
Dion mulai membuka matanya dan meraba raba mencari sosok yang semalam tidur disampingnya..
" Ternyata kamu sudah bangun sayang.." Ucap Dion yang tidak mendapati Vera disampingnya.
Dion turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi,setelah selesai mandi Dion keluar dari kamar Veon.Dion membuka pintu kamarnya.
Dion masuk kedalam kamar dan melihat Veon masih terlelap,setelah selesai berpakaian Dion berjalan menuju ranjang,dikecupnya kening Veon..
" Selamat pagi sayang.." Ucap Dion sambil mengusap lembut rambut Veon.
Veon mulai membuka matanya dengan perlahan..
" Selamat pagi Pa.." Ucap Veon dengan nada masih mengantuk.
" Anak papa pasti tidurnya sangat nyenyak.." Ucap Dion.Dion mengecup kening Veon.
Veon hanya tersenyum manis,senyuman Veon adalah penyemangat Dion.
" Ayo sekarang anak papa harus mandi.." ucap Dion lalu menurunkan Veon dari ranjang.
" Mama mana Pa ? Veon mau mandi sama mama.." Ucap Veon.Ia melihat ke sekeliling kamar.
" Mungkin mama lagi didapur sayang,sekarang Veon mandi sama papa dulu Ok.." Ucap Dion sambil mengendong Veon dan masuk kedalam kamar mandi.
Setelah selesai mandi Dion mengendong Veon keluar dari kamar mandi.Vera masuk kedalam kamar..
" Anak mama yang ganteng ternyata udah mandi ya.." Ucap Vera sambil berjalan menghampiri Dion dan Veon.
Dion menatap wajah Vera dengan senyuman manis diwajahnya..
" Sayang..kenapa kamu menatapku seperti itu ? " Ucap Vera tersipu malu.Dion memeluk Vera dari belakang.Vera membalikan tubuhnya menatap Dion.
" Aku senang akhirnya kamu menjadi milikku seutuhnya sayang.." Ucap Dion sambil tersenyum manis.Vera mengusap lembut pipi Dion.
Vera membantu Veon memakai baju.Vera mengandeng tangan Veon dan keluar dari kamar.
Mereka turun menuju meja makan,Santo dan Serly sudah menunggu dimeja makan..
" Gimana Dion..semuanya lancar ? " Tanya Santo.
" Lancar Pa.." Ucap Dion.Dion menatap Vera sambil mengedipkan matanya.Vera hanya mengelengkan kepalanya mendengar percakapan suaminya dan papa mertuanya.
Setelah selesai makan mereka melanjutkan obrolan mereka diruang keluarga..
" Dion sebentar lagi ulang tahun Veon yang ketiga tahun..mama sama papa berencana untuk mengadakan pesta ulangtahun untuk Veon..gimana kamu setuju nggak ? " Tanya Serly.
" Kalau Dion sih setuju aja Ma.." Ucap Dion.Dion mengusap puncak kepala Veon.
" Nggak terasa waktu begitu cepat berlalu.Baru kemarin papa belajar mengantikan popok kamu tapi sekarang kamu udah mau berulang tahun yang ke tiga tahun..maafin papa jika papa belum bisa membahagiakan kamu.." Bathin Dion.
Vera dan Dion saling bergantian menciumi kedua pipi gembul Veon.Terlihat kebahagiaan diwajah Vera dan Dion.
Serly dan Santo bahagia melihat Dion yang kini sudah mulai ceria lagi,tak ada lagi kesedihan diwajah anak semata wayangnya itu.
" Mama dan papa udah nggak sabar ingin mengendong cucu lagi.." Celetuk Serly yang sontak membuat Vera dan Dion saling bertatap muka.
" Do'ain aja Ma...semoga cepat ada hasil.." Ucap Dion.Vera juga mengatakan pada Serky dan juga Santo kalau dirinya juga ingin cepat cepat mempunyai anak dari Dion.
__ADS_1
" Sayang..kamu mau mengantar aku kebutik nggak ? " Tanya Vera.Dion menganggukan kepalanya.
Dion tau semenjak mereka menikah Vera sudah nggak pernah datang kebutik lagi.
" Veon boleh ikut nggak Ma ? " Tanya Veon.
" Boleh dong sayang..oma pasti juga udah kangen sama Veon.." Ucap Vera.Vera berpamitan sama Serly dan juga Santo.
Dion mengendong Veon.Mereka berjalan keluar menuju mobil.Mereka masuk kedalam mobil.Dion melajukan mobilnya menuju butik..
" Sayang kita mampir beli kue dulu ya.." Ucap Vera.Vera nggak ingin datang kebutik dengan tangan kosong.
Dion memberhentikan mobilnya didepan toko kue..Mereka masuk kedalam toko kue dan membeli berbagai macam kue.
Sesampainya dibutik Vera mengendong Veon.Mereka masuk kedalam butik.
Krincing..krincing...( suara pintu terbuka )
" Hai Net.." Sapa Vera.
" Hai Ver..apa kabar ni si pengantin baru ? " Ucap Neti sambil memeluk Vera.
" Baik.." Ucap Vera.Vera memperkenalkan Dion kepada Neti.Dion dan Neti saling berjabat tangan.
" Ver..suami kamu kalau dilihat dari dekat cakep banget ya.." Bisik Neti ditelinga Vera.
" Kamu baru nyadar sekarang.." Ucap Vera sambil menyengol lengan Neti.
" Ya kan aku lihat dia baru sekali waktu pernikahan kalian.." Bisik Neti.Dion merasa dirinya lagi jadi bahan omongan istrinya dan temannya.
" Kalian lagi pada ngomongin aku ya.." Tanya Dion.
" Apaan sih Ver..nggak usah diomongin juga kali..!! " Ucap Neti merasa malu.
Mira yang mendengar suara berisik dari luar merasa penasaran.Mila keluar dari ruangannya..
" Eee...siapa ini yang datang.." Ucap Mila sambil berjongkok didepan Veon.
" Hallo oma.." Ucap Veon sambil mencium tangan Mila.
" Hallo sayang..oma kangen banget sama Veon.." Ucap Mila sambil memeluk Veon.
" Ini Ma..Vera bawain kue..ayo kita makan sama sama.." Ucap Vera.Ia meletakan kotak kue diatas meja.
" Wah enak nie..kebetulan aku lagi laper banget.." Ucap Neti sambil membuka kotak kue.
Mereka duduk disofa sambil menikmati kue.Vera mengundang Mila dan Neti untuk datang ke acara ulang tahun Veon.
Disaat mereka lagi asyik mengobrol tiba tiba ponsel Vera berbunyi..
Tutt..tutt..tutt..
Vera mengambil ponsel dari dalam tas dan melihat siapa yang menelfon..
" Dari siapa sayang ? " Tanya Dion penasaran.
" Sam..." Ucap Vera.
__ADS_1
" Apa kamu belum memberi tau Sam kalau kamu sudah menikah ? " Tanya Mila.
" Belum Ma..Vera nggak mau menganggu belajarnya Sam.." Ucap Vera.Wajah Dion seketika berubah.Vera tau Dion nggak suka dengan Sam.
" Tapi kamu harus tetap memberi tau Sam sayang kalau nggak dia akan tetap berharap sama kamu.." Ucap Mila.
" Iya Ma..Vera akan memberitahu Sam tapi nggak sekarang..karena Vera takutnya dia jadi nggak bisa fokus sama kuliahnya.." Ucap Vera.Vera meminta izin kepada Dion untuk mengangkat telfon dari Sam.Dion menganggukan kepalanya walau dengan berat hati.
" Beneran aku boleh jawab ? nanti kamu cemburu lagi.." Ucap Vera sambil menatap wajah Dion.
" Kalau cemburu sih aku memang cemburu..mana ada coba suami yang mengizinkan istrinya telfonan sama cowok lain apalagi itu cowok naksir sama kamu.." Ucap Dion sembari memasang wajah cemberut.
" Ya udah kalau gitu nggak usah dijawab aja.." Ucap Vera.Vera meletakan ponselnya diatas meja.
" Sini biar mama aja yang jawab.." Ucap Mila sambil mengambil ponsel Vera dari atas meja.
" Hallo kakak cantik..kok lama banget jawabnya..." Ucap Sam.
" Hallo Sam..ini tante.." Ucap Mila.
" Maaf tante..Sam kira ini kak Vera.." Ucap Sam terkejut.
" Iya nggak papa.." Ucap Mila.
" Kak Veranya kemana tante ? " Tanya Sam.Sam ingin tau kenapa bukan Vera yang mengangkat telfon.
" Vera ada disamping tante.." Ucap Mila sambil melirik Vera.
" Sam mau bicara sama kak Vera dong tante.." Ucap Sam.Ia begitu sangat merindukan Vera.
" Maaf Sam..saat ini Vera lagi nggak bisa ngomong sama Sam.." Ucap Mila.
" Kenapa tante ? apa kak Vera lagi sakit ? " Tanya Sam cemas.
" Enggak..Vera baik baik aja kok..Sam tante boleh ngomong sesuatu sama kamu nggak ? " Tanya Mila.Saat ini Vera merasa sangat gelisah.Vera takut mamanya akan bicara yang enggak kepada Sam.
" Boleh tante..tante mau ngomong apa ? " Ucap Sam penasaran.
" Tante cuma mau ngomong..Sam kan sekarang lagi sibuk kuliah,tante mohon sama Sam jangan lagi hubungi Vera..kamu harus fokus sama kuliah kamu.." Ucap Mila.
" Sam akan serius belajar kok tante..itu semua demi kak Vera,Sam ingin membahagiakan kak Vera.." Ucap Sam.
" Tapi Sam..masa depan kamu itu masih panjang..tante mohon kamu bisa melupakan Vera karena kalian nggak mungkin bisa bersama lagi karena Vera sekarang sudah menikah.." Ucap Mila.Vera terkejut mamanya memberitahukan semuanya kepada Sam.
" Apa tante...!! tante pasti bohongkan..!! nggak mungkin kak Vera menikah,kenapa kak Vera nggak memberi tau Sam ? " Tanya Sam.Saat ini Sam benar benar terpukul.Ia merasa telah dibohongi oleh Vera.
" Karena Vera nggak mau menganggu belajar kamu.." Ucap Mila.
Vera sudah nggak sanggup menahan emosinya lagi.Vera mengambil ponselnya dari tangan Mila dan langsung mematikan ponselnya.
" Mama apa apaan sih !! seharusnya Vera Ma yang memberi tau Sam.." Ucap Vera marah.
" Tapi itu mama lakuin demi kamu sayang.." Ucap Mila menjelaskan.
" Vera tau Ma..tapi bukan begini caranya..Vera bukannya nggak mau memberi tau Sam,tapi Vera cuma mencari waktu yang tepat aja untuk memberitahukan semuanya.." Ucap Vera sedih.Vera merasa bersalah karena dengan tidak sengaja ia telah menghancurkan masa depan Sam jika kuliah Sam ternganggu.
" Udah sayang..maksud mama kan baik,pasti Sam juga mengerti kok.." Ucap Dion.Dion mencoba menenangkan Vera sambil memeluknya.
__ADS_1
" Maafin aku sayang..aku nggak bermaksud untuk menyakiti kamu tapi aku juga nggak mau menghancurkan masa depan Sam..aku ingin Sam fokus dulu sama kuliahnya.." Ucap Vera.Vera menangis dalam dekapan Dion.
šššš