
Yeol yang meresa Jenuh dan bosan lalu mengambil gitar ...
sseulsseulhadeon geu
golmogeul dangsineun gieokhasipnikka
jigeumdo nan gieokhapnida
saranghandan mal moshago
aetaeudeon geu naldeureul
dangsineun algo isseossseupnikka
cheol eopseossdeon jinan
narui areumdapdeon geu bamdeureul
ajikdo nan saranghapnida
cheoleopsdeon sarama
geudaeneun naui modeun
geoseul aseuryeo hana mujeonghan sarama
sujubeoseo mal moshaessna
naega silheo mal anhaessna
jigeumdo nan al su eopseoyo
i noraereul deutneundamyeon
naegero wajuo
geudaeyeo nan gidaripnida
__ADS_1
mujeonghan sarama
i bamdo naui modeun geoseul
aseuryeo hana cheol eopsdeon sarama
oneul bamdo naeil bamdo
geurigo geu daeum bamdo
yeongwonhi nan gidaripnida
iu'My old story
Tak terasa sudah air mata Yaol turun mengingat semua kenangan dengan Hwan
" Bu Jadwal ibu kosong untuk Malam ini "
Teriakan Lia menyadarkan Yeol segera beranjak bangun menyimpan gitar kesayangan nya menuju wastapel membersihkan wajah nya setelah beres membersihkan Sekarang Yeol terlihat Segar
" Mandi pake air es bu biar seger " Saut Lia dengan nada candaan
" Loe kira Kepala gwe habis kebakar apa "
" Yh ibu kata nya butuh menyegarkan kepala saya cuman kasih solusi saja bu "
" Loe Pernah punya pasangan " Tanya Yeol membuat Lia Langsung Tersedak snek yang ia makan
" Bu sindiran ibu halus bener nyampe ke hati bu " Kesal Lia
"Kenapa emang kan cuman tanya "
" Belum bu belum pernah boro boro pasangan Temen Cowo aja ga ada "
" Wah hebat kamu "
__ADS_1
" Hebat darimana nya bu "
" Bisa jaga hati agar tak tersentuh luka "
" Entah lah bu "
Telepon Yeol berbunyi menunjukan telepon masuk Dari Om nya dari china X
" Hallo "
" Hallo Yeol Neul Yeol " suaranya yang mulai gemetar membuat Yeol sedikit mengerutkan dahi bingung dengan nada suara Om nya itu
" Yh kenapa dengan Neul Om kan Neul berangkat Ke China sama Ka Chen " Pungkas Yeol
" Yeol Neul Neul hilang " dengan nada lirih karna sang om tahu bahwa Neul Seseorang yang berharga
" Apaaaa " Teriak Yeol " Gimana Hilang Emang ka Chen Kemana Om Berengsek " umpat Yeol dengan nada tinggi sontak membuat Lia terkejut karna pertama kalinya selama bekerja dengan yeol melihat big bis nya marah
Paman nya pun menceritakan semua kejadian sampai hilang nya Neul
" Biarkan saja Om emang pantas si Berengsek itu mendapatkan nya , Kurang seberapa Neul tapi masih saja diperlakukan seperti itu " Yeol kembali tersulut emosi mendengar penjelasan Dari sang paman
" Biarkan dia mencari sendiri berusaha jika memang dia tak berniat mencari Neul dan masih ingin kembali dengan wanita ular nya biarkan saja yang hancur bukan Aku atau pun Neul tapi Chen sendiri " Emosi Yeol meluap bagaikan bom yang meledek langsung mematikan Hp nya dan membating hp tersebut " Brengseeeeek Awas kamu Ka kalo sampe terjadi sesuatu pada Neul " Teriak yeol
" Bu obu tidak apa " Lia tak tega melihat big bos nya menangis dan berteriak teriak
" Neul Lia Neul hilang Sahabat ku orang yang Berharga untuk ku " Tangisan Yeol pecah Lia yang Tak tega langsung merengkuh big bos memeluk nya menenangkan big bos
" Kita Cari Bu " sambil mengelus kepala yeol
" Kita bisa sewa detektif untuk mencari sahabat ibu "
beberapa hari setelah kejadian telepon
Yeol mendapat kabar kalo Neul tinggal bersama seorang Nenek dan cucunya yang mempunya perusahaan cukup ternama walau tak terkenal perusahan sang kakek
tapi Yeol senang mendengar kabar Neul yang senang
__ADS_1