
"Apa yang Nona bicarakan?" tanya Ana yang ingin tahu.
Memang dia sangat mencintai Yuda tapi bagaimana pun dia tidak bisa melakukan hal itu cintanya sampai kapan pun tidak akan pernah bisa bersatu, Yuda anak orang kaya sedangkan aku anak orang miskin derajat kita itu sangat tidak sama, bagaimana mungkin saya akan bersatu dengan Yuda itu sangatlah tidak mungkin Nona."
"Siapa yang bilang tidak mungkin!" Faam muncul bersama dengan Yuda.
Flashback on
"Tuan Faam apa yang Tuan Faam lakukan di sini? Bukankah seharusnya rapat kita masih tiga hari lagi?" tanya Hans merasa bingung nih kenapa bos besar datang ke rumahnya.
"Kedatangan ku kemarin bukanlah untuk membicarakan tentang rapat, namun kedatangan saya ke sini untuk membicarakan tentang hubungan Yuda dengan asisten pribadi dari istri saya." Hans bingung asisten pribadi maksudnya siapa?
__ADS_1
"Memangnya ada masalah apa sampai bos besar datang ke rumah saya hanya untuk membicarakan tentang anak saya, memangnya anak saya membuat ulah?" Faam menggeleng dia pun segera duduk bos tanpa di suruh ya harus seenaknya kan.
"Tidak sebenarnya kedatangan saya cuma ingin membicarakan tentang niat saya, saya sebenarnya hanya ingin berunding tentang masalah Ana, memangnya ada masalah apa dengan Yuda sampai membuat asisten saya menangis, apa mungkin bapak yang melarang mereka untuk berhubungan?" Hans tidak tahu lagi harus mengatakan apa memang benar dia lah yang meminta anaknya untuk menjauhi Ana karena ada bukan lah wanita yang pantas untuk menjadi menantunya tapi masalahnya calon istri Yuda yuga sekarang terjerat proses hukum dan tidak mungkin juga dia menikah kan anaknya dengan seorang wanita yang sudah masuk bui.
"Saya sebelumnya memang menentang hubungan mereka, karena Ana bukanlah orang..."
"Seharusnya anda itu berterima kasih pada Ana karena apa Ana itu sudah menjadi bagian dari saya untung saja proyek ini tidak saya batalkan." Mendengar kata pembatalan itu Hans membuatkan mata hanya karena asisten loh Tuan Faam sampai rela ingin membatalkan proyek besar ini pasti Ana menjadi peran sangat penting.
"Lalu apa yang harus saya lakukan Tuan, masa proyek ini harus di batalkan." Faam tersenyum ya itu seharusnya di jawab Hans sendiri bukan?
"Eh eh tunggu Tuan jangan seperti itu, ini proyek yang sangat besar mana mungkin di batal kan secara mendadak, baiklah saya akan merestui hubungan mereka tapi setidaknya jangan batalkan proyek kita Tuan."
__ADS_1
Mendengar hal itu Faam alias Nur yang merubah dirinya menjadi mirip dengan Faam pun segera berdiri.
"Tuan! Jangan seperti ini!" pinta Hans seraya memohon.
"Nanti aku pikirkan, pokoknya jika kamu ingin proyek ini berjalan dengan lancar maka restui lah hubungan antara Yuda dan Ana, apa kamu tidak kasihan? Keduanya itu saling mencintai namun karena keegoisan mu. Hubungan antara keduanya menjadi renggang.
" Baiklah, saya akan merestui mereka."
"Baik saya akan kembali tiga hari lagi untuk menandatangani berkas mu."
"Tuan!" teriak Hans namun tidak diindahkan oleh Faam, Faam segera berlalu meninggalkan
__ADS_1
Hans yang harus merelakan Yuda untuk mendapatkan cintanya.
Faam jadi jadian pun segera berubah haduh Nur Nur nih jin rese nya minta ampun.