Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan
Kemarahan Jessi


__ADS_3

" Kamu tidak bisa melakukan hal itu padaku Raka, dia adalah anakmu bagaimana bisa kamu tega tidak mengakuinya bahkan sebelum dia lahir" teriak Jessi histeris tapi tidak di dengar kan oleh Raka pria itu sudah berjalan keluar diikuti oleh asistennya


Ya selama beberapa bulan yang lalu sebenarnya Raka tak pernah sekalipun memperhatikan atau bahkan sekedar menemaninya check kandungan ke dokter, memang pria itu dengan jelas mengatakan dihadapan Desi, ibu mertuanya dan juga dirinya bahwa mulai hari itu ia akan berlaku adil padanya dan juga Desi! tapi pada kenyataannya Raka tidak melakukannya. pria itu hanya berlaku baik padanya beberapa kali dan selebihnya Raka akan bersikap dingin dan cuek padanya, Raka juga jarang berada dirumah ia sering keluar entah kemana Jessi juga tidak tahu, apa yang dilakukan pria itu diluar sana. Dan Raka akan kembali kerumah jika waktu sudah mau pagi sebelum para penghuni rumah bangun. Tapi hal itu tidak membuat Jessi menyerah ia semakin gencar untuk bisa mengambil hati Raka kembali melihat bagaimana hubungan Raka dengan isteri pertamanya itu juga terlihat baik-baik saja terbukti dari sikap Raka yang menjadi dingin dan juga cuek pada Desi, membuat Jessi yakin suatu saat nanti ia pasti bisa menaklukkan hati Raka kembali.ini hanya masalah waktu saja


Jessi tidak tahu apa alasan dibalik sikap Raka tapi ia memanfaatkan keadaan itu untuk memanasi Desi mengatakan bahwa raka selama ini tidur dikamarnya dan lebih banyak meluangkan waktu untuknya karena ia sedang hamil, Desi yang memang saat itu melihat bagaimana sikap dan perilaku Raka padanya pun mempercayai perkataan Jessi! Yang membuat kesehatannya mulai terganggu karena stress dan juga kurang makan.karena selera makannya hilang ketika mengingat bagaimana sikap cuek dan dingin Raka padanya membuat Desi sering jatuh sakit itulah penyebab mengapa ia menjadi kurusan.


Tapi hari ini sikap Raka sudah benar-benar membuat Jessi marah dan kecewa, sudah beberapa bulan berlalu tapi sikap pria itu padanya tetap sama bahkan menjadi lebih dingin, Jessi berpikir dengan kondisinya sekarang yang berbadan dua sikap Raka akan berubah dan menjadi baik padanya seperti yang dikatakan ibu mertuanya, tapi apa yang diharapkannya tidak tidak terjadi. Justru pria itu secara terang-terangan menolak kehadiran anak yang dikandungnya dan tidak mau mengakui anak itu sebagai anaknya bahkan sebelum anak itu lahir ke dunia.


' Raka kamu benar-benar telah membuat kesabaran ku habis, jangan salahkan aku mengambil langkah ini! Karena ini adalah keinginan mu' batin Jessi penuh amarah ia mengepalkan tangannya sebagai tanda pelampiasan emosi.


" Nyonya apa kita bisa berangkat sekarang" tanya Serena menyadarkan lamunan Jessi.


" Tidak perlu,aku tidak jadi pergi! Aku ingin kembali kekamar ku" ucap Jessi


" Biarkan saya mengantar anda nyonya" sahut Serena, membuat Jessi menatap tajam pada wanita yang baru saja menjadi bodyguardnya itu


" Tidak usah aku bisa sendiri,kamu boleh pergi dari sini" ketusnya,lalu berjalan meninggalkan Serena begitu saja.


***


Ditempat lain


Waktu makan siang telah masuk, Desi segera keluar dari ruangannya untuk keluar makan siang sekaligus bertemu dengan seseorang yang telah dihubunginya tadi pagi.


" Desi kamu mau kemana" panggil Kevin yang saat itu juga keluar dari ruangannya


" Aku ingin keluar sebentar" sahutnya


" Tapi sekarang waktunya makan siang, ayo kita makan siang dulu" ucapnya


" Ah maaf pak sepertinya aku tidak bisa menerima ajakan mu, karena aku juga sedang ada janji dengan teman jadi mungkin sekalian aku makan siang bersama! Tapi lain kali mungkin bisa bagaimana?" balasnya tak enak hati

__ADS_1


" Oh begitu, baiklah tidak masalah aku bisa makan siang bersama Rani saja "jawabnya sambil tersenyum kearah Desi.


" Sekali lagi maaf pak, kalau gitu aku pergi dulu" ucap Desi lagi setelah itu berjalan menuju lift yang akan membawanya kelantai bawah.diikuti tatapan mata Kevin.


***


Sedangkan didalam sebuah mobil mewah yang melaju diatas kecepatan rata-rata terlihat seorang pria tampan dengan garis wajah tegas dan garam duduk diam, pikirannya berkelana jauh entah kemana.


" Tuan" panggil asistennya untuk yang kesekian kalinya,tapi tak juga mendapatkan jawaban


" TUAN"teriakannya membuat Raka terlonjat kaget


" Thom apa kamu pikir aku ini tuli hah, berani sekali kamu meneriakiku" ucap tajam Raka dengan tatapan tajamnya l menghunus pada Asisten thom.


Sedangkan thom yang mendapatkan tatapan tajam tuanya itu menelan ludahnya kasar. 'Matilah' ia sudah berani menganggu ketenangan singa yang sedang tertidur.


" Maaf tuan muda,aku tidak bermaksud meneriaki tuan! Tapi sedari tadi saya memanggil tuan, tapi tuan muda sama sekali tidak merespon" sahutnya cepat


" Ya tuan saya yang salah" jawab thom sambil menghela nafas, tuannya itu memang tak pernah merasa salah ia selalu menganggap dirinya benar.


***


" Maaf aku datang terlambat, kamu pasti sudah menunggu lama ya"


ucap Desi yang baru tiba di cafe tempat ia janjian, dengan segera ia berlari masuk kedalam cafe dan mencari seseorang yang tadi pagi ia hubungi dan disinilah ia sekarang berdiri dengan nafas tersengal dihadapan seorang pria tampan yang memiliki paras wajah dingin dan sanggar tapi juga digilai oleh banyak wanita sama seperti suaminya.


" Tidak pa-pa, santai saja aku juga baru sampai tadi" balas pria itu


Desi pun membalasnya dengan senyuman,ia kemudian ikut duduk disalah satu kursi yang ada dimeja cafe itu.


Sedangkan pria yang duduk di seberang- nya terus memperhatikan setiap pergerakan yang dilakukan Desi wanita beberapa tahun yang lalu ia temui masih sama tetap cantik atau mungkin bertambah cantik sedang berdiri di hadapannya, ia sangat tidak menyangka setelah 2 tahun berpisah dan tidak ada kabar wanita itu tiba-tiba menghubunginya dan mengajak dirinya bertemu membuat jantung pria itu kembali berdebar kencang ternyata wanita cantik ini masih menjadi pemilik hatinya walaupun ia tahu sampai kapan pun ia tidak akan pernah bisa memilikinya, karena wanita cantik itu telah menjadi milik orang lain

__ADS_1


" Andrew! kamu kenapa?" Tanya Desi


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Next Sampai sini dulu ya gays 🄰😌

__ADS_1


Jangan lupa Like dan Votenya šŸ„°šŸ˜šŸ™


__ADS_2