Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
16


__ADS_3

" Sudah aku minta maf " Ucap Zek


Neul membersihkan air matanya menatap lekat Zek


" Terimakasih mau menolong aku "


" Aku mau berangkat Kerja lagi maf yah aku tinggal kamu bersama nenek" Ucap Neul


" Makasih yh Boleh aku manggil kamu kaka " Ucap Neul tersenyum kearah Zek tak keberatan dengan keinginan Neul Zek pun mengangguk dan membalas senyum Neul


Seminggu berlalu seharus nya Hari ini adalah Hari bahagia untu Chen dan Neul karna hari ini adalah hari pertungan mereka karna insiden tersebut Neul hilang tanpa jejak Chen masih terus mencari keberadaan Neul


" Neul kamu dimana sayang Maaf kan aku " Lirihan Chen yang saat ini berada di pantai dimana terakhir kalinya melihat senyum Neul sebelum kehilangan nya



Kesedihan Chen pun terasa dihati sang bunda dia tak tega melihat putra semata wayang nya hancur seperti itu


Neul yang tinggal dirumah Nenek nya Zek tK mau enak enak makan tidur saja Neul pun membantu menjaga toko bunga milik Nenek susu walaupun dilarang Neul tetap saja keras kepala Neul bosan kalo harus duduk dirumah

__ADS_1


Neul merapih kan Bunga bunga di toko Nenek susu sesekali bersenandung Neul sudah kembali tenang Neul yang tak bisa menghubungi Yeol dan keluarganya karna semua barang barang nya di dalam mobil Chen


Niat Hati ingin mengantar bunga pesanan orang Hati Neul kembali hancur


tapi untuk kali ini benar benar hancur remuk tak tersisa melihat Chen dan jesi



Pipi Neul kembali basah dengan air mata Zek yang saat itu di belakang Neul mengantar melihat nya juga Langsung menarik tangan Neul membalikan badan nya langsung memeluj erat Zek tahu saat ini hati Neul benar benar hancur



"Zek ayo kita pulang " Ajak Neul menarik tangan Zek pergi meninggalkan pemandangan yang menghancurkan hatinya


" Sesakit ini kah mencintai" Ucap Neul dengan isakan nya


Zek yang saat itu melihat Neul tak tega Zek menarik neul kembali kepelukan nya


"Menangis lah keluarkan semua rasa sakit mu "Ucap Zek semakin membuat Neul menangis sejadi jadinya

__ADS_1


"Ayo pulang Nenek pasti khawatir" Ucap Zek


impian yang selama ini Hancur seketika semua bayangan indah bersama Chen hilang hati Neul terasa remuk seketika melihat kejadian beberapa jam lalu


Neul kembali terisak " Mungkin Hilangnya aku Bahagiamu" tangisan Neul


"Aku harus bisa Aku pasti bisa melupkan nya seberapa sulit nya itu aku harus bisa"Neul menyemangati dirinya berusaha bangkit dari keterpurukan nya


senyuman tersirat ketika mendengar Ucapan Neul Zek yang berniat mengantar makanan karna Semenjak kejadian itu Neul mengurung diri selama 3 hari itu pun senang mendengar ucapan Neul


"Buat apa bersedih tak ada gunanya tersenyum lah Karna kebahagiaanmu telah menunggu meminta dijemput kamu" Ucap Zek seraya membuka pintu kamar Neul


Yang punya kamar hanya tersenyum melihat Orang yang ditunggu Zek yang sibuk dengan urusan katornya tak memiliki waktu melihat keadaan Neul walaupun Kekhawatiran menyelimuti Hatinya


Melihat Zek masuk Neul berhambur memeluk erat sang abang " Bang Neul Kangen Akhir akhir ini abang sibuk sampai tak ada waktu buatku" Neul pun memajukan bibirnya tanda ia sedang merajuk


"Ai aiiii itu bibik ko begitu jelek ah kaya mulut angsa " ledek Zek seketika langsung kabur


"Abaaaaang "Teriak Neul mengejar Zek dengan kesal Neul pun tertawa dengan tingkah Zek melupakan semua rasa Hati nya

__ADS_1




__ADS_2