Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Pengganti Sementara Ardan


__ADS_3

Satu pesan masuk dari ponselnya ternyata Bosnya memberikan pesan lewat whatsapp.


"Bagaimana cantik kan Dea, dia masih jomblo. loh, cocok lah jika. kamu jadikan istri, dia itu baik loh orangnya tapi sedikit pemalu." Setelah membaca pesan dari bosnya Rendra menggeleng pelan nih dasar bosnya ada ada saja, nih tapi memang benar sih Dea itu cantik dan masih polos banget anaknya masa tadi dia hanya mengambil map saja langsung kabur nih seperti melihat hantu saja.


"Bos, jangan membuat aku ini semakin tidak fokus bekerja deh." balasnya dengan emotikon🥺.


"Hey, tuh membuat orang semakin semangat kerja loh apalagi jika kakakmu nanti pulang dari liburannya nanti dia yang akan menjadi sekertaris pribadimu cie punya pacar😌."


"Bos!!!"

__ADS_1


Tidak ada balasan dari bosnya lagi.


"Sayang ada apa tuh muka sampai merah loh, WA sama siapa?" tanya Fiani yang sangat kepo siapa yang di ajak berbalas pesan sampai membuat wajah suaminya memerah.


Faam pun segera memberitahu istrinya, nih biar bagaimana pun istrinya pecemburu berat loh hanya saja sifat dinginnya itu membuat nya kadang terlihat tenang padahal di dalam hati pingin ngelempar orang.


"Dea itu cantik orangnya, pinter otaknya, cocok lah jika sama Rendra apalagi Rendra kan juga baik orangnya hanya saja suka salting gitu deh."


"Tuh tahu, sekarang yang membuat aku pengen ketawa adalah, dia tidak fokus kerja gara-gara Dea itu selalu meliriknya diam diam, mungkin dia ingin bertanya namun takut saja."

__ADS_1


"Makannya tuh kantormu jangan di isi dengan pria dan wanita cantik doang." Faam tertawa begitupula dengan Fiani.


"Ya sudah habiskan makanan mu nanti kita akan jalan-jalan lagi berkeliling taman mau kan!" Fiani tersenyum nih rasanya jika bersama dengan suaminya selalu saja di mengerti kenapa enggak kemarin kemarin sih gini kan enak bisa menghabiskan waktu berdua. Jika sama supirnya pasti di sasarin ke rumah makan yang ada gadis cantik penjual nasi kucing itu hem dia juga yang jadi obat nyamuk.


"Tapi aku mau tanya biasanya jika aku sibuk kamu sama supir nyebelin itu kemana?" Fiani yang tadinya ingin memasukkan makanan ke dalam mulutnya pun menaruhnya kembali.


"Cuma keliling, kamu tahu kan si supir kamu itu sukanya pergi ke warung nasi kucing itu loh alasannya mau makan mau ini itulah, biasa dia kan naksir sama anak dari penjual nasi kucing itu, kamu tahu nggak sayang, aku di jadikan obat nyamuk olehnya, tapi enggak papa lah karena apa aku kan bisa lama di sana kenyang perut aku." Faam yang tadinya ingin marah pun mengurungkan niatnya yang terpenting kan istrinya senang menang sopir nya itu rada rese orangnya tapi bagaimana lagi jika dia memecatnya siapa yang akan mengerti kan Fiani saat dia sibuk kerja.


"Untunglah kamu senang sayang, ya sudah habiskan makannya setelah itu kita akan pergi ke taman kita foto berdua." Fiani mencubit pipi Faam nih tahu aja jika dirinya suka foto.

__ADS_1


__ADS_2