Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Bring back the love to me - 1


__ADS_3

Perjumpaan yang salah


(Kediaman Yeo)


“Nenek, kita mau pergi kemana? Tanya Elle, tapi nenek malah memberi isyarat dengan tangannya supaya Elle diam, dan menunjuk pada kalung yang di pakai oleh Elle.


“Kita akan kepantai, Nenek sudah lama tidak kepantai” Senyumnya, namun tangannya menggenggam tangan Elle dengan kuat.


Ada apa dengan Nenek…


Setelah mereka tiba di pantai, Nenek menyuruh Elle untuk mengganti pakaiannya dan melepas semua perhiasan yang ia kenakan, termasuk kalung.


Dan mereka duduk di tepi pantai di hari yang senja itu.


“Baiklah Nek, sebenarnya ada apa ini? Elle penasaran.


“Kalung yang kamu pakai itu adalah alat pelacak serta penyadap suara, Elle” Elle terkejut mendengarnya ia ternganga melihat Nenek Yeo.


“Kau benar Elle, Anak-anak ku memang ingin membunuh ku untuk perebutan harta waris”


“Apa… mereka hendak membunuh Ibu mereka sendiri hanya karena harta?


Nenek Yeo tersenyum layu "Ya, jika memang aku Ibu mereka"


“Aku bukan Ibu kandung mereka Elle, aku hanya Ibu sambung, dan ketika Pemimpin Yeo mati, Ia menyerahkan semua harta warisnya kepadaku dengan harapan membimbing anak-anaknya menjadi pemimpin perusahaan sepertinya.


“Waoow, masalah orang kaya memang berbeda” gelaknya


“Dengar Elle, aku hanya mempunyai mu, dan dalam wasiat Ketua Yeo jika kematianku di sengaja maka harta warisan akan di serahkan kepada Negara dan di sumbangkan kepada yatim piatu, namun jika aku mati karena ajalku sudah tiba, maka mereka akan mendapatkan harta waris itu, anak-anaknya.


“Akh, wasiat bodoh apa itu” kesal Elle.


Plak… Nenek Yeo memukul bahu Elle yang terbuka itu.


“Neeek, yang benar saja…


“Bisakah kau mengunci mulutmu itu, hingga aku selesai berbicara” Ujar Nenek Yeo, Elle pun hanya meringis sambil mengangguk.


“Dengarkan aku baik-baik, setelah aku mati, kau pasti akan di usir oleh mereka, ada tas hitam ku sediakan di kamarmu, isilah dengan baju-bajumu, pada bawah tas hitam itu aku meninggalkan selembar kertas berisi alamat, pergilah dan tinggal lah disana dan kau tak perlu khawatir untuk hidupmu…


“Aku sudah meninggalkan uangku di rumah itu, kau akan mendapatnya setiba disana….


“Dan sampai hari kematianku tiba, tetaplah bersandiwara, dan pakai kalung pemberian Bibimu”


“Tidak Nek, aku akan menyelamatkan Nenek” Ujar Elle sedih.


“Tidak Elle, sesungguhnya aku sudah lelah hidup begini…


“Maksud Nenek…


“Apa kau pikir aku mau hidup seperti ini, Pimpinan Yeo membuat aku sebagai ahli waris tapi aku tidak bisa hidup, kau tahu… Ia sengaja menulis wasiat seperti itu agar aku bisa hidup dengan tersiksa seperti ini.


“Aku tidak mengerti Nek.


“Aku penyebab istrinya meninggal kala itu, aku merenggut orang yang paling Ia sayangi, dan untuk menggantinya aku menjadi pengganti istrinya…


“Psikopat gila…


“Aku mengambil jantung istrinya Elle, kakaku adalah seorang dokter, ketika kecelakaan terjadi kepada istri Pimpinan Yeo, kakak ku adalah dokter yang bertanggung jawab untuk operasinya.

__ADS_1


“Dan entah setan apa yang merasukinya hingga Ia memindahkan jantung itu padaku, setelah ketahuan ia di bunuh oleh Pimpinan Yeo, dan aku menjadi pengganti istrinya, mengurus si kembar…


“Tak sedetik pun waktu yang ia berikan agar aku bahagia, selama ia hidup hanya penyiksaan yang aku terima, hingga sampai ia mati ku kira aku akan bebas, namun tidak…


“Ia membiarkan kedua anaknya berkelahi untuk merebut harta warisan dariku, selama belasan tahun aku mencoba agar tetap hidup…


“kau pikir, sudah berapa kali mereka mencoba untuk membunuh ku, membuat nya seperti aku mengalami kecelakaan…


Nenek Yeo menangis, tangisnya samar-samar terdengar dengan deru ombak lautan yang kala itu juga terdengar begitu kuat.


“Aku Lelah Elle didunia ini, baik keadilan maupun kebahagian tidak pernah menyapaku, aku ingin menyudahinya” Isaknya.


Elle hanya diam terpaku menatap Nenek Yeo yang menangis di depannya, tanpa sadar pun air mata nya ikut jatuh, Ia pun bergeser tempat duduk, dan memeluk Nenek Yeo.


|||


VIVIP Club


Cheers….


“Buat teman kita yang telah hilang kini kembali…” Ujar Hyun salah satu Pria di pesta itu.


Sung Gi, mengangkat gelasnya ke arah Hyun yang berbicara tadi, lalu mereka pun meminum wine nya.


Music terdengar begitu keras di lantai bawah, dan dilantai dansa banyak sekali orang yang sedang menari di tambah dengan DJ yang memutar lagu yang menghidupkan tarian meraka.


“Hei Brielle, ada apa denganmu bukankah seharusnya kau sudah terbiasa dengan ini? Ucap Lee Hye sedikit teriak


“Apa kau merasa bosan karena tidak ada yang menemanimu? Ucap Yeo Bin Wo mengambil tempat duduk di samping Elle.


“Aku ingin pulang, Kalian bilang tadi ingin mengajakku menonton” Kesal Elle menatap Bin Wo


“Aku ingin pulang sekarang… Seru Elle.


“Ok, kami akan menyuruh supir park mengantarmu, tapi dengan satu syarat” Ujar Lee Hye dengan senyum jahatnya.


“Kau harus meminum segelas bir dengan kami semua, ayo lah ini ulang tahun ku hadiahi aku dengan satu gelas” Ucap Lee Hye.


“Baiklah… Elle mengambil gelas di hadapannya, lalu meneguknya dengan satu tegukan.


“Puas….. Elle meletakkan gelas kosong itu dan berdiri pergi, namun pergelangan tangannya di tahan oleh Bin Wo


“Kau mau kemana? Ucapnya


“Lepaskan aku… Elle berusaha melepasnya namun tiba-tiba ia merasa pusing. “Kal—ian, apa yang kalian…”


“Huh, sepertinya Obatnya mulai bekerja” Ujar Bin Wo.


“Silahkan Kak… Ucap Lee Hye sambil melebarkan tangannya dan disusul tawa gadis-gadi sekitarnya.


Bin Won menggendong Elle, menuju anak tangga dan masuk ke salah satu ruangan yang ada di lantai 2, Ia melempar kasar Elle di sofa yang berada di ruangan itu.


“Aku tidak ingin melakukannya Elle, hanya saja kau terlihat begitu menggiurkan dan kau selalu menjadi penghalang untuk kaluargaku mengambil hak kami” Ujar Bin Wo sembari melepas kancing kemejanya.


Dengan setengah sadar Elle masih dapat melihat Bin Wo yang masih berdiri di hadapannya.


“Bin… hentikan, aku mohon… jangan seperti ini Bin” Lirihnya.


Bin Wo menghiraukan perkataan Elle, dan merangkak sambil tangannya dengan lembut mengelus kaki Elle menuju ke paha, dan kini mereka berhadapan, Bin mencium Elle.

__ADS_1


Elle berusaha untuk lepas dari Bin, namun kekuatannya tiba-tiba hilang..


Sial, ini pasti karena minuman itu, to—long, siapa saja tolong… Batin Brielle


Dan Tiba-tiba pintu terbuka, menghentikan aksi Bin.


“Oh… Maaf, kami salah ruangan” Ujar Hyun te


“Wah, ada permainan seru ini…” ledek yang lainnya, membuat Bin memasang wajah kesal.


“Oh.. Bin Wo….”Ujar Hyun Te.


“Apa kau kurang kerjaan, pergilah” Kesal Bin.


“To—long… tolong aku…” Lirih Elle


“Heiii, Bin Wo kau terlalu kasar” ledek Hyun Te, dan terdengar gelak tawa yang lainnya.


“Keluar” datar Bin


Mata sayu Elle yang telah basah karena air mata mengunci rapat mata seorang pria di dekat pintu itu, seraya dengan tatapannya ia sangat memohon untuk menolongnya.


“Baiklah selamat bersenang-senang Tuan muda Yeo” ujar temannya.


“Tunggu… Sung Gi mengganjal pintu dengan kakinya, lalu masuk.


“Apa dia pacarmu?


“Apa urusanmu? Kali ini Bin sungguh sangat kesal


“To—long, Ia memasukan obat pada minumanku” Lirih Elle


“Wah, Tuan Muda Yeo sungguh sangat tidak terhormat ternyata, menggunakan cara licik untuk mendapatkan perempuan....


"Apa karisma mu sudah menghilang Tuan Muda Yeo” Ujar Sung Gi.


Bin pun mengepal tangannya dan siap melayangkannya ke Sung Gi, untung saja Sung Gi menghindar dengan Cepat, sehingga Bin jatuh karena kekuatan ayunan tanganannya sendiri.


“Aku rasa Tuan Muda Yeo saat ini ingin mendinginkan kepala dulu” Ujar Sung Gi menggendong Elle keluar dari ruangan itu, di tatap oleh teman-temannya yang lain.


"Hei, kau mau bawa kemana dia Gi? Tanya Hyun Te


"Diam, urus saja si brengsek itu" balas Sung Gi menurunii tangga.


Sung Gi, membawanya kedalam mobilnya, dan melaju membawa mobilnya keluar dari keramaian di pusat kota.


“Hei perempuan, dimana alamat rumahmu? Tanya Sung Gi pada Elle yang terbaring di kursi belakang, namun tidak ada jawaban.


Tiba-tiba Sung GI merasa hembusan di tengkuknya, ia pun mengerem mendadak dan menoleh.


“Obatnya mulai bekerja lagi ya….


“To—long, a—ku tak tahan…. Ujar Elle dengan pose seksinya di kursi belakang. Mendadak wajah Sung Gi berubah menjadi merah.


|||


Ku kasih tahu rahasia ya gaes… meski Sung Gi hidup bebas di Amrik dia itu cukup menjaga diri loh..


Di tambah lagi Ia sangat tidak suka dekat dengan perempuan, bagi Dia mereka seperti nyamuk yang berdengung mengganggunya.

__ADS_1


Dan itu membuat Ia masih perjoko tonkir loh sampai hari ini… xixixixi


__ADS_2