
“Turunkan aku di depan Pos Jaga itu” Ujar Elle menunjuk ke arah Pos Satpam.
“Kenapa tidak masuk?
“Tidak apa-apa, hanya saja aku suka berjalan” Ucap Elle dengan senyuman
“Baiklah” Sung Gi menepikan mobilnya dan berhenti, ia pun malas untuk memperpanjang lagi
“terimakasih sudah menolongku hari ini” ujar Elle mengulurkan tangannya
“Ya Sama-sama” Sung Gi menjabat tangan Elle.
Elle pun turun, Sung Gi segera memutar mobilnya meninggalkan Elle yang masih berdiam diri di trotoar melihat kepergian Sung Gi.
*Sebaiknya kita jangan bertemu lagi…
Marga Yeo ya*….
Sung Gi menatap Elle dari kaca spion lalu menambah kecepatan mobilnya.
***
Setahun kemudian..
Sung Gi masuk akhirnya masuk ke kantor hari ini sebagai CEO Perusahaan HJ Group setelah rapat dewan pemegang saham, Lee menyerahkan semua tanggung jawab kepada Sung Gi, sebelumnya ada kendala karena beberapa pemegang saham tidak setuju Sung Gi untuk mendapati posisi tersebut.
Dikarenakan Sung gi yang msih muda dan juga karena tempramen Sung Gi yang masih belum di control, namun karena Lori Bersedia menemani Sung gi maka anggota dewan yang lain mau tidak mau juga setuju, sejujurnya sebagian saham milik Sung Gi masih di bawah nama Lori.
Saat ini Saham yang dimiliki oleh Sung gi hanya 25% namun jika di tambah dengan 30% saham Lori maka ia akan memiliki saham terbesar dari semuanya, Gun sengaja mengatasnamakan Lori menjadi pemilik saham terbesar sementara hanya samapi Sung Gi menunjukan Ia layak menjadi CEO yang kompeten.
Meski saat ini Ia sudah menjadi CEO, namun segala kuasa masih ada di tangan Lori sebagai asistennya, sehingga Anggota dewan pemegang saham juga tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, hanya beberapa saja yang mencari-cari alasan.
Saat ini di Kantor begitu tenang semua karyawan dari setiap department bekerja dengan serius seperti biasa, begitu juga dengan Sung Gi, ia menyibukkan dirinya untuk mempelajari semuanya yang ia tinggali beberapa tahun belakangan ini. Lori pun tak pernah jauh darinya.
“Paman apa kau yakin kita akan membeli perusahaan ini, dan menjadikannya cabang kita?
“Ya, aku sudah melakukan beberapa riset sebelumnya, dan mereka sangat bagus”
“Tapi Paman mereka baru membangun bisnis mereka tiga bulan lalu, dan ini masih terbilang kecil, apa kau yakin akan meminjamkan dana pada mereka?
“Sung Gi, ini adalah proyek baru kita dalam bidang Mabel, kau lihat ini mereka memiliki barang dengan kualitas yang baik apa kau tahu dari mana mereka mendapatkan bahan-bahan ini?
“Dari mana?
“Coba kau baca sebaliknya”
“I-ni kan desa tempat Mama di besarkan oleh ibu Jie” Ujar Sung Gi tersenyum
__ADS_1
“Yah, bukan kah itu bagus” Ucap Lori dengan senyuman lebar
“Sangat bagus Paman, sepertinya aku juga harus mengunjungi nya”
“Tidak sekarang, sebaiknya kau mengunjungi mereka setelah mereka mendapatkan kantor baru mereka” Lori mengedipkan matanya.
Sung Gi tersenyum lebar “Kau luarbiasa Paman” Ucapnya disusuli kekehan.
Sung Gi melanjutkan membaca beberapa proposal dan satu proposal sedikit menarik perhatiannya.
“Ini apa Paman?
“Oh Iya, itu dari Perusahaan Yeo, enam bulan lalu istrinya sudah meninggal dan semua warisannya jatuh kepada cucunya dan mereka terbagi menjadi dua perusahaan, dan dua-duanya ingi bekerja sama dengan kita.
Sung Gi mengamati proposal itu dengan saksama.
Yeo? Bukankah perempuan itu juga bermarga Yeo, aku harus menghubungi Hyun te.
**
Di sebuah pinggiran kota X di ssalah satu jajaran Ruko, satu Ruko tengah sibuk mengerjakan contoh sample yang harus mereka bawa nanti.
“Nona, bagaimana dengan desain ini? Bukankah sangat bagus?
“Ya, tapi bagaimana kita kasih sedikit udara di bawahnya karena jika kita menutup hingga kebawah maka debu akan terkumpul disana” Ujar Seorang Gadis
“Baik Nona”
“Nona Elle, Nona… gawat…” Seorang karyawti berteriak sambil berlari-lari
“Sisi, sudah berapa kali ku katakana jangan teriak-teriak”
“Maaf Nona, ini tentang warna yang ingin kita gunakan Nona, warnanya terkena jamur”
“Apa? Mengapa bisa, mereka semua kan ada di tempat penyimpanan” Elle terlihat panic juga dan segera berlari menuju tempat penyimpanan Cat.
“Pak Shuo, bagaimana bisa terjadi? Tanya Elle
“Nona, sepertinya kemrin malam ada yang masuk tempat ini dan lupa menguncinya dengan rapat sehingga udaranya memepengaruhi” Ujar Pak Shuo
“No-nona, maaf ini karena saya tidak hati-hati” Seorang pria tertunduk lemas di hadapan Elle.
Elle menghela nafasnya, lalu menepuk bahu Pria tersebut
“Sudah lah tidak apa, kita akan memesannya lagi, apakah semua nya terkena jamur?
“tidak Nona, hanya Cat magentanya saja dan itu hanya satu-satunya” jelas Pak Shuo
__ADS_1
Shit….
“Okay, nanti saya coba menelpon pihak Joyun-cat” Tanpa berkata banyak lagi Elle pergi meninggalkan tempat Gudang, dan berjalan masuk ke ruangannya.
“Nona, bagaimana ini? Cat yang 2 bulan lalu saja kita belum melunasinya, dan sekarang kita memesannya lagi, saya rasa…
“Tidak apa Sisi, kau keluar saja dulu biar aku yang memikirkannya” Ucap Elle terlihat lemas di kursi nya
“Baik Nona” Sisi keluar dari Ruangan Elle.
Ya Tuhan, ada-ada saja ketika semuanya berjalan lancer mengapa hal sekecil ini bisa terjadi
Elle memijit pangkal hidungnya.
**
Bumi berputar dengan cepat, siang pun telah berubah menjadi malam.
“Sung Gi, apa kau sudah Siap? Tanya Lori
“Sudah Paman? Apakah perjodohan ini harus dilaksanakan? Tanya Sung Gi sembari merapikan bajunya
“Ini bukan perjodohan, hanya perjumpaan makan malam saja, jika Ceo Han mencoba menjodohkan anaknya katakana saja bahwa kau Gay” Ucap Lori membantu Sung Gi merapikan Dasinya.
“Benarkah, boleh aku mengatakan itu?
“Yah, jika kau mau beralih profesi sebagai artis yang terkenal dengan sensasi dan moral boleh saja” Ledek Lori
“Aku terkadang bingung Paman, apa kau ini di pihakku atau pihak musuh” Kesal Sung Gi lalu pergi meninggalkan Lori
“Hei, Tunggu anak kecil” Lori terkekeh kecil.
Setelah Setahun di kota X hubungan Lori dan Sung Gi mulai membaik lagi, Sung Gi sudah tidak jutek dan dingin kepada Lori, hubungan keponakan tersayang dan Paman tersayang pun terjalin kembali.
(HOTEL WORLD)
Elle tiba di lobi hotel, ia melangkah masuk kedalam lift dan memencet tombol lantai 11 dimana restoran Hotel berada.
“Selamat malam Nona Elle, Sapa Karyawan hotel yang telah menunggu di depan Lift”
“Selamat Malam, saya ada janji dengan Tuan Han” Ujarnya
“Silahkan Nona…
Elle mengikuti pelayan itu menuju sebuah keruangan VIP
“Selamat malam” sapa Elle
__ADS_1
“Brielle… kau sudah datang” Ucap Tuan Han
Namun ada jeda disana bagi sepasang mata yang bertemu kembali setelah satu tahun.