Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta
Keceplosan


__ADS_3

Dilan sangat ingin tahu apa yang membuat ayah nya tega apa lagi itu juga nenek nya sendiri.


"Ayah kenapa ayah memasukkan nenek ke dalam penjara!" Yusuf hanya diam saja kenapa memang nya jika dia memasukkan ibu nya sendiri ke dalam penjara, kan dia sudah menggali lubang nya sendiri, dan yang membuat nya semakin kesal kenapa saat ayah nya meninggal bahkan ibu tidak memberi tahu kapan apa pun padanya, rasanya dia sangat amat kecewa dengan ibu dan sikap nya seperti masa bodoh dengan meninggal nya ayah.


"Kenapa ayah seperti ini??"


" itu tanyakan saja pada nenek mu itu sayang, sudah lah nanti jika nenek mu itu sudah sadar dengan apa yang dia lakukan nanti juga dia akan mencari keberadaan ayah mu ini....! "


"Maksudnya? Nenek sadar? Sadar memang nya nenek kenapa?" Yusuf tersenyum apakah Yusuf harus mengatakan jika neneknya ini adalah orang yang sengaja bersekongkol dengan Fifi untuk membunuh ibu kandung nya?


"Nenek harus membayar semuanya nak, apa yang dia lakukan tidak akan pernah bisa mengembalikan seseorang yang ayah sayang nak." Dilan terkejut apa maksud dari perkataan ayah nya ini tidak akan mengembalikan orang yang ayahnya sayang. Bukan kah ayah pernah mengatakan padanya jika orang yang ayah sayang adalah dia dan ibunya? Lalu apa kesalahan nenek sehingga ayah bahkan tidak memaafkan dirinya.

__ADS_1


"Mengembalikan maksudnya ibu yah... " Yusuf tidak menjawab dan segera pergi nih yang membuat Dilan selalu bertanya apakah mungkin dulu ibu dan nenek selalu bertengkar apa bagaimana sih.


Dilan sangat bingung namun bagaimana lagi saat ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi bukan kejujuran yang dia dapatkan melainkan ayah tidak mengatakan apa pun itu yang membuat nya ingin mencari tahu sendiri.


"Kenapa kak?" tanya Fania yang melihat Om Yusuf tergesa-gesa pergi meninggalkan anak nya.


"Om Yusuf... " Dilan di selimuti rasa penasaran sebenarnya apa yang terjadi hingga kini bahkan dia sendiri masih penasaran. Apa yang membuat nenek dan ibu tirinya masuk penjara jangan bilang mereka bukan lah orang yang baik, terlebih cara memperlakukan ayah saja seperti itu.


" Pekerjaan apa kak, ini saja masih belum selesai, jangan bilang jika kakak ingin menjadi detektif ya kak, apa kakak masih penasaran tentang kematian ibu kakak. "


"Benar, bahkan sampai saat ini ayah, masih belum mengatakan apa yang ayah ketahui, dan yang lebih anehnya lagi ayah tadi mengatakan jika nenek pasti akan mencari nya dan akan membayar atas apa yang di perbuat nya. "

__ADS_1


"Kakak masih saja penasaran dengan kematian tante, baiklah apa yang bisa Fania lakukan untuk kakak?" Dilan mendekati Fania dan berbisik membuat Fania terkejut mendengar nya apa mungkin dia bisa meyakinkan papa tentang hal ini. Jika papa sampai turun tangan habis dong.


"Kakak... Kenapa kakak. harus melibatkan papa, ingat kak, tempo hari bahkan semua yang berhubungan dengan musuh papa, semuanya lenyap apakah nanti akan tidak mencurigakan jika melibatkan papa?"


"Lalu Bagaimana cara kita mengungkap penyebab ibu meninggal, ayah tidak pernah jujur padaku, semuanya ayah sembunyikan sendiri. "


"Kakak... Dengarkan aku ayah kakak itu tidak ingin kakak balas dendam, apa jadinya jika kakak balas dendam dan kakak sampai terlewat batas apakah kakak tidak akan menyesal pada akhir nya, dengar kak dengarkan adik mu ini, seseorang tidak akan menceritakan sesuatu rahasia pada orang yang dia sayang, mereka tahu jika itu di ketahui hanya akan menimbulkan kebencian di dalam hati nya. "


"Nah, kenapa ayah memasukkan nenek ke dalam penjara bukan kah nenek adalah orang baik. "


"Nenek kakak bukan orang baik... " Fania keceplosan mengatakan hal yang seharusnya tetap menjadi rahasia di dalam keluarga nya. Ya memang papa nya sendiri yang mengatakan jika Dilan ini bukan lah kakak kandung nya, papa nya juga mengatakan ibu dilan di bunuh oleh seorang wanita apa mungkin wanita yang di maksud kan ayahnya itu nenek Dilan atau orang lain, ini juga masih menjadi misteri baginya.

__ADS_1


"Apa maksud mu!"


__ADS_2