Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Urus dirimu dengan baik


__ADS_3

Ceklek


" Mas" panggilnya saat melihat ternyata Raka yang membuka pintu, Desi yang ingin menghampiri suaminya terhenti saat melihat suaminya itu berlalu masuk kekamar mandi begitu saja.


Desi lagi-lagi hanya bisa menghela nafas panjang melihat sikap dingin yang ditunjukkan oleh Raka padanya.


Wanita cantik itu lalu memilih masuk keruang ganti baju untuk berganti baju tidak lupa ia juga menyiapkan baju ganti untuk suaminya, Desi bersyukur walaupun Raka bersikap dingin padanya tapi pria itu tetap datang kekamar mereka karena semua pakaian dan barang-barang suaminya ada dikamar mereka. Dan Raka juga tidak membiarkan siapapun memindahkan barang-barangnya dari kamar utama, kamar miliknya bersama sang istri.


Desi yang sedang duduk didepan meja riasnya langsung menoleh kearah kamar mandi saat mendengar pintunya terbuka,disana ia melihat suaminya berdiri dengan tegak hanya menggunakan handuk sebagai penghalang Tubuh bagian bawahnya.sontak hal itu membuat semburan merah diwajah Desi Walaupun mereka sudah lama bersama tapi tetap saja ia masih malu jika melihat suaminya itu bertelanjang dada didepannya.


" Hm" deheman Raka berusaha mengembalikan kesadaran Desi yang terdiam menatapnya.


" Eh" Desi yang ketahuan telah terpesona dengan keindahan fisik suaminya, dengan segera ia bangkit dari duduknya dan mengambil pakaian ganti suaminya yang sudah ia letakkan diatas ranjang.


Setelah itu Desi membantu Raka memakai pakaiannya ia berusaha fokus, walaupun saat ini jantungnya berdetak kencang karena ia merasa kalau suaminya itu sedang menatap kearahnya tapi Desi berusaha untuk tidak membalas tatapan itu.


Sedangkan Raka, pria itu menatap intens Wajah istrinya yang tetap memukau dan cantik tapi terlihat lebih tirus tubuh wanita itu juga terlihat kurusan akhir-akhir ini membuat Raka menatapnya dengan tatapan yang Sulit diartikan oleh siapapun.selain dirinya sendiri.


" Kenapa kamu jadi kurusan" tanyanya


Membuat Desi tidak dapat berkata-kata bisa-bisanya pria ini bertanya sesuatu yang pasti sudah ia tahu penyebabnya,


Tapi sedetik kemudian senyum terbit di bibir Desi saat menyadari Raka bertanya seperti itu pertanda kalau suaminya itu menghawatirkannya.


" Aku tidak ingin orang-orang berpikir kalau aku tidak memberikan makan padamu! Jadi kamu harus urus dirimu dengan baik" ucap pria itu setelahnya, Langsung membuat hati Desi berdenyut sakit ia berpikir Raka menghawatirkan dirinya tapi nyatanya pria itu tidak ingin orang lain berpikir buruk tentangnya.


" Apa aku tidak berarti lagi di hati kamu mas" tanya Desi terbata berhasil menghentikan langkah Raka yang ingin keluar dari kamar.


Untuk beberapa saat keadaan didalam ruangan itu hening hingga Raka kembali melanjutkan langkahnya tanpa menjawab pertanyaan Desi dan tidak menoleh kebelakang lagi, membuat Desi luruh kelantai kamar yang begitu dingin.


Air mata tak dapat lagi ia bendung kenapa nasib pernikahannya menjadi seperti ini, ternyata benar setiap hubungan yang didalamnya terdapat orang ketiga tidak akan pernah merasakan yang namanya kebahagiaan.


Desi menghapus kasar air matanya menggunakan kedua tangannya, cukup sudah cukup ia bersikap lemah dan menangis karena itu tidak ada gunanya, hari ini ia berjanji pada dirinya tidak akan meneteskan air mata sedikitpun apapun yang terjadi ia akan mempertahankan apa yang seharusnya memang menjadi miliknya, sikap Raka yang berubah padanya pasti ada alasannya dan ia akan mencari tahu itu.mereka sudah lama bersama dan dia sudah mengenal sikap dan karakter suaminya itu.dan dugaannya itu dikuatkan dengan diamnya Raka saat ia bertanya apakah dirinya masih berarti atau tidak tapi pria itu malah bungkam dan pergi begitu saja.


' cepat atau lambat aku akan tahu penyebab kamu berubah sampai seperti ini mas, aku yakin tidak mungkin karena pertengkaran ku dengan mama tapi ada alasan lain yang kamu sembunyikan dari ku' batinnya.

__ADS_1


***


Sedangkan dilantai bawah


" Sayang" seru Jessi saat melihat Raka sudah turun kebawah


"Ada apa"


" Aku dari tadi menunggu mu, ayo kita makan malam bersama! Eh mbak Desi juga sudah bisa turun ayo kita makan bersama-sama" ajaknya dengan manis saat tidak sengaja melihat Desi yang berjalan menuruni anak tangga satu persatu


Tapi bukannya menjawab Desi lebih dulu menuju meja makan, membuat Jessi mengeram gerah melihat tingkah sombong wanita itu yang sudah tidak ada apa-apanya dibanding dirinya, tinggal selangkah lagi ia pastikan Desi akan ditendang keluar dari rumah ini dan hanya ia yang akan menjadi nyonya MUDA BRAMANTYO.


" Sayang lihatlah mbak Desi ko jadi jutek gitu sama aku" aduhnya dengan wajah sendu


" Sudahlah biarkan saja dia, mungkin dia masih kurang sehat" balas Raka dengan suara berat


" Ia juga mungkin seperti itu" Sahutnya dengan nada manja di sambil tersenyum kearah Raka ia tidak menyangka secepat ini ia bisa kembali merebut cinta Raka.


Ya sudah satu bulan lebih Desi mengurung diri di kamarnya dan makan pun diantar kekamar, tapi malam ini ia tidak akan terpuruk lagi ia akan bangkit dan merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya ia tidak akan membiarkan pelakor menang darinya.


***


Setelah selesai makan Desi langsung bangkit dari duduknya dan ingin kembali kekamarnya sampai kata-kata yang keluar dari mulut Jessi benar-benar membuat dirinya emosi.


"Sayang aku ingin pindah kamar, soalnya kamar yang kita tempati rasanya sangat sempit aku merasa tidak nyaman" serunya pada Raka


Membuat Raka mengerutkan keningnya bingung sempit dari mananya coba padahal Semua ukuran kamar dirumah ini luas tapi yang lebih luas adalah kamar utama miliknya dan sang istri.


" Jangan mengada-ada, kamar yang ada dirumah ini semuanya luas" balas Raka


" Tapi aku mau kamar yang lebih luas sayang, ini juga bukan kemauan ku tapi ini mau anak kita" balasnya dengan mata mulai berkaca-kaca


Desi yang melihat hal itu memutar bola matanya jengah


" Baiklah aku akan mengabulkan keinginan mu" sahut Raka akhirnya membuat Desi benar-benar geram apa selama ini semua barang yang ia miliki belum cukup diambil oleh wanita licik ini, dan sekarang suaminya itu juga akan mengusirnya dari kamarnya sendiri. Tidak Desi tidak akan biarkan itu terjadi.

__ADS_1


" Aku tidak akan mem...."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Next Sampai sini dulu ya gays šŸ„°šŸ˜ŒšŸ˜

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Votenya šŸ„°šŸ˜šŸ™


__ADS_2