakang.


"Aduh Mommy sakit tahu,Zaza kan lagi enak enak kan tidur kenapa harus di sambit sich...Zaza capek tahu"Teriak Kanza sambil mengelus perutnya yang terkena lemparan ponsel Mayra.


"Maaf..Za..mommy ga sengaja...he..he"Jawab Mayra sambil cengengesan dan garuk garuk kepala.


"Lagian Mommy kenapa sich...bawaannya marah marah melulu semenjak terima telpon?"tanya Zozo


"Mommy lagi kesel aja tuh Ama Bos aneh...sudah di bilang Mommy ke kantor hari Senin,masih aja ngotot besok pingin ketemu"Kata Mayra manyun.


"Kenapa Lo marah marah May..bukannya Lo sudah jadi karyawan bos aneh itu?tinggal Lo bilang kalau Lo sudah jadi karyawannya?"Tanya Jack sambil fokus di kemudinya.


"Belum waktunya Jack...lagian gua ga mau terlalu ambil resiko soalnya musuh ini terlalu licin,dan gua merasa masih ada kaitannya tentang misi kita mencari Mr X,kalau gua mulai unjuk gigi bisa bisa urusan ga kelar kelar"jawab Mayra sambil meluruskan kakinya dan berbaring di sofa mobil yang sudah di desain untuk tempat istirahat,seperti di sofa belakang di mana anak perempuannya sudah terlelap di belakang.


"Dasar kebo...."


"Kalau aku kebo berarti Anda Mommy nya kebo"kata Kanza masih menutup matanya.


"Dasar anak ga tahu akhlak...."jawab Mayra juga ikut ikutan menutup mata.


"Sudah selesai tugas kamu?"


"Belum...masih nunggu tugas Mommy selesai"


"Tugas apa?"


"Menemui Direktur Kepala Rumah sakit"Kata Kanza masih menutup matanya.


"Kenapa ga kamu aja?"


"Ga mau,karena harus berhadapan dengan Dokter gadungan itu"


"Kenapa?kamu takut?"


"Bukannya takut tapi malas berdebat,nanti ujung ujung nya bogem ku melayang,terus surat ijinku taruhannya"Kata Kanza.

__ADS_1


"Apakah sudah terlalu parah?"


"Sudah dosis yang di berikan semakin tinggi,kalau tidak segera bertindak akan berakibat fatal,kasihan Kakek"Kata Kanza sendu.


"Kakek?"Tanya Mayra sambil merubah posisi tidur nya biar bisa melihat Kanza.


"Iya Kakek,sepandai pandai nya Mommy menutupnya kami pasti akan tahu kan My"Kata Kanza sambil menoleh ke arah Mommy nya dan tersenyum


"Maaf bukan maksud Mommy menutupi tapi...."kata Mayra masih menatap ke arah Kanza.


"Kami tahu Mommy ,makanya Kami ga pernah bertanya tentang Poppy,kami sudah cukup bahagia bersama Mommy"Ucap Kanza sambil membelai muka Mommy nya.


"Mommy tahu pasti ada hari itu dimana kalian akan bertemu dengan Poppy kalian"Kata Mayra sambil membalas membelai muka Kanza.


bugg...


"Aduh Kenzo...sakit tahu "Ucap Mayra terkejut karena tiba tiba Kenzo memanjat tubuh nya.


"Lagian Mommy pilih kasih kenapa hanya Zaza yang di belai,Zozo juga mau"Ucap Kenzo manja sambil memeluk Mommy nya


Dan Mayra merasa putrinya lebih dewasa daripada Kakaknya,tapi untuk di luaran Putranya terlihat paling tegas dan selalu mengintimidasi.


"Ah...Zozo sekali kali ngalah ngapa?Ama adik yang imut ini "Kata Kanza sambil bangun dari tidurnya kemudian ikut memanjat di tubuh Kenzo.


Jack melihat hanya geleng geleng kepala,karena pemandangan itu sering Dia lihat kalau di Apartemen mereka.


Seandainya Aku bisa memeluk mereka.


Drrt...drt..


Ponsel Mayra berdering.


"Itu Ponsel ga di angkat aja berisik tahu"Kata Jack masih fokus menyetir.


"Mau diangkat gimana Jack,lihat dua kurcaci ini malah enak enak kan tidur di atas tubuh ini,kaya bayi kanguru aja,lihat lah mereka malah ngorok padahal baru berapa detik mereka masuk di sini"Kata Mayra sambil mengelus tubuh Putrinya yang tidur di atas tubuh Kenzo.

__ADS_1


Jack hanya mengangguk kepalanya sambil fokus nyetir,walau agak merinding karena ringtone ponsel Mayra adalah lagi punya Opik tentang taubat.


Tadinya Jack tidak mengerti lagu itu,cuma perasaannya selalu merinding mendengarkannya.


Karena bahasanya yang tidak di mengerti Jack akhirnya Dia penasaran dan meminta Mayra mengartikan.


Jack meresapi setiap kata demi kata dan merasa bahwa hidupnya selama ini jauh dari Allah,walau Dia orang muslim tapi tidak pernah menjalankan sebagai orang muslim,di tambah mulai Usia enam tahun Dia juga harus mengikuti kedua orang tuanya di Jerman,makanya selama dari kecil Dia Tidak mengenal agama dengan baik,karena orang tua Dia hanya mengejar duniawi.


"Agh...."


"Kenapa Jack?"Tanya Mayra terkejut mendengar teriakan Jack sambil memukul kemudinya.


"Ga apa apa May....cuma itu ponsel kenapa g mau berhenti sih suaranya, ringtone kamu itu bikin aku merinding,kamu ganti ngapa?"Kata Jack.


"Ha..ha Jack...Jack ..gua kira kenapa?lagian dari dulu ringtone punya ku sudah seperti ini,dan sudah gua bilang berkali kali kalau lagi ini menjadi media mengingat dosa masa lalu "Kata Mayra masih memeluk kedua anaknya yang masih tidur di atas tubuh nya.


"Ya..ya..gua tahu itu tentang taubat,tapi sampai kapan kamu menggunakan ringtone itu sedangkan setahu gua,kamu sudah berubah lebih baik"Kata Jack sambil melepaskan seal beat nya karena perjalanan mereka sudah sampai di apartemen Mayra


"Mungkin bagi kita apa yang kita lakukan itu sudah baik,tapi kita ga tahu di Mata Allah apakah taubat kita di terima?apalagi dengan pekerjaan kita Jack...terkadang kita harus membunuh musuh karena terpaksa apakah Allah akan mengampuni kita?kita tidak tahu kan Jack...apalagi apakah Dosa dosa gua sudah terhapus Di mata Allah?Hanya Allah yang tahu"Kata Mayra sambil mengelus elus kedua putra putri nya


"Sini Gua bantu!"Pinta Jack sambil mengambil Kenza di atas tubuh Kenzo.


"Ya...silahkan...makasih ya..."Kata Mayra sambil berusaha bangun dari tidurnya.


Ternyata tubuh kedua anak nya semakin kuat,sehingga tulang tulang nya terasa patah dan kaki ikut kesemutan.


"Agh..."Teriak Mayra.


"Kenapa May..."Tanya Jack membalik kan badannya setelah mendengar teriakan Mayra dalam mobil.


"Buset..dah Jack..kaki gua kesemutan,ni karena gua sudah lama tidak berolah raga apa emang mereka sudah padat berisi?"kata Mayra masih terlentang karena kakinya kesemutan.


"Ni..bocah dasar anak kangguru,juga ga keganggu mommy nya kesakitan"ujar Jack sambil menaruh Kenza di bangku depan dan membantu Mayra mengangkat Kenzo.


"Makasih Jack...ternyata badan Gua ada saat nya merasa lelah,dan sudah tidak kuat mengangkat mereka berdua,kaya nya waktu cepat berlalu ya Jack ...seperti nya baru kemarin kita di sibukkan dengan tangis mereka

__ADS_1


__ADS_2