Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Bab 61.Resign


__ADS_3

Panggilan itu...


Sepersekian detik Mayra sadar kalau Dia sedang menggunakan identitas Rani makanya Dia melanjutkan melangkah kan kakinya agar Erland tidak curiga siapa Dia.


"Tunggu Ran.."Teriak Erland sambil bangkit dan menarik tangan Mayra.


"Lepaskan Saya Pak!Saya bukan bagian dari wanita yang suka menggoda Bapak"Kata Mayra sambil menepis tangan nya,rasanya Dia ingin marah dan memukul wajah Erland agar Dia tidak main perempuan lagi,Dia tidak rela orang yang Dia cintai bekas orang.


Cinta...entahlah Mayra sendiri tidak bisa memprediksi hatinya,apakah Dia telah jatuh cinta?tapi itu kapan?sedangkan Erland adalah orang yang selama ini Dia benci karena sudah menghancurkan hidupnya.


"Maaf Ran...Saya ngomong kaya gitu bukan menyamakan kamu dengan mereka,tapi itu emang kenyataan,selama ini banyak Wanita yang ingin selalu dekat dengan Saya bahkan menawarkan tubuhnya untuk menjadi milik Saya,makanya Saya heran waktu kamu menolak jadi kamu orang berbeda,dan baru kali ini ada seorang wanita yang menolak pesona saya"Kata Erland sambil tersenyum dan membuat hati kaum hawa klepek klepek.


"Idih...Narsis"Jawab Mayra sambil memundurkan badannya dan berusaha melihat ke tempat lain agar Erland tidak bisa melihat matanya,karena Mayra tidak sanggup.


"Biar Saya Narsis...tapi kenyataan kan...dan asal kamu tahu walau banyak wanita yang menginginkan Saya ,tapi Saya tidak tertarik dan Saya ga pernah mempedulikan mereka,karena hati saya sudah terkunci untuk satu nama"Kata Erland sambil memandang Mayra agar Dia bisa melihat dengan jelas apakah wanita di depannya adalah Mayra atau bukan.


"Idih..kok malah curhat Pak...sudahlah Saya mau turun dulu dan membereskan barang saya,pokok nya saya minta duduk satu ruangan di depan Pak Ferdi"Kata Mayra berusaha menghindar dari Erland.


Sebenarnya kalau boleh jujur Mayra pingin teriak"Siapa nama itu Erland?lalu apakah lo lupa kalau lo udah merenggut kesucian gua?dan asal lo tahu sekarang ada sepasang anak kembar yang berharap di akui sebagai anak mu".


Tapi Mayra tak sanggup dan belum waktu nya Mayra membongkar ini semua.


"Kamu naksir sama Ferdi?"Tanya Erland ada jejak kecemburuan yang terlihat.


Mayra mengernyitkan kening Mayra karen melihat ekspresi Erland,kaya nya indra ke enam Mayra tidak berfungsi di depan Erland sehingga Dia tidak bisa menggali isi otak ny Erland.


"Idih Bapak...lucu..siapa juga yang naksir Pak Ferdi?lagian Saya tidak mau seperti pungguk merindukan bulan,saya sadar diri Siapa saya"


"Sudah lah ..saya pamit dulu,Bapak semakin ngaco aja"Kata Mayra.


"Ok...tapi jangan lupa makan siang nanti"Kata Erland.


"Siap Pak Bos..."Ucap Mayra sambil memberikan penghormatan ala militer,kemudian Dia melangkah pergi.

__ADS_1


Di luar Mayra melihat Ferdi sibuk di komputernya.


"Selamat Pagi menjelang Siang Pak.."Ucap Mayra.


Ferdi mengangkat kepala nya dan melihat Mayra kemudian mengangguk dan tersenyum.


Tidak lama kemudian suara Erland memanggilnya.


...****************...


"Jadi mulai sekarang kamu jadi asisten Pak Erland?"Tanya Cindi ketika Mayra datang dan mulai berkutat di komputer nya.


"Iya Mbak makanya ini Saya bantu mbak Cindi untuk menyelesaikan tugas ini,karena kemarin saya sempat ga masuk,jadinya tugas menumpuk"Kata Mayra masih sibuk di komputer.


"Sebenarnya ga usah Ran..takutnya Pak Erland mencari kamu,dan ada tugas menunggu"Kata Cindi walaupun kalau boleh jujur Cindi merasa kewalahan dengan pekerjaannya,semenjak CEO baru banyak telpon masuk dari berbagai perusahaan untuk mengajak kerja sama.


Dan Cindi tahu kinerja Rani walau baru satu hari bekerja tapi Dia bisa meyelesaikan tugas bahkan tugas tugas yang terbengkalai bisa di selesaikan Rani dalam sehari.


"Tenang Mba,nanti sampai jam makan siang Saya bantu mbak cindi di sini,tapi setelah itu saya baru menjadi asisten CEO,lagian tadi Saya juga sudah ijin ingin membereskan barang barang ku,jadi berkas berkas ini juga termasuk barang saya yang harus di kirim ke Bu sandra"Kata Mayra sambil menggerakkan jari nya di keyboard.


"Sudah selesai...Alhamdulilah...Ini mbak bawa ke Bu sandra aja dokumennya,dan ini ke divisi lainnya"Kata Mayra sambil memberikan dokumen dokumen dan memilah satu persatu yang harus di kirim ke divisi lain.


"Ini..ke Ruang Pak Setya?"Tanya Cindi sambil menunjukkan dokumen.


"Iya?kenapa Mbak?"Tanya Mayra sambil menjelajahi alam pikiran Cindi,Dia melihat aura ketakutan di matanya.


Sama Cindi gua bisa membaca pikirannya la tadi sama Erland pikiran gua yang kacau.


" Tolong kamu aja ya Ran...Saya ..."Jawab Cindi gugup sambil tolah toleh kanan kiri takut ada orang yang mendengar.


Mayra tahu ketakutan Cindi maka Dia berusaha menenangkannya.


"Baik mba tenang aja,saya akan bantu ngasih ke Pak setya"Kata Mayra.

__ADS_1


"Bener Ran?kalau gitu makasih ya"Ucap Cindi sambil memeluk Mayra.


"Idih...Mba apa paan sih...udah sana ke ruangan Bu sandra,habis ini Saya ke Pak setya terus ke ruangan CEO"Kata Mayra


Kringg....


(Hallo selamat Siang dengan Rani bisa di bantu)


(Kenapa kamu ga naik naik?)


Teriak Erland di telpon.


Buset nih orang...belum pernah ngerasain bogem mentah dari gua


(Helo...Pak Erland yang terhormat bisa di kecelin apa volume kaleng rombeng nya?Telinga saya berfungsi dengan baik oke)


(Apa kamu bilang kayak kaleng rombeng?kamu ingat kan sedang bicara dengan siapa?)


(Ya ingatlah Pak...kalau ga ingat sudah saya samperin Bapak dan tangan ini langsung mendarat di wajah bapak)


(Kamu...kamu berani sama saya)


(Ya berani dong siapa takut...tapi berhubung Bapak yang menggaji Saya jadi nya saya tidak berani takut nya Bapak mem blacklist saya di dunia kerja,terus saya jadi pengangguran sukses,lalu kalau Saya ga kerja nanti keluarga saya makan apa?)


(Kamu ga usah kerja gimana kalau kamu jadi penghangat ranjang saya?)


(B******..lo ya Pak..ok..mulai sekarang saya Resign...Bay)


Mayra langsung menutup kasar telponnya dan mulai memberesi barang nya,karena Dia merasa terhina dengan kata Kata Erland.


Tadinya gua berharap bisa bertahan di sini dan memberitahu lo tentang si kembar...tapi ternyata lo ga pernah berubah land,selalu menyakiti perasaan gua.


Mayra mulai mengirim surat pengunduran diri ke bagian Hrd dan membayar kompensasi nya karena dia mengundurkan diri sebelum masa kontrak habis.

__ADS_1


Kemudian Dia mengirim hasil akhir audit di perusahaan Erlangga.


(tugas saya sudah selesai....nanti ada orang yang akan mengirim berkas kongkritnya,dan tidak ada pertemuan untuk hari senin,saya sudah menyelesaikan tugas ini,saya tunggu uangnya sesuai perjanjian tapi kirim ke rekening David aja ,terimakasih)


__ADS_2