Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Episode 58


__ADS_3

Tapi tidak ada yang berani hanya untuk sekedar bertanya, mereka hanya bisa melihat dan berdoa semoga tidak ada hal serius yang dialami oleh nona muda mereka.


Sampai di tempat parkir khusus petinggi diperusahaan Kevin dengan segera membawa Desi kearah dimana mobilnya berada! Satpam yang berjaga di tempat tersebut dengan sigap membantu membukakan pintu mobil untuk atasan mereka, saat melihat nona muda mereka yang berada dalam gendongan asisten Kevin.


Dengan pelan Kevin memasukkan tubuh Desi kedalam mobil dan membaringkannya, disusul oleh Bu Dewi yang ikut duduk di jok belakang guna memangku sang putri! Sedangkan ayah Arman duduk didepan bersama Kevin yang menyetir mobil.


" Nak cepat jalankan mobilnya" pinta Bu Dewi yang sudah tidak sabar melihat kondisi putrinya.


Niat hati ingin menceritakan semuanya pada sang putri tentang dirinya harus urung ia lakukan saat mendapati keadaan Desi yang sekarat seperti ini.


"Ia nyonya" setelah mengatakan itu perlahan mobil yang dikemudikan oleh Kevin pun melesat meninggalkan area parkir dan gedung kantor DINATA GROUP menuju jalan raya untuk Sampai dirumah sakit terdekat.


Selama perjalanan menuju rumah sakit tidak henti-hentinya Bu Dewi menangis, dan berdo'a kepada yang kuasa semoga keadaan putrinya baik-baik saja, tapi sekuat apapun ia berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa keadaan Desi akan baik-baik saja gugur ketika melihat darah segar yang mengalir dibalik kaki putrinya yang saat itu menggunakan rok sebatas paha.


" Ayah, Desi yah?"teriak Bu Dewi histeris


" Ada apa Bu?"sahut ayah Arman dengan segera melihat kearah belakang


" Darah dia berdarah" lanjutan kembali menangis" nak, buka mata kamu! Desi apa kamu mendengar suara ibu ?" Ucapnya dengan berusaha membangunkan sang putri.


Sedangkan Kevin yang menyetir pun menambahkan laju mobilnya saat melihat nyonya besarnya begitu histeris, tapi karena sekarang waktu pulang kerja jalanan menjadi macet membuat Kevin hanya bisa mengumpat kasar.


" Bu tenang, Desi pasti baik-baik saja! Kita berdo'a kepada yang maha kuasa semoga tidak ada hal serius yang dialami oleh Desi." Ucap ayah Arman berusaha menenangkan istrinya walaupun sebenarnya dirinya juga dilanda perasaan khawatir yang teramat dalam.


***

__ADS_1


Setelah satu jam perjalanan karena terjebak macet akhirnya mobil yang dikendarai oleh Kevin pun sampai di rumah sakit milik keluarga BRAMANTYO, didepan pintu rumah sakit sudah berdiri beberapa staf ahli dokter dan perawat yang sudah menunggu kedatangan mereka saat tadi asisten Kevin menelpon dijalan! dengan segera ia para perawat itu mendekati mobil ketika melihat asisten Kevin mengeluarkan tubuh Desi dari mobil dan dibaringkan di atas brangkar yang dibawah oleh para petugas rumah sakit.


Setelah memastikan tubuh pasien Sudah diletakkan dengan benar para petugas itupun mendorong brangkar menuju ruang instalasi gawat darurat atau IGD, ukurannya lebih besar dibandingkan dengan unit gawat darurat (UGD).


Di IGD, alat yang digunakan dan dokter yang berjaga pun lebih lengkap dari sisi spesialisasi. Sementara itu di UGD, yang berjaga adalah dokter umum, dengan jenis alat yang relatif terbatas.


Mengingat pasien yang mereka tangani ini merupakan menantu dari keluarga BRAMANTYO pemilik rumah sakit ini, mereka tidak ingin mengambil resiko apapun sehingga beberapa dokter ahli turun tangan sendiri untuk menangani keadaan nyonya muda mereka.


" Pak, Bu kalian bisa tunggu disini! Biarkan dokter yang menangani anak bapak dan ibu" ucap suster itu saat mereka memasuki ruang IGD dan melihat keluarga pasien yang ingin ikut masuk.


Bu Dewi yang mendengar perkataan itu pun hanya bisa menangis dan memeluk suaminya, sedang Kevin Hanya bisa diam berdiri di depan ruangan IGD


" Bu sudah, jangan menangis lagi sekarang yang harus kita lakukan berdo'a semoga Desi tidak kenapa-kenapa"


" Tapi yah.."


☘️☘️☘️


Maaf author hanya mau nyampein beberapa hari kedepan author hiauts dulu update, karena kondisi tangan author masih belum benar-benar pulih sehingga menyusahkan author untuk mengetik.🙏🙏


Sekali lagi author ucapkan maaf dan semoga kalian tetap setia menunggu kelanjutannya setelah author sudah bisa up rutin lagi😓🙏


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Next Sampai sini dulu ya gays 🥰😌😍

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Votenya ☺️🙏😘


__ADS_2