
terlihat sepasang mata menatap sayu dari kejauhan " Putri kecil nya papah udah tumbuh menjadi Gadis cantik seperti mamah mu sayang maaf kan papah yang tak bisa menemanimu ada disaat kamu butuh menguatkanmu menjagamu mengobati semua luka yang kamu rasakan maafkan papah yang gagal menjadi iron man mu" ucap sendu Pria paruh baya itu sambil menatap kearah sang putri
beberapa bulan kemudian setelah kelulusan Byeol dan sepeningalnya sahabat dan sang kekasih melanjut kan study .Sekarang Byeol fokus merawat sang mamah yang sakit
"mah kita kerumah sakit yah sakit mamah tambah parah" bujuk Byeol tanpa menjawab sang mamah hanya mebalas dengan senyum dan gelengan kepala
"Mah Aku mohon kita kerumah sakit yah mah"
lirih dengan penuh permohonan dan sekali lagi tanpa membalas atau pun jawab permohonan Byeol sang Mamah kembali tersenyum dan menggeleng kan kepala
"Mamah mau ngomong sesuatu padamu"ucap sang mamah lemah
__ADS_1
setelah menceritakan semua masa lalu sang mamah dari pertama bertemu dengan sang papah yang akhirnya memiliki Byeol
Byeol yang sendari tadi hanya diam tak berbicara tanpa Ia sadari air matanya terus membasahi pipi
" Byeol Hidup Mamah mungkin takan lama lagi Mamah Udah siapin Tabungan buat kamu buat hidup kamu mungkin sementara sampai kamu bisa menyelesaikan studymu maaf kan mamah gara2 mamah kamu gc bisa lanjut study gara2 mamah sakit kamu terpaksa ngerawat mamah" ucap sang mamah dengan nada yang sudah lemah
"Mamah gc boleh ngomong gitu.. Byeol gc suka" Byeol gc mau ditinggal mamah Kalo mamah Ninggalin Byeol Nanti Byeol tinggal sama siapa Byeol gc punya siapa2 selain mamah .Mamah satu satunya semangat Byeol aku mohon jangan ngomong gitu mah Mamah pasti bisa sembuh" ucap tegas Byeol dengan tangisan yang tak henti
sang mamah yang mulai perlahan menutup kan mata membuat Byeol menjerit tak henti meneriki mamah nya
teriak Byeol memeluk sang mamah
sepeninggal nya sang mamah Byeol memilih untuk mengurung diri didalam rumah
__ADS_1
Byeol masih teringat jelas Terikan sang mamah saat membangun kan Byeol tangis Byeol pun kembali
sedari Kecil tak pernah Mendapat Kasih Sayang Sang ayah Hidup dalam kesederhanaan Penghinaan sebagai anak Haram sewaktu masih kecil dan kini Ditinggal sendiri oleh sang Mamah
berat bukan
Tak pernah ada bayangan ketika Malaikat nya harus pergi.Setiap hari Byeol hanya diam mengurung diri mengingat ketika mamah nya ada
"Mah Byeol Kangen Byeol Kesepian Ma"lirih Byeol
Sahabat dan Kekasihnya Pergi Byeol juga tak bisa menghubungi Ha neul Karna Saat ini Ha Neul sedang Sibuk dengan Kuliah nya
__ADS_1
" Tuhan Apa salahku Kenapa hidupku seperti ini Kenapa aku tak bisa Bahagia seperti Yang lain " lirih Byeol dg isakan tangis