
Vera berjalan menghampiri mamanya yang sedang sibuk didapur..
" Pagi Ma.." sapa Vera sambil memeluk Mila dari belakang.
" Pagi juga sayang,anak mama pagi pagi gini kok udah bangun ? " tanya Mila.
" Karena aku ingin bantuin mama memasak.." jawab Vera sambil mencuci sayuran.
" Suami kamu sudah bangun ? " tanya Mila.
" Dion masih tidur Ma.." jawab Vera.
" Sayang..mama ini masih penasaran tentang pernikahan Tantri dan Dion dulu.." ucap Mila.
" Udahlah Ma..ngapain juga ikut campur urusan orang lain,orang mereka udah cerai dan sekarang Dion udah jadi menantu mama.." ucap Vera.
" Iya mama tau,tapi mama salut sama Dion..dia bisa menahan diri untuk tidak menyentuh Tantri selama mereka menikah,itu sulit lo sayang..apalagi buat laki laki..dan nggak mungkin juga kan Tantri nggak menginginkan itu.." tanya Mila.
" Kalau mama penasaran tanya aja langsung sama Dion Ma.." ucap Vera cemberut.
" Kok kamu cemberut..kamu cemburu ya mama membicarakan hubungan Dion sama Tantri..!! " goda Mila.
" Cemburu sih nggak Ma..tapi aku nggak suka aja ngomongin soal Tantri.." ucap Vera.
" Ya udah kita selesaiin masaknya aja..nanti keburu siang.." ucap Mila.
Setelah satu jam mereka selesai memasak..
" Sayang coba kamu bangunin Dion,ini udah siang.." ucap Mila.
" Ya Ma..." jawab Vera sambil berjalan menuju kamar.
Ceklek..( Vera membuka pintu kamar )
" Dasar..udah jam segini masih molor.." ucap Vera sambil melihat Dion yang masih terlelap.
" Sayang ayo bangun.." ucap Vera sambil mengoyang goyangkan tubuh Dion.
" Bentar lagi sayang..aku masih ngantuk.." ucap Dion sambil menarik selimut dan menutup wajahnya.
" Mau sampai kapan kamu tidur..ini udah pukul 08.00 sayang..mama nungguin dibawah untuk sarapan.." ucap Vera sambil menarik selimut.
" Iya iya..istri aku bawel banget.." ucap Dion sambil membuka matanya.
" Udah sana cepetan mandi.." ucap Vera sambil melipat selimut.
Dion turun dari ranjang...
" Morning kiss sayang.." ucap Dion sambil mencium kilas bibir Vera.
Vera terkejut dengan perlakuan Dion..muka Vera bersemu merah..
" Aduh kenapa jantung aku berdebar debar ya..ini kan cuma ciuman biasa..tapi kenapa aku bisa segugup ini.." ucap Vera dalam hati.
" Hai sayang..ngapain bengong ? " tanya Dion sambil tersenyum.
" Ah nggak papa..oya sayang apa dulu kamu juga bersikap seperti ini sama Tantri ? " tanya Vera.
" Kenapa kamu nanyain itu ? " tanya Dion.
" Ya nggak papa..cuma nanya aja.." jawab Vera.
__ADS_1
" Aku kan udah cerita sama kamu sayang..selama aku menikah dengan Tantri aku nggak pernah sekalipun menyentuhnya..aku bersikap seperti ini hanya sama kamu..istri aku tercinta.." ucap Dion.
" Kamu nggak bohongkan ? " tanya Vera.
" Buat apa aku bohong..yang aku cintai cuma kamu,yang aku inginkan hanya kamu.." ucap Dion sambil memeluk Vera.
" Ya udah sana cepetan mandi.." ucap Vera sambil mendorong tubuh Dion.
" Siap boss..." ucap Dion.
Dion berjalan menuju kamar mandi..Vera menyiapkan pakaian Dion..
" Sayang aku tunggu dibawah ya.." ucap Vera.
" Iya sayang.." teriak Dion dari dalam kamar mandi.
Vera keluar dari kamar..Vera duduk dimeja makan..
" Dion mana sayang ? " tanya Mila.
" Lagi mandi Ma..bentar lagi turun.." ucap Vera sambil mengambilkan nasi dan sayur untuk Dion.
" Sayang..mama ingin cepat cepat punya cucu.." ucap Mila.
" Baru juga sehari nikah Ma..udah minta cucu..mama kan udah punya cucu.." ucap Vera.
" Tapi mama juga mau cucu dari anak mama sendiri.." ucap Mila.
" Gimana mau punya anak..aku aja belum siap untuk melakukan itu sama Dion,maafin aku ya Ma karena mama harus menunggu lama.." ucap Vera dalam hati.
" Itu suami kamu udah nonggol.." ucap Mila sambil memasukan makanan kemulutnya.
" Pagi Ma.." sapa Dion sambil duduk disamping Vera.
" Semalam habis begadang ya ? " goda Mila.
" Nggak kok Ma.." jawab Dion.
" Oya mama lupa..Vera kan lagi libur ya.." goda Mila.
" Mama ini kenapa sih suka banget ngisengin Dion.." ucap Vera kesal.
" Nggak papa sayang.." ucap Dion.
" Mama cuma bercanda sayang..gitu aja marah.." ucap Mila.
" Mama udah selesai makan..mama berangkat kebutik dulu ya.." ucap Mila.
" Hati hati ya Ma.." ucap Vera dan Dion sambil mencium tangan Mila.
Mila berjalan keluar..
" Sayang..enaknya ngapain ya ? " tanya Dion.
" Kita dirumah aja ya sayang.." ucap Vera sambil membawa piring kotor kedapur.
" Aku bantuin cuci piring ya.." tanya Dion.
" Boleh..dengan senang hati.." jawab Vera senang.
Setelah selesai mencuci piring Vera dan Dion duduk diruang keluarga..
__ADS_1
" Sayang aku kangen sama Veon.." ucap Vera.
" Gimana kalau kita telfon mama ? " tanya Dion.
" Boleh itu sayang..aku mau bicara sama Veon.." ucap Vera.
" Ya udah aku telfonin dulu.." ucap Dion sambil menelfon Serly.
Tutt..tutt..tutt.. ( ponsel Serly berbunyi )
" Hallo.." jawab Serly.
" Hallo Ma.." ucap Dion.
" Ada apa sayang,kok telfon mama ? " tanya Serly.
" Veon mana Ma ? ini mamanya kangen katanya.." ucap Dion.
" Veon lagi jalan jalan sama papa kamu sayang.." ucap Serly.
" Ooo gitu..ya udah Ma.." ucap Dion.
" Sayang tunggu dulu.." ucap Serly.
" Ada apa Ma ? " tanya Dion.
" Mama cuma ingin bilang..mama berharap Vera cepat hamil..mama ingin cucu lagi.." ucap Serly.
" Ya do'ain aja ya Ma.." ucap Dion.
" Mama selalu do'ain yang terbaik sayang.." ucap Serly.
" Ya udah ya Ma..nanti aku telfon lagi.." ucap Dion sambil mematikan telfon.
" Kok dimatiin sayang.." tanya Vera.
" Veon lagi jalan jalan sama papa sayang.." jawab Dion.
" Ya...padahal kangen banget sama Veon.." ucap Vera sedih.
" Oya sayang ...tadi mama bilang sesuatu sama aku..mama minta cucu.." ucap Dion.
" Terus kamu bilang apa? " tanya Vera.
" Ya aku minta mama untuk do'ain kita agar cepat punya anak,aku nggak mungkin bilang sama mama kan kalau kita belum melakukan itu.." ucap Dion.
" Sebenarnya tadi mama juga minta itu sama aku.." ucap Vera.
" Sayang..aku nggak akan memaksa kamu jika kamu belum siap.." ucap Dion sambil mencium kening Vera.
" Tapi gimana kalau mama selalu nanyain soal itu lagi ? " tanya Vera.
" Kita bilang aja kalau kita sudah berusaha dan minta mereka untuk bersabar.." ucap Dion.
" Maafin aku ya sayang.." ucap Vera.
" Sayang aku boleh tau apa alasan kamu belum siap melakukan itu ? " tanya Dion.
" Ya aku belum siap aja.." jawab Vera.
" Apa karena kamu masih meragukan aku ? atau kamu masih belum bisa mencintai aku ? " tanya Dion penasaran.
__ADS_1
šššš