Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Cerita masa lalu..


__ADS_3

Tantri senang akhirnya ia bisa bertemu lagi dengan Veon..ia belai rambut Veon,ia kecup kening Veon..


" Sayang mama sangat merindukanmu,maafkan mama karena telah meninggalkanmu.." Ucap Tantri sambil mengecup kening Veon.


Tantri merasa haus,ia keluar dari kamar dan melangkah keluar melewati kamar Dion..ia berhenti didepan kamar Dion..


" Seharusnya kamar ini menjadi milik aku..seharusnya ini kamar aku sama Dion.." Ucap Tantri dalam hati.


Dari dalam kamar terdengar suara suara kenikmatan yang keluar dari mulut Dion dan Vera.


Tantri yang mendengar suara kenikmatan Dion dan Vera merasa hatinya seakan tercabik cabik..hatinya hancur berkeping keping..


" Dion..sebegitu bahagianya kamu menikah dengan Vera.Tak pernah sekalipun kamu memperlakukan aku seperti itu saat kita menikah.Sebegitu burukkah aku dimata kamu hingga kamu tak bisa melihat ketulusan cinta aku selama ini.." Bathin Tantri.


Tantri mengurungkan niatnya untuk mengambil minum dan kembali masuk kedalam kamar..Tantri memandang wajah anak semata wayangnya..


" Sayang..hanya kamu yang mama punya saat ini..jangan membenci mama.." Ucap Tantri sambil memeluk Veon.Tantri menciumi wajah Veon..


" Apa aku harus berhenti berharap untuk mendapatkan kamu lagi Dion..saat ini bagimu Vera adalah kebahagiaan kamu,sekarang aku sadar tak ada gunanya lagi aku menunggumu karena semakin aku menunggu semakin aku mencintaimu hati aku akan semakin sakit..sudah cukup kamu menyakiti hati aku selama ini.." Bathin Tantri.


Keesokan harinya..


Tantri yang sudah bangun dari pagi keluar dari kamar..ia berjalan menuju dapur berniat untuk membantu bi Surti memasak..tapi saat sampai didapur ia melihat Vera sedang memasak bersama Serly.Tantri mendekati Serly..


" Pagi Ma.." Sapa Tantri.


" Pagi Tan.." Ucap Serly.


Saat Tantri melihat Vera ia teringat kejadian tadi malam..suara kenikmatan Dion dan Vera terngiang ngiang ditelinga Tantri.Tantri bahkan tidak menyapa Vera.


" Sayang coba kamu bangunin suami kamu untuk sarapan.." Ucap Serly.


" Baik Ma.." Ucap Vera lalu melangkah pergi melewati Tantri.

__ADS_1


" Ver tunggu.." Ucap Tantri.Tantri menarik tangan Vera.


" Ada apa ? " Tanya Vera.Vera menghempaskan tangan Tantri.


" Aku mau bicara sebentar sama kamu.." Ucap Tantri lalu duduk dikursi meja makan.


" Kamu mau bicara apa ? " Tanya Vera.Vera menatap Tantri dengan sorot mata penuh kecurigaan.


Tantri melihat kearah Serly..Serly tau maksud Tantri..


" Ya udah biar mama bangunin Veon dulu.." Ucap Serly lalu melangkah pergi meninggalkan meja makan.


" Kamu mau bicara apa ? aku nggak punya banyak waktu.." Ucap Vera ketus.


" Semalam aku melewati kamar kamu dan aku mendengar rintihan kenikmatan kamu dan Dion,apa sudah puas kamu bisa menikmati tubuh Dion ? " Ucap Tantri.Tantri ingin memancing kemarahan Vera.


" Maksud kamu apa ? " Tanya Vera kesal.


" Apa kamu puas menikmati barang bekas aku.. ? aku yang pertama kali merasakan tubuh Dion,Dion sangat pandai dalam memuaskan wanita..saat itu aku sungguh dibuatnya melayang karena setiap sentuhan Dion.." Ucap Tantri dengan menyungingkan senyuman.


Saat ini hati Vera mulai terbakar cemburu..ia nggak suka mendengar Tantri yang sedang menceritakan hubungannya dengan Dion..


" Aku nggak tertarik dengan cerita masalalu kamu.." Ucap Vera sambil menahan emosi.


" Aku nggak bermaksud untuk membuatmu sakit hati lagi,aku cuma ingin kamu tau kalau Dion itu sangat ahli diranjang..kamu pasti udah mengerti maksud aku..nggak ada yang bisa menandingi pesona Dion saat diranjang.." Ucap Tantri yang terus memanas manasi Vera.


" Cukup.....aku nggak mau dengar lagi.." Teriak Vera sambil menutup kedua telinganya.Vera nggak ingin mendengar apapun yang Tantri ucapkan.


Dion yang sudah selesai berpakaian terkejut mendengar teriakan Vera,ia bergegas keluar dari kamar dan berlari menuju ruang makan..


" Kenapa Ver ? apa kamu menyesal sudah menikah dengan Dion ? apa kamu nggak bisa menerima Dion lagi ? " Tanya Tantri.Tantri berdiri dan mendekati Vera.


" Tutup mulut kamu ya Tan...selamanya aku nggak akan pernah menyesal menikah dengan Dion karena dia sangat mencintai aku,aku menerima semua kekurangan dan keburukan Dion itu semua hanya masa lalu..sekarang Dion hanya milikku..aku nggak akan membiarkan kamu merebutnya lagi.." Ucap Vera keras.Vera saat ini tengah diselimuti oleh emosi yang seakan bisa meluap kapan aja.

__ADS_1


Emosi Vera sudah berada dipuncak..ia sudah nggak bisa lagi menahan emosinya,apalagi Tantri semakin mencercanya dengan kata kata yang semakin menyulut emosi Vera..


Dion yang melihat pertengkaran Tantri dan Vera segera menghampiri mereka..


" Tan..apa yang kamu lakukan ke Vera ? " Teriak Dion.Dion menarik Vera kedalam pelukannya.


" Aku cuma bilang kenyataan kepada Vera kalau kamu itu jago diatas ranjang,kamu sanggup membuatku terpuaskan dan aku orang pertama yang merasakan tubuh kamu.." Ucap Tantri.Dion melepaskan pelukannya dan berjalan mendekati Tantri.


PLAAAKK..


Tamparan keras terdengar diseluruh ruangan.Vera terkejut Dion menampar Tantri.Tantri menyentuh pipinya yang terkena tamparan Dion..


" Itu semua adalah kebodohan aku yang terjerat dalam perangkap kamu.." Ucap Dion yang sudah tersulut emosi.


" Tapi kamu juga menikmatinya..buktinya kamu selalu memintaku untuk melayanimu setiap kamu menginginkannya.." Seru Tantri sambil menahan rasa sakit dipipinya.


" Cukup....aku nggak mau mendengar ini lagi..." Teriak Vera.Dion mendekati Vera dan menggenggam tangan Vera.


" Sayang kamu jangan mendengarkan Tantri..dia itu gila sayang.." Ucap Dion.Vera mencoba menahan airmatanya.


" Aku tau sayang tapi saat ini aku cuma ingin sendiri.." Ucap Vera.Vera melepaskan tangan Dion.


Vera melangkah pergi meninggalkan Dion dan Tantri..ia nggak tau harus bersikap seperti apa karena saat ini hatinya benar benar sakit..


" Tan..kali ini kamu benar benar keterlaluan.." Ucap Dion marah.


" Kamu yang keterlaluan Dion,saat kita menikah kamu nggak pernah menganggap aku,kamu seakan jijik saat berdekatan denganku..tapi saat bersama Vera kamu memperlakukan dia selayaknya istri kamu,kalian bahkan menikmati malam bersama.." Ucap Tantri dengan penuh amarah.Tabtri marah karena Dion berani menamparnya didepan Vera dan mempermalukannya.


" Kamu sudah tau jawabannya kenapa aku nggak mau menyentuhmu..tapi bagiku Vera itu segalanya aku rela melakukan apapun agar bisa membuatnya bahagia..aku peringatkan sama kamu kalau sekali lagi kamu melakukan ini sama Vera aku nggak akan tinggal diam,aku bisa melakukan hal yang nggak pernah kamu bayangkan.." Ancam Dion.


Dion berjalan meninggalkan Tantri dan menyusul Vera.Tantri mengepalkan kedua tangannya.Tabtri tak akan melupakan apa yang telah Dion lakukan kepadanya..


" Vera..kamu harus merasakan sakit yang aku rasakan,aku nggak akan membiarkan kamu dan Dion bahagia,aku ingin melihat kehancuran pernikahan kamu sama seperti kamu yang menghancurkan pernikahan aku.." Bathin Tantri.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2