Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
19


__ADS_3

di sebuah Restoran terdekat tempat penginapan Yeol dan Lia pun Duduk disalah satu kursi pengujung memesan makanan


" Malam ini Indah yah " ucap Yeol menarik nafas dan membuang nya pelan


" Bener bu indah banget andai saja " ucapan lia menggantung sambil berhayal melihat bintang


" Andai apa Lia " ucap Yeol


" Andai aku punya kekasih pasti sangat sangan bahagia " Wajah Lia lesuh


" ha ha ha " Ketawa yeol membuat Lia semakin jengkel melihat big bos nya


selesai Dinner Yeol dan Lia Kembali kepenginapan dipertengahan jalan Yeol terkejut melihat seorang yang tak ingin di lihat seumur hidupnya


" Byeol " teriakan seseorang tersebut Yeol yang saat itu hanya menyeringai orang tersebut

__ADS_1


"Lia kamu kebalilah dulu aku ada urusan sebentar " Perintah Yeol yang di angguki Lia


" Yh Apa Kita pernah bertemu kenapa tuan memanggil ku " Ucap Yeol Dingin


" Kamu sudah besar sekarang Nak " ucap seseorang yang Tak lain adalah Gery kim Ayah kandung Yeol


"Emang anda siapa yh "


" Bagaimana Kabar ibu mu Kamu mirip dengan nya "


" Aku Ayahmu " Ucapan Gery membuat Yeol kembali tersenyum miris membalikan kembali badan nya


" Maaf Ayah saya sudah Lama tiada selama ini aku hanya hidup dengan ibuku sebelum aku lahir pun Aku hanya Hidup bersama Ibuku" Nada bicara yeol semakin dingin seraya menatap tajam Gery


" Maaf kan Ayah Nak ayah cuman tak ingin kalian terluka " Lirih Pria paruh baya itu menitikan air mata " Ayah sangat menyayangi kalian berdua Ayah hanya ingin melindungi kalian " lanjut Gery sambil menatap sang putri dengan wajah sendu nya

__ADS_1


" ha apa Sayang Kita ha Apa Melindungi kita " gerutu yeol yang masih di dengar oleh Gery yang melihat seringai di sudut bibir Yeol


" Apa dengan Meninggalkan kami di bisa disebut dengan kata sayang Apa dengan kepergian Anda bisa melindungi kami. Kemana Anda yang kata nya seorang Ayah dan suami Ketika anak dan istrinya terusir karna tak bisa membayar tempat tinggal Sampai kami harus tidur di depan toko dan kadang di setiap sudut lorong lorong jalan kehujanan kepanasa kemana anda saat Aku membutuhkan Seorang Iron man untuk memeluk ku kemana Anda ketika Aku sakit Kemana Anda kita Aku dihina di caci Dan dimana Anda Ketika Ibu Tiada Kemana Kemana " Teriak Yeol Runtuh sudah pertahanan nya ketika mengenang masa tersulit nya sampai kehilangan ibunya yang sangat amat ia sayangi " Rasa sayang anda telah Merusak Kebahagian kami Perlindungan Anda telah Menghancurkan Hidup kami Anda Puas sekarang Betapa Bodoh nya Ibuku Menyerahkan kehidupan yang berharga nya demi Seorang Pria BRENGSEK seperti anda Selama sisa hidupnya hanya Merindukan Anda pria Bajingan berharap kedatangan anda sampai saat terakhirnya pun Ia masih saja berfikiran Baik tentang Anda Tapi sayang nya Aku Tetap akan Membenci anda Seumur hidupku " Ucap Yeol penuh Penekanan Gery yang mendengar penuturan sang putri jatuh lemas tersuduk dengan lutut yang mengangga Hati nya Hancur Mendengar Wanita yang selama ini dirindukannya Sudah tiada Air matanya deras membasahi pipi "Maaf Kan Aku LIU maaf kan aku " Tangis Gery


"Percuma anda mengucap Kata maaf beribu kali pun tak akan terdengar oleh ibu ku dan jangan pernah kamu sebut nama ibuku dengan bulut mu itu " Yeol sudah tak bisa berfikir lagi langsung meninggalkan Gery yang saat itu hanya terkulas duduk


"Sayang Maafkan aku Yang telah meninggalkanmu Maafkan aku dan terima kasih telah membesarkan Putri kita walaupun dia sangat membenciku tapi dengan melihat nya aku bisa melihat mu " lirihan Gery sambil menangis



Seseorang menghadang Yeol


Yeol yang menyadari itu Memberhentikan langkah nya tepat berhadapan dengan orang tersebut Kini air mata nya tak terkendali lagi


Orang tersebut langsung menarik Tubuh Yeol dan langsung memeluk nya dengan erat

__ADS_1


__ADS_2